Bertahan, Penginapan Omah Pitoe Yogyakarta Kreatif Membuat Protokol Kesehatan
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Bertahan, Penginapan Omah Pitoe Yogyakarta Kreatif Membuat Protokol Kesehatan

Selasa, 28 Juli 2020 | 07:00 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Memasuki masa adaptasi kebiasaan baru, pemilik guest house Omah Pitoe di Yogyakarta, Retta Simon, mengaku sejak pandemi penginapan rumah miliknya tidak lagi ramai oleh pengunjung. Padahal, bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, penginapan rumah yang berada di kawasan sentral Yogyakarta, Jawa Tengah itu selalu dipenuhi kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman).

“Mengingat guest house milik saya bergaya klasik Jawa, maka sebagian besar orang yang menginap adalah para wisman. Pada Februari sampai Maret biasanya dikunjungi oleh wisatawan Asia, kemudian Agustus hingga akhir tahun akan diisi oleh wisatawan Eropa. Namun sayangnya, karena pandemi okupansi penginapan saya 0% dari akhir Februari,” tutur Retta, Senin (27/7/2020).

Kerugian yang ditanggung pun juga cukup besar. Biasanya lima kamar dan satu pavilion yang dibanderol Rp 400.000 hingga Rp 1,2 juta selalu penuh sampai high season. Kini terpaksa kosong selama 5 bulan.

Atas dampak tersebut, Retta harus mengeluarkan kocek sendiri untuk perawatan dan biaya harian rumahnya. Namun Retta tidak patah semangat, kini ia fokus merancang dan mematangkan sistem protokol kesehatan khusus bagi para calon tamu nanti.

Pertama, dirinya akan menyeleksi tamu yang akan menyewa tempat tinggalnya untuk beristirahat. Lima kamar dan juga satu bangunan pavilion miliknya hanya boleh disewakan pada kelompok pengunjung yang berasal dari tempat yang sama.

"Sebelum Covid-19, biasanya kamar-kamar yang tersedia ini bisa diisi oleh pengunjung yang berasal dari tempat yang berbeda. Namun itu menyulitkan kami untuk melakukan proses pencarian jejak apabila hal yang tidak diinginkan terjadi,” ungkapnya.

Kedua, ia pun mengubah teknis pemberlakuan waktu check in dan juga check out di kediaman miliknya. Apabila sebelum pandemi waktu check in dan check out berada pada hari yang sama, tetapi saat dibuka nanti terdapat satu hari yang dikhususkan agar pihaknya bisa memastikan kamar yang akan disiapkan untuk tamu selanjutnya steril dan terjaga kebersihannya.

"Protokol kesehatan akan kami lakukan ketat bila ada kunjungan. Sebelum memasuki rumah harus dilakukan pengecekan suhu, melakukan cuci tangan, dan juga menjaga jarak aman. Di luar kamar kita pasang imbauan untuk menggunakan masker. Selain itu, kita juga mengganti alat makan dengan sekali pakai” terangnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pelaku Industri Pariwisata Bersiap Sambut Wisnus

Simulasi uji coba dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan demi menyambut wisatawan nusantara pada Agustus, dan wisatawan mancanegara pada September.

GAYA HIDUP | 28 Juli 2020

Produk Minuman Lokal Raih Penghargaan Kelas Dunia

Vibe menyabet penghargaan dari asosiasi minuman berkelas dunia melalui ajang World-Class Wine & Spirits Competition dari Ultimate Spirits Challenge 2020.

GAYA HIDUP | 27 Juli 2020

Bangkitkan Pariwisata, Beri Diskon untuk Wisatawan

Pemerintah membantu pekerja pariwisata terdampak Covid-19 dengan stimulus untuk industri, satu di antaranya diskon untuk menarik wisatawan.

GAYA HIDUP | 26 Juli 2020

Yogyakarta Mulai Uji Coba Wisata Aman

Pemerintah melakukan uji coba wisata aman untuk adaptasi kebiasaan baru di Yogyakarta.

GAYA HIDUP | 26 Juli 2020

Teten Dorong Pendirian Pusat UMKM Indonesia di Bali

Pendirian pusat UMKM dinilai dapat mendorong produk dari sektor ini merambah pasar global.

GAYA HIDUP | 26 Juli 2020

Lion Air Berencana Buka Rute Timika-Manado

Lion Air akan membuka rute penerbangan langsung Timika-Manado sebanyak dua kali sepekan.

GAYA HIDUP | 26 Juli 2020

Pariwisata Bali Diyakini Segera Bangkit Kembali

Stimulus ekonomi yang digulirkan pemerintah, diyakini dapat membangkitkan kembali pariwisata Bali.

GAYA HIDUP | 26 Juli 2020

Zoya Luncurkan Koleksi Busana Muslim Antivirus

Zoya Viroblock Series merupakan koleksi busana muslim smart daily wear hingga starterkit kebutuhan di era adaptasi kebiasaan baru (AKB).

GAYA HIDUP | 26 Juli 2020

Neneq Java Essentials Jadi Mitra Resmi Singapore Yacht Show 2020

Founder Brand Neneq Java Essentials dan JE Java Essntials, Dhita Hadisubrata, mengungkapkan rasa bangganya dengan capaian ini.

GAYA HIDUP | 26 Juli 2020

Mustika Ratu Gandeng Alun Alun Indonesia Hadirkan Jamu di Mal

Sejak resmi diluncurkan, Jejamu By Mustika Ratu terus berkembang dan kini menjadi kebanggan serta gaya hidup kaum milenial.

GAYA HIDUP | 26 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS