Diduga Insider Trading, Kontrak Kodak Produksi Bahan Obat Covid-19 Terancam Batal
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Diduga Insider Trading, Kontrak Kodak Produksi Bahan Obat Covid-19 Terancam Batal

Minggu, 9 Agustus 2020 | 10:40 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

New York, Beritasatu.com - Pemerintah AS menunda pendanaan kepada Eastman Kodak untuk memproduksi bahan obat Covid-19 setelah regulator mencurigai aktivitas perdagangan saham Kodak yang melesat signifikan.

"Pada 28 Juli kami menandatangani Letter of Interest dengan Eastman Kodak. Tuduhan pelanggaran belakangan ini menimbulkan kekhawatiran yang serius. Kami tidak akan melanjutkan kerja sama sampai tuduhan perdagangan mencurigakan menjadi jernih," kata US International Development Finance Corporation, Sabtu (8/8/2020).

Lembaga yang mengawasi perdagangan saham atau Securities and Exchange Comission (SEC) melakukan investigasi kepada Kodak terkait pengumuman kerja sama dengan Pemerintah AS.

Baca juga: Sempat Bangkrut, Perusahaan Ini Bangkit Kembali Berkat Covid-19

Saham perusahaan yang dulunya pembuat film kamera itu melesat dari US$ 2,62 per lembar pada 27 Juli 2020 atau saat pengumuman kerja sama dengan pemerintah, menjadi US$ 60 dalam dua hari. Saham Kodak ditutup melemah 7,6 persen ke UIS$ 14,88 pada penutupan perdagangan Jumat.

Kodak mengeluarkan rilis kerja sama dengan Pemerintah AS kepada media-media lokal di sekitar kantornya di Rochester, New York. Lalu, di hari yang sama, Kodak meminta media yang telanjur memuat rilisnya untuk mencabut berita itu, dan itu dilakukan oleh para media. Senator Elizabeth dari Partai Demokrat Massachusetts mencurigai adanya insider trading dalam pengumuman kerja sama itu.

Pada 27 Juli, Pemerintah AS memberikan pinjaman US$ 765 juta untuk memproduksi bahan baku obat Covid-19 yang diatur dalam UU Produksi Pertahanan. Presiden AS Donald Trump mengatakan UU itu akan menggerakkan Kodak dan ekonomi Amerika pada umumnya untuk membuat bahan farmasi aktif dan generik.

Perusahaan berusia 131 tahun yang sebelumnya bergerak di bidang pencetakan film dan fotografi sempat mengajukan pailit pada tahun 2012 akibat kalah bersaing dengan kamera digital. Kodak sudah cukup berpengalaman di bidang pembuatan obat. Di era 1990-an, Kodak pernah ikut memproduksi obat nonresep seperti aspirin, tetapi lalu menjual unit usaha farmasinya ke SmithKline Beecham sebesar US$ 2,925 miliar pada tahun 1994.



Sumber:CNBC.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pemerintah AS Berikan Tunjangan Pengangguran US$ 400 Per Orang

Warga AS yang kehilangan pekerjaannya akibat pandemi Covid-19 berhak mendapatkan tunjangan US$ 400 per minggu dari Pemerintah AS.

DUNIA | 9 Agustus 2020

Minum Hand Sanitizer, 4 Warga Amerika Tewas dan 3 Lainnya Alami Kebutaan

Sebanyak 15 orang (13 pria dan 2 wanita) di rawat di rumah sakit setelah meminum hand sanitizer (cairan pembersih tangan).

DUNIA | 8 Agustus 2020

Ledakan Lebanon, Otoritas Sudah Berikan Peringatan Sejak 6 Tahun Lalu

Pada Februari 2014, Kol. Joseph Skaff, seorang pejabat senior bea cukai, memperingatkan bahaya kargo amonium nitrat tetapi dia meninggal misterius.

DUNIA | 8 Agustus 2020

Puluhan Warga Beirut Gelar Protes Anti-Pemerintah

Banyak warga di Lebanon mengatakan korupsi, pengabaian, dan salah kelola dari pemerintah yang menyebabkan ledakan tersebut.

DUNIA | 8 Agustus 2020

Hong Kong Akan Beri Vaksin Gratis ke Seluruh Warga

Lam mengatakan, pada akhir Juli lalu, ia telah meminta Beijing untuk meningkatkan kemampuan tes Covid-19 dan fasilitasnya.

DUNIA | 8 Agustus 2020

Brasil Anggarkan US$ 360 Juta untuk Vaksin AstraZeneca

Dia menyebut vaksin itu "paling menjanjikan di dunia" untuk melawan virus.

DUNIA | 8 Agustus 2020

Mantan Menkeu Malaysia Didakwa Kasus Dugaan Suap

Diduga menerima suap dari proyek terowongan bawah laut Penang senilai 6,3 miliar ringgit atau sekitar Rp 22 triliun.

DUNIA | 8 Agustus 2020

Pelaku Bunuh Diri di Singapura Kebanyakan Usia 20 Tahunan

Menurut SOS, ada 400 kasus bunuh diri yang dilaporkan pada tahun 2019, dibandingkan dengan 397 kasus pada tahun sebelumnya.

DUNIA | 8 Agustus 2020

Kasus Covid-19 di India Tembus 2 Juta

Banyak ahli mengatakan, angka sebenarnya disinyalir jauh lebih tinggi di antara penduduk yang jumlahnya 1,3 miliar orang.

DUNIA | 8 Agustus 2020

TikTok Ancam Tindakan Hukum atas Perintah Eksekutif Trump

Trump memberikan tenggat waktu 45 hari yaitu sampai 15 September kepada induk perusahaan kedua aplikasi itu, ByteDance dan Tencent.

DUNIA | 8 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS