Hak Cipta Jadi Kendala Pengembangan Ekraf
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Hak Cipta Jadi Kendala Pengembangan Ekraf

Rabu, 21 Agustus 2019 | 09:54 WIB
Oleh : RIX

Jakarta, Beritasatu.com - Pantia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang Ekonomi Kreatif (RUU Ekraf) menemukan banyak pelaku ekonomi kreatif yang terkendala hak cipta dalam mengembangkan inovasi dan kreasinya. Hak cipta menjadi hal penting bagi pelaku ekraf demi keberlangsungan industri mereka.

“Berkaitan dengan hak cipta ini sudah terakomodasi dengan bijak dalam RUU ini. Hal ini kemudian menjadi kemudahan pemerintah pusat dan daerah, termasuk kemudahan dalam hal fiskal. Tujuannya untuk memberikan hak cipta kepada pelaku ekraf, ” kata anggota Komisi X DPR, Ayub Khan saat mengikuti kunjungan kerja spesifik Panja RUU Ekraf Komisi X DPR ke Jawa Timur, Selasa (20/8/2019).

Politisi Partai Demokrat itu menambahkan, Komisi X DPR menekankan kepada pelaku ekraf dan akademisi untuk ambil bagian dalam proses pembahasan RUU ini. Pelaku ekraf di lapangan banyak yang mengeluh, karena selama ini tidak diperhatikan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.

“Intinya mereka ingin mendapatkan kemudahan, karena mereka (pelaku ekraf) mendapatkan kendala terkait masalah pembiayaan, permasalahan perizinan dan pemasaran. Ketiganya sudah terakomodasi dalam RUU Ekonomi Kreatif ini,” ujar legislator dapil Jatim IV.

Di sisi lain, Ayub memastika berbagai temuan dan aspirasi ini akan memperkaya pembahasan RUU Ekraf. Oleh karena itu, RUU ini wajib disosialisasikan dengan saksama dan serius sebagai bentuk timbal balik dan sekaligus memberikan edukasi yang sesuai visi dan misi yang sudah dipaparkan sebelumnya.

“RUU Ekraf harus didiskusikan guna memberikan sosialisasi yang maksimal. Selain itu, tujuan lain kunjungan ini untuk mendapatkan masukan berharga dan sekaligus untuk memperkaya RUU Ekraf ini. Diskusi ini nantinya akan diperbincangkan lebih serius dari hasil masukan dan tambahan sebagai bentuk kontribusi DPR kepada masyarakat ataupun sebaliknya,” ujar Ayub.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Gandeng Prudential, Tokopedia Hadirkan Pembayaran Premi Asuransi Online

Tokopedia terus memberdayakan kemajuan teknologi untuk mendukung program cashless society.

EKONOMI | 21 Agustus 2019

Bursa Saham AS Tertekan Kekhawatiran Resesi

Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup naik 249,8 poin (0,96 persen) mencapai 26.136.

EKONOMI | 21 Agustus 2019

Adira Finance Bidik Kenaikan Pembiayaan 10%

Kredit Multiguna akan mendukung target pembiayaan Adira Finance di wilayah Jatim.

EKONOMI | 20 Agustus 2019

Siapkan SDM Perdagangan, Kadin Gandeng Singapura dan Anchorage Indonesia

SDM di sektor perdagangan harus ditingkatkan.

EKONOMI | 20 Agustus 2019

Forum Dialog Infrastruktur Diprediksi Hasilkan Kerja Sama Konkret

Beberapa proyek yang dihasilkan, termasuk kemitraan PT KAI dan Inka untuk membentuk konsorsium proyek perkeretaapian di Afrika.

EKONOMI | 20 Agustus 2019

Adira Finance Gelar Festival Pesona Lokal di Surabaya

Festival Pesona Lokal bertujuan untuk mempromosikan potensi budaya, pariwisata dan kearifan lokal kota Surabaya.

EKONOMI | 20 Agustus 2019

Kemperin dan Pelaku Industri Berupaya Dongkrak Harga CPO Internasional

Pemerintah cari terobosan dongkrat harga sawit mentah.

EKONOMI | 20 Agustus 2019

Mandiri Investasi Luncurkan Reksa Dana Obligasi Nasional

Reksadana berbasis obligasi pemerintah tawarkan pilihan investasi All-Weather Fund bagi investor.

EKONOMI | 20 Agustus 2019

B20 Sukses Hemat Devisa $ 1,88 M, B30 Segera Meluncur

"Kita harapkan B30 itu betul-betul bisa kita laksanakan di awal 2020."

EKONOMI | 20 Agustus 2019

Kempupera Revitalisasi TPA Regional Sarbagita Suwung

Kempupera revitalisasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Sarbagita Suwung.

EKONOMI | 20 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS