PGN Tingkatkan Utilisasi LNG Untuk Kelistrikan
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

PGN Tingkatkan Utilisasi LNG Untuk Kelistrikan

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 19:52 WIB
Oleh : RIX

Jakarta – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding gas menjadikan pola pemanfaatan gas bumi pada pemenuhan kebutuhan gas di sektor pembangkit listrik sebagai prioritas, seiring dengan kebutuhan listrik yang terus meningkat. Hal ini mempertimbangkan masih maraknya pembangunan pembangkit listrik yang membutuhkan dukungan pasokan energi yang efisien dan ramah lingkungan, serta program pemerintah dalam rangka pemerataan energi.

Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama mengungkapkan, untuk mendukung program Pemerintah pada penyediaan listrik 35.000 MW di Indonesia, PGN memperkuat sistem kelistrikan DKI Jakarta dan Jawa - Bali dengan penyaluran Gas Bumi di Wilayah Jawa Barat untuk pembangkit IP Priok, PJB Muara Karang, PJB Muara Tawar dan IP Cilegon.

PGN juga memperluas dan memperkuat infrastruktur gas bumi di wilayah Sumatera guna memenuhi kebutuhan listrik untuk pembangkit *listrik* PT PLN eksisting yaitu pembangkit Sutami, New Tarahan, Mobile Power Plant (MPP) New Tarahan dan Talang Duku maupun untuk pembangkit baru lainnya

“Implementasi Kepmen ESDM 91K tahun 2020 juga menjadi respon positif PGN untuk mewujudkan target penyediaan energi listrik dengan harga yang kompetitif bagi masyarakat,” imbuh Rachmat, (15/08/2020).

Rachmat menjelaskan bahwa dalam penyaluran gas ke pembangkit listrik, PGN mengandalkan infrastruktur Liquefied Natural Gas (LNG) yang sebagian besar dikelola oleh Anak Perusahaan. Infrastruktur ini dinilai tepat digunakan untuk menunjang pemenuhan kebutuhan gas, khususnya untuk pembangkit listrik, di negara kepulauan seperti Indonesia. Pada aspek pembangunan fasilitas dan infrastruktur inilah, PGN dengan kapabilitas mengelola LNG ikut mengambil peranan dan akan terus melakukan langkah-langkah strategis untuk memanfaatkan segala peluang dan kesempatan yang ada, diantaranya pengelolaan FSRU Lampung.

Selain itu, melalui PT Nusantara Regas (NR) yang memiliki ruang lingkup usaha pada bidang niaga meliputi fasilitas FSRU Jawa Barat, pengadaan fasilitas penyimpanan dan regasifikasi terapung, PGN menyediakan pasokan gas bumi untuk pembangkit listrik milik PLN di Jawa Barat.

“PT Perta Arun Gas (PAG) bertanggung jawab menyalurkan hasil regasifikasi LNG diantaranya disalurkan ke pembangkit-pembangkit milik PLN di wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Sumber gas berasal dari Lapangan Tangguh, Lapangan Bontang dan Donggi Senoro. Kemudian LNG diterima di Terminal Penerimaan dan Regasifikasi Arun di Lhokseumawe untuk proses regasifikasi menjadi gas, melalui fasilitas regasifikasi ORV dengan kapasitas desain 405 MMSCFD,” imbuh Rachmat.

Menurut Rachmat, optimaliasi fasilitas LNG dapat menjadi bagian realisasi dari program Pemerintah dalam rangka mendorong pembangunan fasilitas dan infrastruktur LNG skala kecil di berbagai wilayah untuk mendukung kecukupan ketenagalistrikan, sekaligus mendukung inisiatif perbaikan bauran sumber energi pembangkit listrik.

Rachmat menjelaskan bahwa PGN memiliki sejumlah inisiatif yang dilakukan antara lain mengembangkan Infrastruktur LNG Terminal & Regasifikasi baru (skala besar dan kecil) untuk mendukung penyediaan listrik untuk daerah terpencil yang tersebar di Indonesia, meningkatkan utilisasi FSRU Lampung dengan pelanggan pembangkit listrik melalui beberapa skema diantaranya penyimpanan dan regasifikasi kargo LNG milik pelanggan; regasifikasi; penyimpanan kargo LNG; dan breakbulking untuk mendukung distribusi LNG menggunakan kapal kecil.

Kini, PGN tengah mengintensifkan realisasi investasi untuk memenuhi kebutuhan gas bumi bagi pembangkit listrik yang dialihkan dari penggunaan diesel menjadi gas bumi. Hal ini menunjukkan respon PGN dalam mendukung program Pemerintah yang menargetkan perbaikan bauran energi primer bagi pembangkit listrik PLN, sekaligus upaya menurunkan emisi gas rumah kaca. Proyek yang mulai dijalankan yaitu program penugasan PT Pertamina (Persero) kepada PGN untuk penyediaan pasokan dan pembangunan infrastruktur LNG dalam Penyediaan Listrik ke PLN.

Rachmat menegaskan bahwa PGN akan untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pemerintah dalam rangka mengejar ketertinggalan di bidang infrastruktur dengan merealisasikan berbagai infrastruktur dasar, termasuk infrastruktur ketenagalistrikan.

“Berorientasi pada masa depan, PGN komitmen dapat menyediakan energi berkelanjutan, sekaligus solusi energi inovatif yang dapat diandalkan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang,” tutup Rachmat.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tingkatkan Ekspor, PPI Akselerasi Kiprah di Kancah Internasional

PPI kini tengah berupaya meningkatkan ekspor berbagai komoditas unggulan dari Indonesia.

EKONOMI | 15 Agustus 2020

PSBB Dilonggarkan, Permintaan BBM Naik 17%

Kondisi pandemi Covid-19 membuat permintan BBM turun 25 persen dibandingkan kondisi normal sebesar 140.550 di akhir 2019.

EKONOMI | 15 Agustus 2020

10 Days Challenge 2020 BEI Periode II Jaring 1.254 SID Baru

Kompetisi 10 Days Challenge 2020 periode kedua yang diselenggarakan PT Bursa Efek Indonesia telah menjaring 1.254 single investor identification (SID) baru.

EKONOMI | 15 Agustus 2020

WMU-Agretail.id Teken MoU Distribusikan Ternak Ayam di 150 Kota

PT WMU dan PT Retail Komoditas Nusantara (Agretail.id) menandatangani perjanjian kerja sama (MoU) untuk distribusi unggas di 150 Kota dan Kabupaten.

EKONOMI | 15 Agustus 2020

Lark Ajak UMKM Transformasi Lewat Digitalisasi

Untuk bertahan dan melakukan ekspansi bisnis selama pandemi Covid-19, pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah harus mulai beradaptasi melalui digitalisasi bisnis

EKONOMI | 15 Agustus 2020

PTPP Bidik Tiga Negara ASEAN untuk Pengembangan Bisnis

Saat ini, ada tiga negara ASEAN yang dibidik PTPP untuk pengembangan bisnis, yaitu Malaysia, Brunei Darusallam, dan Filipina.

EKONOMI | 15 Agustus 2020

671 Lulusan Penerbangan Menganggur, Pilot Kreatif Jualan Mie Ayam

Pernah berjualan pakaian secara online tapi tidak cukup memenuhi kebutuhan di rumah.

MEGAPOLITAN | 15 Agustus 2020

BNI Promosikan UMKM Lewat Cabang Luar Negeri

BNI merupakan bank dengan mindset global, tapi tetap memperhatikan keberlangsungan UMKM.

EKONOMI | 15 Agustus 2020

Pandemi, Pertamina Pertahankan Produksi Migas 99% dari Target

Anak perusahaan hulu yang berhasil melampaui target produksi minyak adalah PT Pertamina EP Cepu (PEPC) dan PHI.

EKONOMI | 15 Agustus 2020

Salma Markets Bidik Investor Forex di Indonesia

Salma Markets membidik kalangan investor yang berniat menanamkan modalnya di ranah aset kripto atau cryptocurrency dan forex.

EKONOMI | 15 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS