Logo BeritaSatu

Kenaikan Suku Bunga Tekan Saham Teknologi, Nasib GOTO?

Rabu, 24 Agustus 2022 | 21:09 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Kenaikan suku bunga dan inflasi berpotensi menekan saham teknologi di Bursa Efek Indonesia (BEI), termasuk PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Namun dalan jangka panjang, saham GOTO masih prospektif.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Maximilianus Nico Demus menjelaskan, kenaikan suku bunga akan jadi perhatian saham-saham sektor teknologi. Pasalnya, kebijakan ini akan berpengaruh pada cost of fund yang pada akhirnya menurunkan margin keuntungan perusahaan tersebut. “Ini menjadi pemberat saham-saham sektor teknologi yang membuat pelaku pasar memutuskan merotasi portfolio mereka,” jelasnya kepada Investor Daily, Rabu (24/8/22).

Meski demikian, Nico melanjutkan, saham-saham teknologi masih berpotensi memberikan return menarik dengan konsep berinvestasi jangka panjang 3-5 tahun. Beberapa saham teknologi yang menarik yakni GOTO. “Untuk selama itu mungkin bisa disesuaikan dengan kapan potensi keuntungan GOTO itu akan terlaksana,” ujarnya.

Untuk menimbang saham yang layak diinvestasikan, Nico menyarankan investor menggunakan metode valuasi seperti price to sales, price to user, price to GMV/GTV, dan price to earnings yang biasa digunakan dalam sektor teknologi.

Secara terpisah, Analis Mirae Asset Sekuritas Martha Christina berpendapat pengetatan likuiditas akan menurunkan minat investor pada saham-saham teknologi. Lantaran pada umumnya saham teknologi memiliki valuasi lebih mahal, sehingga semakin tinggi suku bunga, maka semakin besar imbal hasil yang diinginkan investor. “Namun investasi jangka panjang pada saham teknologi seperti GOTO masih menarik. Dengan ukuran besar, pendanaan besar serta ekosistem lengkap, prospek sektor teknologi masih akan cerah ke depan, sehingga saham GOTO bisa menjadi pilihan,” kata dia.

Dalam rapat Panja Komisi VI DPR tentang investasi BUMN di perusahaan digital Senin (22/8/2022) pengamat hukum sekaligus pengacara Maqdir Ismail menyimpulkan tidak ada konflik kepentingan atas investasi PT Telkomsel ke PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Kesimpulan tersebut didasarkan atas tidak adanya kesamaan nama-nama anggota direksi dan komisaris kedua perusahaan.

Diketahui Komisaris Utama GOTO Garibaldi Thohir merupakan kakak kandung Menteri BUMN Erick Thohir. Selain itu, Wishnutama Kusubandio menjabat komisaris GOTO dan Telkomsel, dua entitas yang melakukan transaksi.

Maqdir mengatakan, proses investasi Telkomsel ke Gojek sebelum merger menjadi GOTO dapat dilihat dari sejumlah Undang Undang, peraturan relevan, dan Anggaran Dasar perusahaan sebagai acuan.

Sedangkan konflik kepentingan secara umum diartikan sebagai benturan kepentingan antara kepentingan individu dan umum. Konflik kepentingan dalam pelaksanaannya dapat terjadi ketika melaksanakan tugas resmi dikompromikan oleh kepentingan untuk menggagalkan atau memajukan kepentingan pihak lain yang menguntungkan. “Dengan kata lain konflik kepentingan adalah serangkaian kondisi di mana penilaian profesional mengenai kepentingan utama cenderung terlalu dipengaruhi oleh kepentingan sekunder (seperti keuntungan finansial)” katanya di hadapan forum Panja.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Grup Pertamina, PalmCo, dan Pupuk Kaltim Masuk Daftar IPO BUMN 2023

Kementerian BUMN siap membawa empat BUMN melantai di bursa pada tahun depan. Dua di antaranya dari grup Pertamina, PalmCo, dan Pupuk Kaltim.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Sri Mulyani: Nilai Aset Negara Capai Rp 11.454 Triliun

Kementerian Keuangan menyatakan valuasi dan kualitas aset barang milik negara dan aset milik negara hingga tahun 2021 telah mencapai Rp 11.454 triliun.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Pemprov DKI Dukung Pengembangan UMKM Lewat Jakpreneur

Untuk mendukung kemajuan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menggulirkan program Jakpreneur.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Dijanjikan 600.000 Ton Beras, Bulog: Hanya Ada 166.000 Ton

Dirut Bulog, Budi Waseso (Buwas) mengungkapkan, dari data yang disampaikan Kementan sebanyak 600.000 ton, Bulog hanya bisa menyerap sebanyak 166.000 ton.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Awas Tertipu Perangkat Bodong, Begini Cara Cek IMEI HP

Masyarakat diminta untuk memastikan nomor IMEI HP yang tercantum dalam kemasan dengan jumlah SIM yang digunakan agar tidak tertipu ponsel atau HP bodong.

EKONOMI | 7 Desember 2022

BPJS Kesehatan Dukung Kemenkes Naikkan Tarif Layanan RS

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendukung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk kenaikan tarif layanan kesehatan rumah sakit (RS).

EKONOMI | 7 Desember 2022

APSI: Jasa Unlock IMEI Rugikan Industri dan Negara

Asosiasi Pengusaha Ponsel Seluruh Indonesia (APSI) menilai jasa unlock IMEI untuk ponsel ilegal di marketplace telah merugikan industri dan negara.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Beda dengan Kripto, Digital Rupiah Akan Jadi Alat Pembayaran Sah

Berbeda dengan kripto, digital rupiah akan diterapkan menjadi alat pembayaran yang sah.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Rayu Investor AS, Airlangga Pamer Kinerja Ciamik Indonesia

Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia terbukti sebagai negara yang bertahan dari krisis dengan tetap menjamin ketahanan ekonomi dan politik.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Prospek TOD 2023 Cerah, Adhi Commuter Bidik Kinerja Positif

Gema Goeyardi pendiri sekaligus CEO Astronacci International menjadi anggota Forbes Finance Council. 

EKONOMI | 7 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# Ferdy Sambo


# Gempa Cianjur


# Pernikahan Kaesang


# KKB Tembak Mati


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Korban Meninggal Gempa Cianjur Tetap 334 Orang

Korban Meninggal Gempa Cianjur Tetap 334 Orang

NEWS | 41 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE