Logo BeritaSatu

Harga Minyak Naik karena Pemotongan Produksi OPEC+

Jumat, 7 Oktober 2022 | 07:18 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

London, Beeritasatu.com - Harga minyak naik sekitar 1% pada Kamis (6/10/2022), bertahan di level tertinggi 3 minggu setelah OPEC+ setuju memperketat pasokan global dengan memangkas produksi minyak sebesar 2 juta barel per hari (bph), pengurangan terbesar sejak 2020.

Harga minyak mentah berjangka Brent naik US$ 1,05, atau 1,1% menjadi US$ 94,42 barel.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 69 sen, atau 0,8% menjadi US$ 88,45 barel, setelah ditutup naik 1,4% pada Rabu (5/10/2022).

Perjanjian antara Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia, atau OPEC+, muncul menjelang embargo Uni Eropa terhadap minyak Rusia. Pemangkasan produksi OPEC+ makin menekan pasokan di pasar yang sudah ketat, sehingga menambah beban inflasi.

“Kami percaya bahwa langkah-langkah yang diumumkan akan berdampak signifikan pada harga,” kata Wakil Presiden Rystad Energy, Jorge Leon. “Pada Desember tahun ini Brent akan mencapai lebih US$ 100 per barel, naik dari permintaan sebelumnya sebesar US$ 89.”

Menteri Energi Saudi Abdulaziz bin Salman mengatakan pengurangan pasokan sebenarnya akan menjadi sekitar 1 juta hingga 1,1 juta barel per hari. Sementara bagian pemotongan Arab Saudi sekitar 0,5 juta barel per hari.

Beberapa anggota OPEC+ telah berjuang berproduksi sesuai kuota karena kurangnya investasi dan sanksi.

"Negara-negara yang kurang memproduksi tidak akan memangkas produksi," kata Direktur Energi Berjangka Mizuho Bob Yawger, di New York. "Mungkin Arab Saudi, UEA, Kuwait, dan Kazakhstan dapat memangkas produksi ke kuota baru, tetapi saya ragu orang lain akan melakukannya."

Pemotongan produksi terjadi karena Federal Reserve AS (the Fed) dan bank sentral lainnya menaikkan suku bunga untuk melawan inflasi.

Presiden AS Joe Biden menyatakan kekecewaannya atas rencana OPEC+. Biden mengatakan Amerika Serikat sedang mencari cara untuk menjaga harga agar tidak naik. “Ada banyak alternatif. Kami belum mengambil keputusan," kata Biden kepada wartawan di Gedung Putih.

Sebelumnya, Gedung Putih mengatakan Biden akan terus menilai apakah akan melepaskan lebih banyak pasokan dari Cadangan Minyak Strategis. Biden juga akan berkonsultasi dengan Kongres tentang upaya mengurangi kendali pasar OPEC dan sekutunya.

Fakor lain yang mendukung harga, persediaan minyak mentah AS turun 1,4 juta barel menjadi 429,2 juta barel dalam pekan yang berakhir 30 September, kata Administrasi Informasi Energi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: CNBC

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Direstui OJK, BEI Rilis Papan Ekonomi Baru 5 Desember

BEI akan meluncurkan papan ekonomi baru (new economy) pada 5 Desember 2022 karena sudah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

EKONOMI | 27 November 2022

Ekonom IAEI Sebut Indonesia Mampu Atasi Ancaman Resesi

Ekonom dari Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Munifah Syanwani menilai Indonesia akan mampu melewati tahun resesi ekonomi.

EKONOMI | 26 November 2022

Terapkan ESG, BRI Raih Peringkat Tertinggi di ASRRAT 2022

BRI berhasil meraih penghargaan platinum rank di ASRRAT 2022. BRI tahun lalu juga meraih peringkat tertinggi di ajang yag sama.

EKONOMI | 26 November 2022

Jokowi: Negara Besar Resesi, Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,72%

Presiden Jokowi menyebut ekonomi Indonesia bisa tumbuh 5,72 persen pada kuartal ketiga di tengah resesi yang dialami sejumlah negara besar di dunia. 

EKONOMI | 26 November 2022

Jokowi Ungkap Syarat Indonesia Jadi 5 Besar Negara Terkuat di 2045

Presiden Jokowi menyampaikan syarat mewujudkan visi Indonesia sebagai negara yang masuk dalam lima besar ekonomi terkuat di dunia pada 2045.

EKONOMI | 26 November 2022

Jokowi: Tidak Mungkin Bersaing dengan Negara Lain kalau Jalannya Becek

Presiden Jokowi mengungkap alasannya terus membangun infrastruktur di luar Pulau Jawa. Infrastruktur akan membuka titik-titik ekonomi baru Indonesia. 

EKONOMI | 26 November 2022

Hilirisasi, Bahlil Ingin Indonesia Jadi Acuan Harga Timah Dunia

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menargetkan Indonesia setop ekspor timah pada 2023.

EKONOMI | 26 November 2022

Ini 10 Perusahaan Teknologi dengan Jumlah PHK Terbesar

Menurut data layoffs.fyi, terdapat 137.492 karyawan dari 859 perusahaan teknologi di seluruh dunia yang di-PHK pada 2022.

EKONOMI | 26 November 2022

Wall Street Menguat dalam Sepekan di Tengah Minimnya Sentimen

Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik pada hari Jumat (25/11/2022). Indeks-indeks acuan Wall Street mencatat kinerja positif selama minggu ini.

EKONOMI | 26 November 2022

BEI Targetkan 57 Perusahaan Melantai di Bursa pada 2023

Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan perusahaan yang melakukan penawaram umum saham perdana (IPO) pada 2023 sebanyak 57 perusahaan

EKONOMI | 26 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Lewandowski: Impian Saya Terwujud di Piala Dunia 2022

Lewandowski: Impian Saya Terwujud di Piala Dunia 2022

SEMESTA BOLA 2022 | 1 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE