Logo BeritaSatu

Wall Street Positif, Dow Jones Naik 1.500 Poin dalam 2 Hari

Rabu, 5 Oktober 2022 | 06:38 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

New York, Beritasatu.com - Bursa AS Wall Street melonjak pada Selasa (4/10/2022) karena karena imbal hasil obligasi terus turun. Dow Jones mencatat kenaikan 1.500 dalam 2 hari terakhir.

Dow Jones Industrial Average naik 825,43 poin, atau 2,8%, menjadi 30.316,32. S&P 500 menguat hampir 3,1% menjadi 3.790,93, dan Nasdaq Composite naik 3,3% menjadi 11.176,41.

Kenaikan Selasa juga menempatkan S&P 500 naik 5,7% untuk minggu ini sekaligus menandai pengautan 2 hari terbesar sejak Maret 2020.

Bursa AS memiliki awal yang kuat bulan ini, menghentikan penurunan cepat pada September dan kuartal sebelumnya. Pada Senin (3/10/2022), Dow Jones melonjak sekitar 765 poin, hari terbaik sejak 24 Juni. S&P 500 menguat sekitar 2,6% dalam kenaikan 1 hari terbesar sejak 27 Juli, dan Nasdaq bertambah 2,3%.

"Setelah jatuh lebih 9% pada bulan September dan memperpanjang penurunan (year-to-date/ytd) menjadi hampir 25% pada penutupan Jumat, S&P 500 terlihat oversold," kata Kepala Investasi UBS Global Wealth Management, Mark Haefele.

Mark mengatakan dengan sentimen negatif sudah melemah, diharapkan bursa saham rebound. "Namun pasar kemungkinan akan tetap bergejolak dalam waktu dekat, didorong ekspektasi inflasi dan kebijakan suku bunga," kata dia.

Sentimen telah meningkat dalam 2 hari perdagangan terakhir karena imbal hasil Treasury pemerintah Amerika Serikat (AS) turun dari level tertinggi lebih 10 tahun. Imbal hasil Treasury 10-tahun diperdagangkan sekitar 3,63% pada Selasa, turun dari 4% pada pada minggu lalu.

Perdagangan bursa AS termasuk Dow Jones Selasa juga mendapat dorongan karena saham Credit Suisse melonjak 12%. Awal pekan ini ada kekhawatiran mengenai kesehatan keuangan Credit Suisse.

Dalam pergerakan harga saham, Twitter melonjak 22% setelah Elon Musk mengubah arah dan setuju membeli raksasa media sosial itu dengan harga US$ 54,20 per saham.

Sementara data lowongan pekerjaan menunjukkan pasar tenaga kerja melemah, membuat trader memproyekisi The Fed dapat membatalkan pengetatan agresifnya lebih cepat dari yang diharapkan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: CNBC

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

BI Waspadai Penguatan Dolar karena Akan Ganggu Ekonomi

BI akan terus mewaspadai perkembangan dinamika ekonomi terkini, yakni terus menguatnya dolar Amerika Serikat (AS).

EKONOMI | 30 November 2022

Jelang Natal, Pemerintah Gelontorkan Beras Stabilkan Harga

Bapanas dan Perum Bulog menggelontorkan beras ke pasar untuk menstabilkan harga menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (nataru).

EKONOMI | 30 November 2022

Mattel Akan Tambah Kapasitas Produksi Barbie dan Hot Wheels di Indonesia

Dalam rangka HUT ke-30 di Indonesia, PT Mattel Indonesia akan meresmikan fasilitas molding terbaru yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat.

EKONOMI | 30 November 2022

Defisit APBN 2023 Dipatok Turun Jadi 2,84%, Caranya?

Pemerintah menargetkan defisit APBN 2023 sebesar 2,84% dari PDB atau secara nominal Rp 598,2 triliun.

EKONOMI | 30 November 2022

Hilirisasi Industri, Jokowi Tidak Mau Dengar Investor Dipersulit

Jokowi menegaskan kepada jajaran kementerian hingga kepala daerah untuk tidak mempersulit investasi dalam hilirisasi.

EKONOMI | 30 November 2022

Global Suram, Gubernur BI Minta Jaga Capaian Positif Ekonomi

Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan berbagai capaian positif ekonomi Indonesia di masa pemulihan dari dampak pandemi Covid-19 harus tetap dijaga.

EKONOMI | 30 November 2022

BI Perkirakan Ekonomi 2023 Tumbuh 4,5-5,3%

Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 tetap kuat di kisaran 4,5-5,3% dan meningkat menjadi 4,7-5,5% pada 2024.

EKONOMI | 30 November 2022

Hadapi Ancaman Resesi, XL Axiata Fokus di Tiga Pilar Pertumbuhan

XL Axiata akan fokus pada tiga pilar pertumbuhan, yaitu convergence proposition, network expansion, serta customer experience.

EKONOMI | 30 November 2022

Sektor Keuangan Melonjak, IHSG Naik 0,47%

IHSG ditutup menguat 32,79 poin (0,47%) ke level 7.044,86. IHSG hari ini bergerak bervariasi dengan rentang 6.994 – 7.062

EKONOMI | 30 November 2022

Oktober, Piutang Pembiayaan Multifinance Rp 402,64 Triliun

Kinerja pembiayaan multifinance terus melanjutkan tren positif seiring pemulihan nasional khususnya di sektor otomotif.

EKONOMI | 30 November 2022


TAG POPULER

# Putri Candrawathi


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Keluarga Dibunuh di Magelang


# Helikopter Jatuh


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Menangis Saat Disuruh Menembak, Bharada E: Tuhan Ubahlah Rencana Pak Sambo

Menangis Saat Disuruh Menembak, Bharada E: Tuhan Ubahlah Rencana Pak Sambo

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE