Logo BeritaSatu

Pasar Aset Kripto Sukses Move On Imbas Pelemahan Dolar

Kamis, 29 September 2022 | 12:36 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Pasar aset kripto terlihat sudah mulai move on dan berhasil melaju ke zona hijau pada Kamis (29/9/2022) pagi. Padahal sehari sebelumnya, banyak aset kripto yang bertekuk lutut, karena pergerakan nilai dolar AS yang semakin tangguh.

Trader Tokocrypto Afid Sugiono mengatakan, investor kembali percaya diri melakukan akumulasi dan menginjakkan kaki di market aset kripto, setelah selera risikonya kembali pulih menyusul kenaikan indeks saham Amerika Serikat, dengan nilai S&P 500 dan Nasdaq Composite Index masing-masing naik 1,5% dan 2,2%.

"Kenaikan tersebut disebabkan pelemahan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS yang merosot dari level tertingginya selama 15 tahun terakhir, setelah bank sentral Inggris mengumumkan akan menunda rencana menjual surat berharganya, atau disebut dengan quantitative tightening," kata Afid, dalam keterangannya Kamis (29/9/2022).

Kondisi tersebut juga memicu pemulihan instan pound sterling dan dolar (GBP/USD) setelah pasangan ini mencapai posisi terendah sepanjang masa. Indeks dolar AS (DXY) akhirnya turun dari level tertinggi sejak 20 tahun yang terus memberikan kembali keuntungan. "Penurunan tersebut membuat investor kembali bergairah untuk mengoleksi aset kripto, terutama yang memiliki kapitalisasi besar,"

Meski, selera risiko investor sudah mulai membaik, tetapi masih ada kinerja beberapa altcoin yang masih anjlok di zona merah. Hal ini mengindikasikan bahwa investor tak mau terlampau optimistis di jajaran koin-koin berisiko tinggi.

Altcoin yang menjadi top gain pagi ini adalah Helium (HNT) yang tumbuh 12,58% sehari terakhir, didorong sentimen Helium, jaringan nirkabel terdesentralisasi, telah bermigrasi ke blockchain Solana (SOL). Perpindahan ke Solana memajukan misi ekosistem Helium untuk menghadirkan konektivitas aman, ada di mana-mana, dan terjangkau melalui model insentif inovatif.

"Untuk pergerakan Bitcoin, kemungkinan bounce masih ada ketika harganya menyentuh major support. Apabila berhasil bounce, target naik terdekat berada pada level US$ 19.891. Sementara, Ethereum apabila pergerakan harganya kembali pullback, maka target naik masih berada pada level US$ 1.421," sebut Afid.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Investor Sayangkan Banyak Startup yang Lakukan PHK

Pihak investor ikut menyayangkan maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan rintisan atau startup.

EKONOMI | 5 Desember 2022

OJK Cabut Izin Usaha Wanaartha Life

OJK resmi mengumumkan pencabutan izin usaha PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha atau Wanaartha Life/PT WAL.

EKONOMI | 5 Desember 2022

ESG Tingkatkan Performa Grup ANJ

PT ANJ sudah mempraktekkan responsible development dan pemberdayaan sosial di semua lini bisnisnya yang tersebar di Sumatra, Kalimantan dan Papua.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apindo Harapkan BI Tidak Lagi Naikkan Suku Bunga Acuan

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani berharap Bank Indonesia (BI) tidak lagi menaikan suku bunga acuan.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Ini Cara Daftar Serta Tahapan Rekrutmen Bersama BUMN

Kementerian BUMN membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung menjadi bagian dari BUMN melalui program Rekrutmen Bersama BUMN 2022.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Ketum Apindo: Pemerintah Tidur Saja Ekonomi 2023 Tumbuh 5%

Hariyadi mengatakan, Apindo memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2023 antara 5,15% hingga 5,65%.

EKONOMI | 5 Desember 2022

BI Prediksi The Fed Kerek Suku Bunga di Level 6 Persen

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menilai tren suku bunga tinggi The Fed masih akan terjadi pada tahun depan dengan rentang waktu yang cukup lama.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apindo: Permenaker 18/2022 Bisa Tingkatkan Risiko PHK

Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani menilai Permenaker 18/2022 bisa memperbesar risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) dan penyusutan lapangan kerja.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apexindo Kantongi Kontrak Baru dari PGE Rp 240 Miliar

PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) meraih kontrak baru Rp 240 miliar untuk proyek pengeboran panas bumi dari PT Pertamina Geothermal Energy (PGE).

EKONOMI | 5 Desember 2022

Kenaikan Suku Bunga The Fed Dorong Penguatan Dolar AS

Fenomena sangat kuatnya dolar AS memberikan tekanan pelemahan atau depresiasi mata uang di berbagai negara, termasuk Indonesia.

EKONOMI | 5 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ruko Bekas Holywings Tanjung Duren Jakbar Kebakaran

Ruko Bekas Holywings Tanjung Duren Jakbar Kebakaran

NEWS | 40 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE