Patuhi 15 Hari Isolasi Mandiri, Simon Nainggolan Selamat dari Covid-19
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Patuhi 15 Hari Isolasi Mandiri, Simon Nainggolan Selamat dari Covid-19

Minggu, 19 April 2020 | 10:00 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / EAS

Jakarta, Beritasatu.com -Angka kasus positif Covid-19 terus bertambah di Indonesia. Apakah penyebabnya? Kemungkinan terbesar dari pertambahan kasus positif karena masih banyak orang yang enggan melakukan isolasi mandiri di rumah. Padahal diketahui, penularan Covid-19 selain dari droplet yang didapat dari kontak langsung dengan penderita, juga bisa menular melalui tempat maupun benda.

Atas persoalan ini, berulang kali pemerintah mengimbau masyarakat untuk patuh melakukan isolasi mandiri guna mencegah penyebaran virus yang semakin meluas.

Isolasi mandiri ini ditujukan bagi penderita yang mempunyai gejala ringan, atau mereka yang baru saja melakukan perjalanan ke daerah zona merah Covid-19. Bukan hanya untuk menyelamatkan dirinya sendiri, tetapi juga orang-orang yang mereka sayangi. Semakin banyak kesadaran ini terbangun di masyarakat, semakin kuat pula kekuatan negeri ini untuk memutus rantai penularan virus ini.

Apa buktinya? Ternyata, sudah banyak cerita sukses isolasi mandiri penderita positif Covid-19 yang berbuah manis. Salah satunya adalah seorang pengusaha asal Jakarta, Simon Nainggolan. Lelaki berusia 50 tahun ini mencapai kesembuhan lewat perjuangan selama 15 hari melakukan isolasi mandiri di dalam kamarnya.

Ia mengaku, perjuangan berperang melawan penyakit ini memanglah tidak mudah. Kisahnya bermula saat ibu mertuanya mengalami sakit demam dan sesak napas pada 14 Maret 2020. Saat itu, Simon dan keluarga pun masih meraba, penyakit apa yang menyerang sang ibunda. Pasalnya saat itu, kasus Covid-19 di Indonesia belum mengalami lonjakan angka.

Namun, keadaan ibunya semakin memburuk, dan tak kunjung sembuh. Pada 18 Maret 2020 dia membawa sang ibu mertua ke RSU Bunda Jakarta untuk diperiksa. Dokter pun menindak langsung untuk mengisolasi ibunya karena kondisinya cukup parah.

Benar saja, dua hari setelah itu Simon merasa tidak enak badan. Suhu tubuhnya terus naik, dan dokter menyarankan untuk lakukan swab test, foto toraks, paru-paru dan cek darah. Dari hasil lab, hasil rontgen menunjukkan paru-paru kanannya sudah terindikasi tertular virus Covid-19.

“Saya katakan ke dokter ingin lakukan isolasi mandiri di rumah, dengan pertimbangan bahwa segala keperluan saya masih bisa tercukupi. Dari tanggal 23 Maret, saya tidak bersinggungan dengan siapa pun lagi. Saya di kamar mengisolasi diri, semua keperluan saya dikirim, ditaruh di depan kamar baru saya ambil. Alat makan saya cuci sendiri, semua sendiri,” jelasnya dalam wawancara daring yang diikuti Beritasatu.com, Sabtu (18/7/2020).

Saat Simon sedang berjuang isolasi mandiri, kabar duka datang menusuk hatinya. Ibu mertua yang paling ia cintai harus pergi ke tempat peristirahatan terakhir. Tubuh Simon seketika lemas, terlebih ia tidak bisa keluar kamar dan membantu sang istri mengurus pemakaman ibunya.

Bisa dikatakan hubungan Simon dan mertua sangat dekat. Namun, hanya istri dan pendeta yang menyaksikan penguburan almarhum. Usai dari pemakaman, istri bicara di depan pintu kamar Simon dengan isak tangisnya.

"Kamu harus melawan penyakit di tubuhmu. Aku tidak sanggup jika harus menguburkan orang yang aku cintai untuk kedua kalinya," kata sang istri yang akhirnya membakar semangat Simon untuk melawan Covid-19.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pemberlakuan PSBB, Pemkot Surabaya Tunggu Pergub

Pemerintah Kota Surabaya menyatakan masih menunggu Peraturan Gubernur (Pergub) Jatim.

NASIONAL | 19 April 2020

40.000 Desa Bentuk Relawan Lawan Covid-19

Desa harus menjadi ujung tombak pencegahan dan penanganan sebaran Covid-19.

NASIONAL | 19 April 2020

Wamenag Ajak Umat Muslim Percepat Bayar Zakat

Pembayaran zakat sangat dianjurkan untuk disegerakan sepanjang sudah memenuhi nisabnya karena bisa membantu mereka yang terdampak corona.

NASIONAL | 19 April 2020

ICW Sebut Koruptor di Indonesia Masih Dihukum Ringan

Perampok uang rakyat rata-rata masih dihukum ringan oleh pengadilan.

NASIONAL | 19 April 2020

Pandemi Covid-19, Pemkot Medan Sesuaikan Alokasi APBD 2020

Pemkot Medan harus melakukan penyesuaian ulang akibat wabah Covid-19.

NASIONAL | 19 April 2020

Perawat Dilatih Tangani MERS-CoV Sebelum Covid-19 Masuk ke Indonesia

Perawat RSPI Sulianti Saroso, Nurdiansyah mengaku sempat mendapatkan pelatihan perawatan penyakit MERS-Cov sebelum menangani pasien Covid-19.

NASIONAL | 19 April 2020

40.000 Desa Bentuk Relawan Lawan Covid-19

Terdapat 40.000 desa atau sekitar 53 persen yang telah membentuk Relawan Desa Lawan Covid-19.

NASIONAL | 19 April 2020

24 Rumah Sakit di Sumut Tangani Pasien Covid-19

Masyarakat diminta untuk mematuhi dan mengikuti anjuran pemerintah terkait pencegahan Covid-19.

NASIONAL | 19 April 2020

Bupati Agam Indra Catri Sambut Positif Pemberlakuan PSBB di Sumbar

Kemkes menyetujui penerapan PSBB di Sumatera Barat (Sumbar). Bupati Agam, Sumbar, Indra Catri merespons positif kebijakan PSBB tersebut.

NASIONAL | 19 April 2020

Ridwan Kamil Minta Data Penerima Bansos Disempurnakan

Bupati/wali kota di Jawa Barat diminta untuk menyempurnakan data penerima bantuan sosial (bansos).

NASIONAL | 19 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS