Inggris Akan Bagikan Jutaan Alat Tes Cepat Covid-19
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Inggris Akan Bagikan Jutaan Alat Tes Cepat Covid-19

Senin, 3 Agustus 2020 | 09:30 WIB
Oleh : FMB

London, Beritasatu.com - Jutaan alat tes Covid-19 yang mampu mendeteksi virus dalam waktu 90 menit akan dibagikan ke rumah sakit, rumah perawatan dan laboratorium di Inggris guna menambah kapasitas dalam beberapa bulan ke depan, kata Menteri Kesehatan Matt Hancock, Senin (3/8/2020).

Menurut Hancock, bakal tersedia 5,8 juta alat tes yang menggunakan DNA dan 450.000 tes usap. Untuk menggunakannya tak perlu dilakukan oleh profesional kesehatan.

"Fakta bahwa alat tes ini mampu mendeteksi flu serta Covid-19 akan sangat bermanfaat ketika kami memasuki musim dingin, sehingga pasien dapat mengikuti arahan yang benar untuk melindungi diri mereka sendiri dan orang lain," katanya.

Secara terpisah, Layanan Kesehatan Nasional (NHS) yang didanai pemerintah mengatakan pihaknya akan membagikan pengobatan "Covid-19 ramah" kepada pasien kanker, termasuk obat yang tak memiliki efek samping dalam sistem imun.

Sistem perawatan kesehatan Inggris kewalahan selama negara tersebut menghadapi puncak pandemi Covid-19, yang membunuh lebih dari 46.000 orang, jumlah tertinggi keempat di dunia, menurut hitungan Reuters, Minggu.

Di jajaran negara-negara yang sedang berpacu menemukan vaksin Covid-19, Inggris termasuk berada di garis depan. Para peneliti di Laboratorium Universitas Oxford termasuk yang menelaah virus yang kini jadi pandemi itu.

Mereka telah menghasilkan calon vaksin yang kini sedang diuji klinis untuk melihat keampuhan dan keamanan vaksin corona itu saat digunakan sebagai penangkal penyakit yang pertama kali muncul akhir tahun lalu.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

PM Kosovo Positif Covid-19

Perdana Menteri Kosovo Avdullah Hoti mengaku terinfeksi virus corona dan akan menjalani karantina mandiri di kediamannya selama dua pekan

DUNIA | 3 Agustus 2020

Microsoft Konfirmasi Rencana Akuisisi TikTok

Menyusul pembicaraan antara CEO Microsoft Satya Nadella dan Presiden AS Donald Trump, Microsoft siap melanjutkan diskusi untuk menjajaki pembelian saham TikTok.

DUNIA | 3 Agustus 2020

AS Akan Segera Larang Operasional Perusahaan Tiongkok yang Mengancam Keamanan

Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan mengumumkan kebijakan terbaru terkait perusahaan-perusahaan Tiongkok yang mengancam keamanan nasional AS.

DUNIA | 3 Agustus 2020

Lewat Telepon, Jokowi Sampaikan Ucapan Iduladha kepada Erdogan

Presiden Jokowi menyampaikan ucapan selamat hari raya Iduladha 1441 Hijriah kepada Erdogan melalui sambungan telepon.

DUNIA | 2 Agustus 2020

Kirim Tim, Tiongkok Gelar Tes Covid-19 Massal di Hong Kong

Inisiatif itu merupakan pertama kalinya petugas medis Tiongkok daratan membantu Hong Kong dalam mengendalikan virus corona.

DUNIA | 2 Agustus 2020

Pemilik TikTok Setuju Lepas Saham untuk Raih Kesepakatan dengan AS

Di bawah kesepakatan baru yang diusulkan, ByteDance akan keluar sepenuhnya dan Microsoft Corp akan mengambil alih TikTok di AS.

DUNIA | 2 Agustus 2020

Kasus Covid-19 di Afrika Selatan Lampaui Setengah Juta

Negara paling maju di Afrika itu mencatat 10.107 kasus Covid-19, sehingga totalnya mencapai 503.290.

DUNIA | 2 Agustus 2020

Microsoft dalam Tahap Pembicaraan Beli TikTok

China ByteDance meluncurkan TikTok pada 2017.

DUNIA | 2 Agustus 2020

Di AS, Tiap Satu Menit Ada Satu Kematian Akibat Covid-19

Sepanjang Juli 2020, kematian akibat virus corona di AS naik menjadi lebih 25.000.

DUNIA | 2 Agustus 2020

Supercepat, Rusia Siap Vaksinasi Massal Covid-19 Oktober

Kalangan dokter dan guru akan menjadi kelompok pertama yang mendapatkan vaksin ini.

DUNIA | 2 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS