Kemparekraf Siapkan Bantuan Rp 24 Miliar Dukung UMKM
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Kemparekraf Siapkan Bantuan Rp 24 Miliar Dukung UMKM

Kamis, 9 Juli 2020 | 22:25 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / EAS

Jakarta, Beritasatu.com -Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyiapkan dana bantuan sebesar Rp 24 miliar untuk mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui program Bantuan Insentif Pemerintah (BIP).

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemparekraf/Baparekraf, Fadjar Hutomo mengatakan, program ini diharapkan dapat mendorong UMKM dalam menghasilkan inovasi-inovasi yang produktif, meningkatkan nilai tambah, dan memberikan kesejahteraan bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya di masa-masa menghadapi pandemi ini.

"Kita semua paham saat ini ekonomi sedang sulit, karena pembatasan ruang gerak demi mencegah penularan Covid-19. Tentunya kita harus berupaya agar industri atau pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tetap dapat bertahan dan kemudian bangkit berkembang,” jelas Fadjar dalam jumpa pers virtual “Sosialisasi Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) 2020”, Kamis (9/7/2020).

Fadjar menjelaskan, BIP merupakan jenis insentif yang memiliki karakteristik bantuan dalam bentuk modal usaha uang tunai kepada para pengusaha pariwisata dan ekonomi kreatif. Beberapa subsektor yang telah ditetapkan yakni, kuliner, fashion, kriya, aplikasi, film animasi dan video, game developer, serta pariwisata khususnya desa wisata.

“Tujuan dari pelaksanaan BIP ini adalah untuk meningkatkan modal kerja usaha dan atau investasi aktiva tetap, dalam rangka meningkatkan kapasitas usaha, atau produksi dari pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif,” jelasnya.

Plt Direktur Akses Pembiayaan Kemparekraf/Baparekraf Hanifah Makarim mengatakan, untuk mendapat BIP tidaklah mudah, karena gratis. Pihaknya akan memilah betul-betul usaha mana yang berhak mendapat bantuan ini.

Pelaku UMKM yang ingin mengakses bantuan dapat mengajukan proposal dan mengunggah persyaratan yang dibutuhkan lewat website yang tengah disiapkan. Pendaftaran dibuka mulai Kamis (9/7/2020) sampai 7 Agustus 2020.

Adapun, pengusaha yang diperbolehkan mengajukan proposal BIP ialah pengusaha reguler, yaitu pengusaha yang berbadan hukum, seperti PT, koperasi, yayasan atau perkumpulan, dan kelompok usaha yang memiliki izin usaha. Kemudian, pengusaha afirmatif seperti UD, CV, dan firma.

Nantinya, pengusaha kategori reguler akan mendapatkan bantuan maksimal sebesar Rp 200 juta, sementara pengusaha kategori afirmatif mendapatkan bantuan maksimal Rp 100 juta. Bantuan akan dikirim dalam transfer ke rekening atas nama usaha terkait.

"Rp 200 juta itu maksimal ya, bukan berarti diberikannya seperti itu. Bantuan akan dinilai oleh para kurator, apakah memang yang diajukan itu visible dan layak, sesuai visi misi usahanya,” ujar Hanifah.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Bank Jago Siap Melayani Ekosistem Digital

PT Bank Jago Tbk (Bank Jago) menyelenggarakan Public Expose Insidentil secara virtual.

EKONOMI | 9 Juli 2020

Pengamat: UU Cipta Kerja Ciptakan Lapangan Kerja di Daerah

UU Cipta Kerja ciptakan lapangan kerja di daerah.

EKONOMI | 9 Juli 2020

Dirut BRI Raih Penghargaan pada "Anugerah BUMN 2020"

Bank BRI dinilai layak menerima penghargaan sebagai BUMN terbaik.

EKONOMI | 9 Juli 2020

Titipbeliin.com Jadi Solusi Belanja Produk Luar Negeri

Titipbeliin.com bisa menjadi solusi bagi mereka yang ingin berbelanja produk luar negeri.

EKONOMI | 9 Juli 2020

Bedah Rumah di Kota Bogor, Kempupera Alokasikan Rp 25,9 Miliar

Provinsi Jawa Barat mendapatkan alokasi Program BSPS sebanyak 8.928 unit.

EKONOMI | 9 Juli 2020

Para Kreditur KSP Indosurya Lakukan Proses Voting

Debitur KSP Indosurya tidak menginginkan ada perpanjangan dan akan diselesaikan dalam proses PKPU sementara paling lama 45 hari.

EKONOMI | 9 Juli 2020

Apersi Minta Tapera Bisa Digunakan oleh Pekerja Swasta

BP Tapera memberikan kesempatan kepada pihak swasta untuk ikut bergabung paling lambat 7 tahun setelah regulasi ditetapkan.

EKONOMI | 9 Juli 2020

BNI Syariah Luncurkan Kartu Debit Co-Branding KARTANU Cilegon

Karty debit co-branding KARTANU dapat digunakan untuk bertransaksi secara tunai maupun non-tunai di seluruh perbankan Indonesia.

EKONOMI | 9 Juli 2020

Realisasi Penyerapan Dana PEN Sektor KUMKM Capai Rp 8,42 Triliun

Program PEN untuk sektor KUMKM hingga 9 Juli 2020 mencapai Rp 8,42 triliun.

EKONOMI | 9 Juli 2020

Perkuat Pengawasan Menuju Transformasi Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi simpan pinjam harus tumbuh.

EKONOMI | 9 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS