Logo BeritaSatu

Wall Street Ambles karena Data Ritel dan Rencana the Fed

Kamis, 18 Agustus 2022 | 05:55 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

New York, Beritasatu.com - Bursa AS Wall Street ditutup melemah pada Rabu (17/8/2022) karena data ritel terbaru dan rencana kenaikan suku bunga bank sentral Federal Reserve (the Fed). Kenaikan Wall Street sejak pertengahan Juni kehilangan tenaga.

Dow Jones Industrial Average mengakhiri kenaikan beruntun 5 hari, turun 171,69 poin, atau 0,5%, menjadi 33.980,32. S&P 500 ambles 0,72% menjadi 4.274,04, sedangkan Nasdaq Composite jatuh 1,25% menjadi 12.938,12.

Sepanjang pekan ini, Dow Jones masih positif. Sedangkan S&P 500 dan Nasdaq masing-masing telah turun 0,14% dan 0,84%.

Wall Street bergejolak karena para trader menilai risalah pertemuan the Fed terbaru, yang menunjukkan bahwa bank sentral akan melanjutkan kenaikan agresif suku bunga hingga dapat mengendalikan inflasi. Pada saat yang sama, The Fed juga mengindikasikan segera memperlambat pengetatan moneter. Hal ini tak lepas dari keadaan ekonomi dan risiko penurunan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB).

“Peserta menilai ketika kebijakan moneter semakin diperketat, kemungkinan akan menjadi tepat di beberapa titik untuk memperlambat kenaikan suku bunga sambil menilai efek penyesuaian kebijakan kumulatif kegiatan ekonomi dan inflasi,” kata risalah tersebut.

The Fed telah menaikkan 0,75 poin persentase masing-masing pada dua pertemuan terakhirnya.

Beberapa peserta mengindikasikan bahwa Fed harus mempertahankan suku bunga pada tingkat yang membatasi "untuk beberapa waktu" bahkan setelah memperlambat kenaikan.

"Ketidakpastian inflasi jangka menengah tetap tinggi dan keseimbangan risiko inflasi tetap condong ke atas, dengan beberapa peserta menyoroti kemungkinan guncangan pasokan di pasar komoditas," kata risalah tersebut.

Sementara para trader terus mencermati pendapatan korporasi sektor ritel. Saham target hilang 2,6% setelah membukukan pendapatan jauh di bawah ekspektasi analis karena kelebihan persediaan. Lowe menguat meskipun hasil kinerja kuartal beragam.

Adapun data penjualan ritel Juli yang dirilis Rabu cenderung datar (flat), di tengah tren konsumen banyak berbelanja online. Data menunjukkan pelemahan pada penjualan mobil. Beberapa area discretionary naik tipis, sementara penjualan online naik 2,7%, tanda bahwa konsumen terus membelanjakan meski menghadapi kenaikan inflasi.

“Tidak mengherankan melihat pasar mengambil nafas dari kenaikan musim panas yang sedang berlangsung,” kata Direktur Pelaksana Perdagangan di E-Trade Financial Chris Larkin.

Sementara imbal hasil obligasi Treasury 10-tahun naik sekitar 7 basis poin menjadi 2,9% karena kekhawatiran resesi ekonomi global. Langkah ini menyeret saham teknologi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Situasi Ekonomi 2023 Gelap, Sri Mulyani: Segera Kumpulkan Amunisi

Sri Mulyani mengungkapkan, suasana dunia pada 2023 akan sangat menantang, dengan tingkat risiko bergeser dari pandemi ke gejolak ekonomi global.

EKONOMI | 29 September 2022

Kemenhub dan Operator Masih Diskusi soal Biaya Aplikasi

Kemenhub bersama operator transportasi online masih melakukan diskusi terkait biaya aplikasi sebesar Rp 2.000 yang dikenakan operator kepada konsumen.

EKONOMI | 29 September 2022

Sri Mulyani Beberkan Empat Tantangan Besar Pascapandemi

Sri Mulyani Indrawati membeberkan empat tantangan besar yang dihadapi Indonesia dan negara lainnya setelah pandemi Covid-19.

EKONOMI | 29 September 2022

Ditopang Kredit, Laba Bank Sumut Naik 12% Capai Rp 345 M

PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (Bank Sumut) hingga semester I 2022 mencatatkan laba bersih sebesar Rp 345 miliar, atau tumbuh 12,4%.

EKONOMI | 29 September 2022

PAAI Minta Agen Asuransi Adaptif dengan Kondisi Ekonomi

Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) mengajak seluruh agen asuransi cepat beradaptasi dengan kondisi ekonomi yang terjadi secara global.

EKONOMI | 29 September 2022

Gandeng PMI, Pelaku Usaha Perbankan Berbagi Sesama

Donor darah merupakan wujud peduli pelaku usaha perbankan kepada sesama sebagai bentuk kontribusi nyata.

EKONOMI | 29 September 2022

Wow! Pembangunan Jalan Tol Era Jokowi Capai 1.700 Km

Pembangunan infrastruktur termasuk jalan tol di era Jokowi dilakukan secara masif dibandingkan era sebelumnya.

EKONOMI | 29 September 2022

Krakatau Steel Gaet Baowu Group Jadi Mitra Blast Furnance

Krakatau Steel memilih Baowu Group, produsen baja terbesar Tiongkok sebagai mitra strategis untuk pengoperasian kembali fasilitas pabrik Blast Furnace.

EKONOMI | 29 September 2022

Kementerian PUPR Bangun Nilai dan Budaya Kerja Profesional

BP2P Jawa 1 Kementerian PUPR menyatakanb hadirnya core values BerAKHLAK menjadi budaya kerja baru untuk setiap ASN di Indonesia.

EKONOMI | 29 September 2022

Bank BJB Raih Penghargaan Top 100 Most Valuable Brands 2022

Bank BJB berhasil menyabet predikat sebagai Top 100 Most Valuable Brands dari Majalah Investor.

EKONOMI | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Diharap Buat Putri Candrawathi Jujur, Ini Kata Febri Diansyah

Diharap Buat Putri Candrawathi Jujur, Ini Kata Febri Diansyah

NEWS | 10 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings