BKPM: Ada Perubahan Fundamental Iklim Investasi
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

BKPM: Ada Perubahan Fundamental Iklim Investasi

Minggu, 26 Januari 2020 | 12:48 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Jakarta, Beritasatu.com —Lembaga pemeringkat Fitch Ratings (Fitch) mempertahankan peringkat sovereign credit rating Indonesia pada level BBB dengan outlook stabil atau investment grade. Rating ini sangat penting, mengingat kondisi perekonomian Indonesia yang tetap tegar di tengah menurunnya perekonomian global.

Namun Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menilai outlook kali ini cukup berbeda dari sebelumnya. Sebab, pihak luar mulai melihat ada perubahan sangat fundamental terkait iklim investasi langsung yang dilakukan pemerintah melalui BKPM. “Saya kira tidak semata-mata baiknya bauran kebijakan makro dan moneter. Lebih dari itu, pihak luar mulai membaca ada perubahan fundamental iklim investasi langsung di dalam negeri yang selama ini tidak berani disentuh. Lalu disentuh oleh kepemimpinan baru,” ujar Komite Investasi Bidang Komunikasi dan Informasi Rizal Calvary Marimbo di Jakarta, hari ini Minggu (26/1/2020) dalam keterangannya.

Rizal mengatakan, saat ini pemerintah banyak melakukan perubahan kebijakan dan sangat fundamental untuk mendorong investasi langsung asing (Foregn Direct Investment/FDI). Di antaranya, dengan melakukan sentralisasi perizinnan di BKPM melalui Instruksi Presiden No 7 Tahun 2019, kebijakan Omnibus Law dan kebijakan internal BKPM Satuan Tugas Percepatan Investasi.

Sehingga dengan kebijakan ini, investment grade kali ini terasa berbeda dari grade-grade sebelumnya. “Sehingga kami yakin dengan kepemimpinan yang kuat di badan investasi ini, grade ini akan berdampak lebih besar kepada masuknya investasi langsung,” ucap Rizal.

Rizal mengatakan, selama ini, meski Indonesia telah berada pada level investment grade, namun arus modal asing (capital inflow) sebagian besar hanya dalam bentuk portofolio. Belum terlalu berpengaruh hingga ke investasi asing secara langsung. Sebab, masih banyak ganjalan (handicap) bagi arus modal untuk masuk secara langsung ke sektor ril atau investasi langsung. “Itulah yang diperbaiki di masalah domestik ini,” ucap dia.

Sebab itu, ujar Rizal, solidnya sinergitas bauran kebijakan antara Bank Indonesia dan pemerintah, utamanya di sektor investasi langsung, tak hanya akan memperkuat perekonomian Indonesia meski di tengah dinamika perekonomian global. Namun juga dapat mendorong membaiknya pertumbuhan ekonomi dan daya cipta lapangan kerja.

Rizal mengatakan, antusiasme investor untuk masuk secara langsung ke Indonesia sangat tinggi. “Di BKPM itu, banyak investor besar-besar rela antri lama-lama sebab ingin jumpa Kepala BKPM biar cuma lima menit. Sebab mereka lihat ada perubahan. Ada garansi bahwa investasi mereka terlindungi, dipercepat, dicarikan solusi kalau ada masalah. Jadi mereka tidak berantem sendiri lagi di lapangan dengan hantu-hantu investasi. BKPM dan pimpinannya siap turun lapangan membantu mereka.”

Dikatakannya, arahan Kepala BKPM, lembaga ini tidak lagi mengerjakan sesuatu yang abstrak atau urusan-urusan makro dan pencitraan di luar. Namun BKPM harus turun tangan menyesaikan masalah-masalah konkret yang dihadapi oleh investor di lapangan. “Apa masalah investor, ada satgas yang urai dan langsung dicarikan solusinya. Era wacana, abstrak-abstrak, debat-debat masalah makro sudah selesai,” ucap dia.

Kondisi ini membangkitkan optimisme bagi investor. Sehingga BKPM yakin investment grade kali ini tak hanya ‘nyangkut’ di portofolio yang risikonya kecil. Namun juga akan mengalir ke sektor ril dalam bentuk investasi langsung. “Sebab risiko investasi langsung mereka mulai terkelola dengan baik,” ujar dia.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tas Lokal Kalibre Perkuat Penjualan Online

Produk utama Kalibre adalah backpack dengan teknologi terdepan dan desain inovatif.

EKONOMI | 25 Januari 2020

Teten Masduki: Manfaatkan Perhutanan Sosial untuk Kesejahteraan Masyarakat

Menkop dan UKM, Teten Masduki meminta masyarakat untuk ikut bergabung dalam gerakan perhutanan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

EKONOMI | 25 Januari 2020

Terbang Perdana, Tingkat Keterisian Denpasar-Melbourne Citilink 95%

Citilink merupakan maskapai pertama yang melayani rute Denpasar-Melbourne melalui Bandara Internasional Avalon.

EKONOMI | 25 Januari 2020

Di WEF, Menperin Usung Kolaborasi Bangun Daya Saing Manufaktur

Implementasi industri 4.0 hanya dapat direalisasikan dan diperoleh manfaat apabila tenaga kerja diberikan kesempatan memadai.

EKONOMI | 25 Januari 2020

Abipraya Jajaki Pengembangan Bisnis EBT

Gelar stakeholder gathering, Abipraya mengajak mitra usaha bersinergi meraih kesuksesan.

EKONOMI | 25 Januari 2020

Davos Berakhir Tanpa Kesepakatan Terkait Perubahan Iklim

Thunberg mengecam para delegasi di Davos pada Jumat (24/3/2020) karena banyak bicara, namun minim tindakan.

EKONOMI | 25 Januari 2020

Harga Minyak Melonjak Akibat Kekhawatiran Penyebaran Korona

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Maret turun US$ 1,35 atau 2,2 persen menjadi US$ 60,69 per barel.

EKONOMI | 25 Januari 2020

Cemaskan Virus dari Tiongkok, Emas Naik ke Level Tertinggi 3 Minggu

Kontrak emas pengiriman Februari naik US$ 6,50 atau 0,4 persen, menjadi US$ 1.571,90 per ounce. Logam mulia juga menandai kenaikan mingguan 0,4 persen.

EKONOMI | 25 Januari 2020

Konfederasi Serikat Pekerja Nobar Dokumenter Wiji Thukul

Film garapan Sutradara Yuda Kurniawan itu merupakan film dokumenter panjang terbaik Festival Film Indonesia 2018.

EKONOMI | 25 Januari 2020

Bursa Saham AS Tertekan Kekhawatiran Virus Korona

S&P 500 dan Dow berakhir di minggu terburuk sejak Agustus dan Nasdaq mengakhiri kenaikan enam minggu berturut-turut.

EKONOMI | 25 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS