Logo BeritaSatu

Miris, Sampah Makanan Indonesia Capai 48 Juta Ton Per Tahun

Kamis, 29 September 2022 | 18:57 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi menegaskan pentingnya pengurangan pemborosan pangan dalam menghadapi tantangan krisis pangan. Pasalnya saat ini pengelolaan sampah makanan masih menjadi persoalan besar di Indonesia.

Berdasarkan laporan Food Loss and Waste di Indonesia yang dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bekerja sama dengan World Resources Institute dan Waste for Change, selama 20 tahun di periode 2000-2019, timbunan food loss and waste (FLW) di Indonesia mencapai 23-48 juta ton per tahun, atau setara dengan 115-184 kg/kapita/tahun yang berasal dari lima tahap rantai pasok pangan.

“Hal tersebut berarti masing-masing dari kita menyumbang lebih dari satu kwintal sampah makanan per tahun,” kata Arief di acara Gerakan Kewaspadaan Pangan dan Gizi dalam rangka The International Day of Awareness of Food Loss and Waste, di Jakarta, Kamis (29/9/2022).

Miris, Sampah Makanan Indonesia Capai 48 Juta Ton Per Tahun
Kompos kolektif merupakan bagian dari kampanye #MakanTanpaSisa yang mengolah sampah makanan menjadi pupuk kompos.

Arief menyampaikan, timbulan FLW pada 2000-2019 juga memberi dampak besar pada ekonomi berupa kehilangan produk domestik bruto (PDB) Indonesia sebesar Rp 213 triliun sampai Rp 551 triliun per tahun.

“Potensi food loss and waste tersebut dapat disalurkan untuk memberi makan 61-125 juta orang, atau sekitar 29%-47% populasi Indonesia,” ujar Arief.

Sementara itu, menurut peta ketahanan dan kerentanan pangan, di 2021 terdapat 74 kabupaten/kota yang rentan rawan pangan.

Data lain juga menyebutkan, masih terdapat 23,1 juta jiwa atau 8,49% penduduk Indonesia yang mengkonsumsi kalori kurang dari standar minimum untuk hidup sehat dan produktif.

Karenanya, penting sekali untuk menangani masalah food loss and waste dengan baik. Menurut Arief, krisis pangan tidak akan terjadi selama pangan dikelola dengan baik, salah satunya dengan mengurangi pemborosan pangan from farm to table.

“Penangana food loss and waste dapat sekaligus mengentaskan daerah rentan rawan pangan yang ada di Indonesia. Ini menjadi perhatian serius Indonesia dan negara-negara di dunia sesuai komitmen dalam SDG’s ke 12 poin 3, yaitu negara-negara di dunia diharapkan dapat mengurangi 50% food waste per kapita di tingkat ritel dan konsumen pada 2030 nanti,” kata Arief.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pemda Perlu Kolaborasi Wujudkan Data Mumpuni untuk Tingkatkan Daya Saing

Data mempunyai peranan besar terhadap daya saing daerah, karena tanpa adanya data, sulit untuk mengukur keberhasilan sebuah daerah.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Airlangga: Kebutuhan Baja di 2045 Capai 100 Juta Ton

Airlangga menyampaikan, pengembangan industri baja menuju 100 juta ton merupakan keniscayaan agar Indonesia mampu mandiri.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Pembatasan Impor Dorong Pertumbuhan Industri Baja Nasional

Chairman Asosiasi Industri Baja Indonesia (IISIA) Silmy Karim menyebutkan, industri baja nasional saat ini masih dalam tahap pertumbuhan awal.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Ekonomi Global Melemah, Startup Terancam Merana di 2023

Menurut Tauhid, melambatnya pertumbuhan bisnis startup di 2023 tidak terlepas dari penurunan daya beli masyarakat sebagai imbas pelemahan ekonomi global.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Dilanda PHK Massal, Ini yang Harusnya Startup Lakukan

Direktur Eksekutif Indef menyampaikan, langkah efisiensi startup untuk bertahan sebetulnya tidak harus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Badai PHK Startup, Kemenkominfo: Model Bisnis Berubah

Semuel menyampaikan, langkah PHK yang diambil perusahaan startup sebetulnya juga terjadi di industri lain, seperti tekstil dan alas kaki.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Gelombang PHK Startup Diprediksi Masih Berlanjut Tahun Depan

Tauhid melihat akan ada beberapa startup yang terpaksa menghentikan bisnisnya di 2023, khususnya financial technology (fintech).

EKONOMI | 1 Desember 2022

Platform E-Commerce Diminta Prioritaskan Produk Lokal

Menkominfo meminta penyedia e-commerce memprioritaskan platformnya untuk menjual produk lokal dari kalangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

EKONOMI | 1 Desember 2022

Hadapi Gelombang PHK, Pengusaha dan Pekerja Harus Duduk Bersama

Pemerintah segera mengajak para pengusaha dan serikat pekerja untuk duduk bersama mencari solusi terbaik dalam menghadapi gelombang PHK.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Menkominfo Minta Startup Lakukan Efisiensi Bukan PHK

Menkominfo menyampaikan, langkah startup melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) justru membuat masalah baru.

EKONOMI | 1 Desember 2022


TAG POPULER

# Sidang Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


# Pertumbuhan Ekonomi 2023


# One Championship


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
ASO Jabar dan Jateng hingga Tenda Sakinah Terpopuler di Beritasatu.com

ASO Jabar dan Jateng hingga Tenda Sakinah Terpopuler di Beritasatu.com

NEWS | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE