Data Pengguna Disebar di Internet, Tokopedia Pastikan Password Tetap Aman
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-7.34)   |   COMPOSITE 4999.36 (-69.68)   |   DBX 926.724 (-7.26)   |   I-GRADE 133.264 (-2.47)   |   IDX30 420.076 (-7.44)   |   IDX80 109.661 (-1.95)   |   IDXBUMN20 278.261 (-6.02)   |   IDXG30 116.81 (-1.88)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-6.42)   |   IDXQ30 123.185 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-2.52)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-4.83)   |   IDXV30 103.357 (-2.04)   |   INFOBANK15 795.289 (-14.88)   |   Investor33 366.258 (-6.1)   |   ISSI 146.103 (-1.97)   |   JII 529.041 (-7.8)   |   JII70 179.515 (-2.82)   |   KOMPAS100 981.638 (-16.8)   |   LQ45 767.973 (-13.85)   |   MBX 1387.12 (-20.56)   |   MNC36 275.074 (-4.61)   |   PEFINDO25 260.463 (-5.46)   |   SMInfra18 237.109 (-4.98)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.67)   |  

Data Pengguna Disebar di Internet, Tokopedia Pastikan Password Tetap Aman

Senin, 6 Juli 2020 | 11:59 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu,com – Kasus kebocoran data pengguna Tokopedia pada Mei 2020 masih terus berlanjut. Pada 4 Juli 2020 lalu, salah satu anggota pada sebuah group facebook terkait keamanan siber memberikan link tautan untuk mengunduh data Tokopedia sebanyak 91 juta data secara gratis. Link tersebut bersumber pada salah satu akun bernama @Cellibis di forum Raidsforum yang memang sudah membagikan lebih dulu satu hari sebelumnya. Akun tersebut membagikan secara cuma-cuma di Raidforums yang sebelumnya dia dapatkan dari cara membeli data tersebut di dark web sebesar US$ 5.000.

Menyusul temuan ini, VP of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak menyampaikan, Tokopedia telah menyadari bahwa pihak ketiga yang tidak berwenang telah mengunggah informasi secara ilegal di media sosial dan forum internet terkait cara mengakses data pelanggan Tokopedia yang telah dicuri. Namun Nuraini menegaskan bahwa password pengguna tetap aman.

“Kami ingin menegaskan bahwa ini bukanlah upaya pencurian data baru, dan informasi password pengguna Tokopedia tetap aman terlindungi di balik enkripsi. Kami telah melaporkan hal ini ke pihak kepolisian dan juga mengingatkan seluruh pihak untuk menghapus segala informasi yang memfasilitasi akses ke data yang diperoleh melalui cara yang melanggar hokum,” kata Nuraini Razak dalam pesan singkatnya yang diterima Beritasatu.com, Senin (6/7/2020).

Tokopedia

Nuraini menegaskan, Tokopedia juga telah menyampaikan informasi terkait insiden pencurian data ini secara transparan dan berkala kepada seluruh pengguna, berkoordinasi dengan pemerintah dan berbagai pihak berwenang terkait insiden pencurian data ini, dan telah menerapkan langkah-langkah keamanan sesuai standar internasional.

“Kami juga telah mengarahkan pengguna kami atas langkah-langkah lebih lanjut yang harus mereka ambil untuk memastikan perlindungan data pribadi mereka,” kata Nuraini.

Harus Bertanggung Jawab
Mengomentari temuan ini, pakar keamanan siber Pratama Persadha mengatakan Tokopedia jelas harus bertanggung jawab karena data pengguna yang mereka kelola bocor dan pastinya akan banyak pihak yang menggunakan untuk tindak kejahatan.

“Adanya 91 juta data yang bocor ini membuktikan betapa lemahnya regulasi perundang-undangan kita yang menaungi wilayah siber dan data pribadi. Sekali lagi, RUU Perlindungan Data Pribadi harus segera diselesaikan dan wajib mengatur sanksi serta standar teknologi yang dijalankan untuk penyelenggara sistem elektronik,” tegas Chairman Lembaga Riset Siber Indonesia CISSReC (Communication and Information System Security Research Center) ini.

Pratama menjelaskan, tanpa aturan yang tegas, setiap penyelenggara sistem elektronik baik negara maupun swasta tidak ada tekanan untuk membuat sistem dan maintenance terbaik.

"Kalau data ini jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab, sangat memungkinkan digunakan sebagai sumber dasar tindakan kriminal. Data yang sudah beredar ini bisa digunakan untuk tindak kejahatan, misalnya telemarketing palsu. Lalu yang paling berbahaya mengaku dari Tokopedia menelepon calon korban. Karena nama, email dan nomor seluler jelas valid. Memudahkan para penipu meminta sejumlah uang mengaku dari pihak manapun, termasuk Tokopedia", terang Pratama.

Bila para pelaku jago melakukan cracking hash, lanjut Pratama, maka password memungkinkan bisa diketahui dan selanjutnya bisa terjadi pengambilalihan akun.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Vivo Segera Luncurkan X50 Series untuk Pasar Indonesia

X50 Series akan menjadi smartphone pertama yang membawa teknologi Gimbal Stabilization.

DIGITAL | 5 Juli 2020

Startup Ling-Go Luncukan Aplikasi Jasa Penerjemah

Ling-Go merupakan startup yang fokus di bidang penerjemahan.

DIGITAL | 5 Juli 2020

35 Negara Sudah Komersilkan Teknologi 5G

Sebanyak 359 operator di seluruh dunia sudah berinvestasi di jaringan 5G.

DIGITAL | 5 Juli 2020

Galaxy A21s, Ponsel Bujet yang Layak Jadi Pilihan

Samsung Galaxy A21s merupakan salah satu ponsel bujet yang bisa menjadi pilihan bagi Anda untuk kebutuhan sehari-hari.

DIGITAL | 4 Juli 2020

Steam Sebut Moratelindo Miliki Performa Layanan Internet Terbaik di Indonesia

Steam mencatat PT Mora Telematika Indonesia (Moratelindo) menduduki posisi teratas di Indonesia dalam kecepatan download rata-rata yakni mencapai 40,1 Mbps

DIGITAL | 3 Juli 2020

Gandeng Vexanium, Aptiknas Inisiasi Sertifikat Berbasis Blockchain

Aptiknas menjadi asosiasi pertama di Indonesia yang menginisiasi blockchain certificate bersama platform Vexanium melalui Trusti.

DIGITAL | 3 Juli 2020

Ini E-Commerce Paling Diminati pada Ramadan dan Pandemi

Shopee menjadi lebih unggul karena ragam produk yang lebih menarik dan tawaran harga lebih kompetitif.

DIGITAL | 3 Juli 2020

Teknologi 3D Printing Jadi Solusi Atasi Kelangkaan Swab Stick

Salah satu pendiri perusahaan jasa 3D printing terbesar di Singapura, UAM Pte Ltd, ternyata warga negera Indonesia.

DIGITAL | 3 Juli 2020

Dalam Waktu Dekat, Pelanggan Telkomsel Dapat Akses Netflix

Telkomsel akan mengumumkan jika akses ke Netflix sudah dibuka untuk pelanggan.

DIGITAL | 2 Juli 2020

Telkomsel Perkenalkan Layanan Internet Rumah

Telkomsel Orbit saat ini telah menjangkau 50 kota di seluruh Indonesia.

DIGITAL | 2 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS