INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.63)   |   COMPOSITE 5126.33 (-26.49)   |   DBX 964.304 (-0.19)   |   I-GRADE 140.573 (-0.75)   |   IDX30 429.149 (-2.2)   |   IDX80 113.629 (-0.31)   |   IDXBUMN20 294.159 (-2.49)   |   IDXG30 119.586 (-0.66)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-3.09)   |   IDXQ30 125.935 (-1.22)   |   IDXSMC-COM 219.954 (-0.25)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-1.1)   |   IDXV30 106.718 (-0.07)   |   INFOBANK15 842.264 (-5.44)   |   Investor33 375.573 (-1.87)   |   ISSI 150.643 (-0.08)   |   JII 545.954 (1.33)   |   JII70 186.804 (0.25)   |   KOMPAS100 1025.81 (-5.25)   |   LQ45 790.454 (-4.02)   |   MBX 1419.3 (-8.37)   |   MNC36 282.56 (-2.55)   |   PEFINDO25 281.129 (-1)   |   SMInfra18 242.071 (-0.08)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.45)   |  

Kementerian Perdagangan Tiongkok Keluarkan Daftar Hitam Perusahaan Asing

Sabtu, 19 September 2020 | 10:29 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Beijing, Beritasatu.com - Pemerintah Tiongkok hari ini, Sabtu (19/9/2020) mengeluarkan daftar entitas yang menarget perusahaan-perusahaan asing yang dianggap membahayakan kedaulatan dan keamanan nasional.

Reuters melaporkan bahwa Kementerian Perdagangan Tiongkok akan melarang perusahaan-perusahaan yang dianggap tidak terpercaya untuk melakukan ekspor-impor dan berinvestasi di Tiongkok.

Reuters tidak menyebutkan nama-nama perusahaan dalam daftar tersebut.

Ketegangan hubungan dagang antara AS-Tiongkok meningkat belakangan ini. Sebelumnya, Kementerian Perdagangan AS pada hari Jumat waktu setempat (18/9/2020), mengumumkan akan melarang semua transaksi bisnis dan memblokir download aplikasi media sosial dari Tiongkok, TikTok dan WeChat mulai hari Minggu (20/9/2020). Kedua aplikasi masih bisa digunakan hingga 12 November, tetapi tidak bisa di-update atau download baru.

Pada 6 Agustus, Trump mengeluarkan perintah eksekutif untuk mendivestasi saham TikTok seluruhnya ke perusahaan AS atau dilarang beroperasi. Tenggat waktu itu jatuh pada hari Mingu besok. TikTok telah menunjuk Oracle sebagai mitra strategisnya tetapi Oracle hanya akan menjadi pemegang saham minoritas. Alasan Trump melakukan ini karena AS mencurigai TikTok mengancam keamanan nasional karena bisa mengakses data pribadi warganya.

Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada 16 September lalu menyatakan tarif yang dikenakan Presiden AS Donald Trump atas barang-barang dari Tiongkok senilai US$ 234 miliar telah melanggar aturan perdagangan internasional. Namun, pada praktiknya keputusan WTO tersebut tidak digubris AS.

Pada 5 September lalu, Kementerian Pertahanan AS mengatakan tengah mempertimbangkan memasukkan nama perusahaan Tiongkok Semiconductor Manufacturing International Corporation (SMIC) ke daftar hitam ekspor. Hal ini dikecam oleh Tiongkok yang menyebut kebijakan itu tidak sesuai dengan prinsip ekonomi pasar dan kompetisi yang adil yang selama ini selalu didengungkan AS.

Pada 28 Agustus lalu, Tiongkok menerbitkan daftar teknologi yang dilarang atau dibatasi untuk ekspor. Di antara 23 item yang tertuang dalam peraturan itu adalah teknologi analisis data menggunakan informasi pribadi dan teknologi antarmuka interaktif menggunakan intelijensia buatan (AI). Peraturan ini berpotensi menghambat divestasi TikTok yang menggunakan teknologi tersebut.



Sumber:Reuters


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dubes Lutfi Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Donald Trump

Lutfi memastikan diplomasi ekonomi dengan AS akan terus diperkuat seiring memasuki era baru perdagangan internasional.

DUNIA | 19 September 2020

Mulai Minggu, Unduh TikTok dan WeChat Bakal Diblokir di AS

Keputusan pemerintah AS ini dikeluarkan di tengah-tengah rencana akuisisi saham minoritas TikTok oleh perusahaan teknologi AS Oracle.

DUNIA | 19 September 2020

Tiongkok Gelar Pameran Perdagangan Internasional ke-6 Secara Daring

Pameran yang dilaksanakan secara daring akan mempertemukan lebih dari 3.000 pabrikan bermutu tinggi asal Tiongkok.

DUNIA | 19 September 2020

Sepanjang 2020, California Alami 7.860 Kebakaran Hutan

Negara bagian California, Amerika Serikat (AS), telah mengalami 7.860 kebakaran hutan yang menghanguskan lebih dari 3,4 juta hektar pada tahun 2020

DUNIA | 18 September 2020

AS Tidak Akan Hukum Pengguna WeChat

Pengguna WeChat tidak akan menghadapi hukuman perdata atau pidana. Pernyataan itu dilontarkan Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Rabu (16/9).

DUNIA | 18 September 2020

Presiden Jokowi Akan Berpidato di Sidang Majelis Umum ke-75 PBB

Presiden Joko Widodo akan menyampaikan pidato dalam Sesi Debat Umum (General Debate) Sidang Majelis Umum (SMU) ke-75 Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB)

DUNIA | 18 September 2020

WHO: Bahaya Pandemi Covid-19 Masih Mengancam Amerika Latin

WHO memperingatkan negara-negara Amerika Latin yang mulai melanjutkan kehidupan normal saat pandemi Covid-19 masih membutuhkan kontrol ketat.

DUNIA | 18 September 2020

PM Suga Ingin Perkuat Aliansi Jepang-AS

Perdana Menteri baru Jepang, Yoshihide Suga, berjanji memperkuat aliansi negaranya dengan Amerika Serikat (AS).

DUNIA | 18 September 2020

RI Dapat Jaminan Vaksin COVAX hingga 20% Populasi

Indonesia telah mendapatkan jaminan akan mendapatkan akses vaksin Covid-19 sebanyak 20% dari total populasi

DUNIA | 18 September 2020

Hadapi Pandemi Covid-19, PM Modi Disebut Kebal Kritik

Perdana Menteri Narendra Modi dianggap kebal dari kritik karena secara luas lolos dari tajuk berita yang “pedas” atau jajak pendapat yang menghancurkan saat India dilanda pandemi Covid-19.

DUNIA | 18 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS