Logo BeritaSatu

Bursa Asia Melemah Mengekor Penutupan Wall Street

Rabu, 21 September 2022 | 09:12 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Singapura, Beritasatu.com - Bursa Asia Pasifik dibuka melemah pada awal perdagangan hari ini, Rabu (21/9/2022), mengikuti Wall Street yang ditutup di zona merah. Investor bersiap-siap menghadapi kenaikan suku bunga the Federal Reserve.

Nikkei 225 Tokyo turun 1,27%, indeks komposit Shanghai turun 0,9%, Hang Seng Hong Kong turun 1,52%, Kospi Korea Selatan turun 0,97%, S&P/ASX 200 Australia turun 1,44%.

Dow Jones Industrial Average turun 313,45 poin, atau 1,01%, menjadi 30.706,23. S&P 500 turun 1,13% menjadi 3.855,93 dan Nasdaq Composite merosot 0,95% menjadi 11.425,05.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memulai pertemuan kebijakan dua hari pada hari Selasa, di mana para bankir sentral diperkirakan akan mengumumkan kenaikan suku bunga 0,75 poin persentase pada hari Rabu.

Michael Schumacher dari Wells Fargo Securities mengatakan kenaikan suku bunga 75 Bps masih terlalu rendah untuk mengendalikan inflasi. Schumacher menyarankan the Fed melakukan front loading dengan menaikkan suku bunga 150 Bps hingga mencapai 4% tahun ini.

"Namun tentu saja, the Fed tidak akan melakukan ini," kata dia.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ke Papua, Sri Mulyani Minta Freeport Tingkatkan Produktivitas

Sri Mulyani mengunjungi kawasan pertambangan Freeport Indonesia di Tembagapura, Papua. Sri Mulyani minta Freeport meningkatkan produktivitas.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Pascapandemi Covid-19, Minat Pembelian Properti 2022 Naik 18 Persen

Kondisi ekonomi pascapandemi Covid-19 yang membaik membuat minat masyarakat untuk membeli berbagai produk properti meningkat hingga 18 persen.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Banyak Startup Lakukan PHK, Ini Penyebabnya Menurut Pandu Sjahrir

Beberapa faktor yang menyebabkan startup melakukan PHK di antaranya faktor eksternal seperti kenaikan bunga, inflasi dan strategi "bakar uang".

EKONOMI | 6 Desember 2022

Loyo, Kurs Rupiah Melemah 150 Poin ke Rp 15.600

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Selasa (6/12/2022) terpantau melemah ke kisaran Rp 15.600.

EKONOMI | 6 Desember 2022

400 Saham Melemah, IHSG Tumbang 1,77%

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/12/2022), ditutup anjlok sebesar 94,76 poin (1,77%) menjadi 6.892,57

EKONOMI | 6 Desember 2022

OJK: Industri Keuangan Non Bank Masih Tumbuh, Profil Risiko Terjaga

OJK mencatat sektor industri keuangan non bank (IKNB) secara umum sampai dengan Oktober 2022 masih mencatatkan pertumbuhan.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Permintaan Ekspor Turun, 11 Sektor Manufaktur RI Alami Kontraksi

PMI Indonesia 50,3 dan ada 11 sektor kontraksi dan juga penurunan purchasing order terutama untuk sektorTPT, sepatu, dan apparel.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Menko Airlangga Targetkan 65% Pemda Go Digital di 2023

Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) menargetkan 65% pemerintah daerah masuk kategori digital pada 2023.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Melesat, Transaksi Digital di RI Diperkirakan Rp 3.424 T

Pemerintah meyakini potensi digitalisasi di Indonesia akan terus meningkat, seiring komitmen untuk mempercepat dan memperluas digitalisasi di daerah.

EKONOMI | 6 Desember 2022

CIMB Niaga Finance Raih Pinjaman Syariah Rp 700 Miliar

PT CIMB Niaga Auto Finance (CIMB Niaga Finance/CNAF) meraih pinjaman sindikasi syariah senilai Rp 700 miliar.

EKONOMI | 6 Desember 2022


TAG POPULER

# Ricky Rizal


# Kecelakaan Beruntun di Jaktim


# Pernikahan Kaesang


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ke Papua, Sri Mulyani Minta Freeport Tingkatkan Produktivitas

Ke Papua, Sri Mulyani Minta Freeport Tingkatkan Produktivitas

EKONOMI | 24 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE