Logo BeritaSatu

IHSG Menguat Terbatas, Cermati ITMG, ANTM, INDF, dan ENRG

Rabu, 6 Juli 2022 | 08:53 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksikan menguat terbatas. Investor dapat mencermati saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG).

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakaria Siregar mengatakan, secara teknikal IHSG pada perdagangan hari ini berpotensi mengalami rebound terbatas, dari candle inside day dan kondisi oversold.

Advertisement

“Tren berbalik bearish, selama di bawah 6.924. IHSG closing di bawah 5 day MA (6.798). Indikator MACD bearish, Stochastic oversold. Selama di bawah 6.850 - 7.070, berpeluang menuju 6.662 next 6.559 - 6.509. Dominan sell power. Range breakout berada di 6.559 - 6.850,” jelas Andri dalam risetnya (6/7/2022).

Level resistance IHSG pada perdagangan hari ini berada di posisi 6.767/6.796/6.850/6.924. Sementara level support berada di 6.662/6.639/6.559/6.509. Adapun perkiraan range 6.630 - 6.770.

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menyampaikan, kemarin Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,42%. Di sisi lain S&P 500 menguat tipis 0,16%, sementara indeks Nasdaq menguat signifikan sebesar 1,75%. “Kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi masih membayangi investor dengan harapan pasar Amerika Serikat akan pulih setelah melewati 1H22 yang berat,” jelas Maxi.

Sementara bursa regional Asia Pasifik kemarin mengalami pergerakan yang variatif. BEI mencatat penguatan signifikan setelah terkoreksi dalam pada 2 hari lalu. Bursa lain yang mencatat penguatan siginifikan di antaranya adalah Kospi dan Nikkei. Strait Times dan Shenzen Component melemah.

Investor dapat mecermati saham ITMG dengan rekomendasi speculative buy pada target 34.200/35.800 stop loss di bawah 31.300. Kemudian saham ANTM dengan rekomendasi buy on weakness pada target 1.880/1.960 stop loss di bawah 1.700.

Investor juga dapat mencermati saham INDF dengan rekomendasi akumulasi buy pada target 7.050/7.100 stop loss di bawah 6.750. Kemudian saham ENRG direkomendasikan buy on weakness dengan target 230/234 stop loss di bawah 216.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Traveloka Kembangkan Talenta Digital Lewat Kampus Merdeka

Traveloka menghadirkan program magang bersertifikat dan program Bangkit Kampus, di bawah payung program Kampus Merdeka.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

FEB UI Berkomitmen Lahirkan Pemimpin Ekonomi dan Bisnis

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) berkomitmen terus bertransformasi untuk melahirkan pemimpin di bidang ekonomi dan bisnis yang inklusif, relevan, dan terdepan.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Airlangga: Pemerintah Masih Mampu Kendalikan Inflasi Sampai 2023

Hingga Agustus 2022 inflasi sudah mencapai 4,94%, berada di atas ambang batas target pemerintah yaitu 3,5% plus minus 1%.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Social Commerce Baleomol Gelar Kopdar Komunitas Dropship

Baleomol, social commerce di bawah naungan PT Baleo Mol Indonesia mengadakan kopi darat (kopdar) komunitas dropship di Surakarta.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Sri Mulyani: Tidak Ada Lagi Anggaran PEN di 2023

Tidak ada lagi anggaran PEN 2023. Kebijakan ini diambil seiring dengan semakin terkendalinya pandemi Covid-19 di dalam negeri.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Indef: Target Pertumbuhan Ekonomi 2023 Kurang Optimistis

Target pertumbuhan ekonomi di 2023 sebesar 5,3% yang disampaikan pemerintah menunjukkan sikap yang tidak optimistis

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Panasonic Dorong Masyarakat Cintai Produk Dalam Negeri

PT Panasonic Gobel Indonesia (PGI) bersama PT Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI) konsisten mengembangkan industri elektronik di Tanah Air.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Pemerintah Naikkan Setoran Dividen BUMN 2023 Jadi Rp 44,1 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menaikkan target setoran dividen bagi badan usaha milik negara (BUMN) pada RABN 2023 sebesar Rp 44,1 triliun.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Pemerintah Masih Kaji Dampak Kenaikan Harga BBM Subsidi

Menurut Airlangga Hartarto, pemerintah saat ini masih mengkaji penyesuaian harga BBM subsidi dan dampaknya terhadap inflasi dan PDB.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Sri Mulyani: Stagflasi, Tantangan Pemulihan Ekonomi 2023

Sri Mulyani akan meningkatkan kewaspadaan karena pemulihan ekonomi dunia tahun depan diprediksi akan mengalami pelemahan lebih lanjut.

EKONOMI | 16 Agustus 2022


TAG POPULER

# Syarat Terbaru Naik KA


# Surya Darmadi


# Pengutil di Alfamart


# Utang Luar Negeri


# Thomas Tuchel


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Dow Jones Naik 200 Poin Ditopang Walmart dan Home Depot

Dow Jones Naik 200 Poin Ditopang Walmart dan Home Depot

EKONOMI | 38 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings