Logo BeritaSatu

Ini Tiga Pemicu Aset Bersih DJS Kesehatan Surplus Rp 38,7 T

Selasa, 5 Juli 2022 | 19:41 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kondisi keuangan Dana Jaminan Sosial (DJS) Kesehatan kini tak lagi mengalami defisit dan mulai berangsur sehat. Posisi aset bersih per 31 Desember 2021 dalam kondisi surplus yang mencapai Rp 38,7 triliun. Posisi aset neto ini masuk dalam kategori sehat dan mampu untuk mencukupi estimasi pembayaran klaim untuk 5,15 bulan ke depan.

Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Arief Witjaksono Juwono Putro menuturkan, surplusnya aset bersih DJS Kesehatan ini dipengaruhi oleh tiga faktor. Pertama karena adanya penyesuaian iuran peserta JKN-KIS.

"Kondisi keuangan BPJS Kesehatan khususnya di aset bersih DJS Kesehatan memang membaik di 2020 seiring dengan dilakukannya penyesuaian iuran sesuai dengan perhitungan aktuaria. Sehingga secara struktural itu memperbaiki kondisi keuangan BPJS Kesehatan," kata Arif dalam acara public expose pengelolaan program dan keuangan oleh BPJS Kesehatan tahun 2021, di Jakarta, Selasa (5/7/2022).

Faktor kedua karena adanya pandemi Covid-19 yang membuat masyarakat takut mendatangi fasilitas kesehatan untuk berobat, sehingga membuat klaim pelayanan kesehatan menurun.

"Adanya pandemi Covid-19 mengurangi angka kunjungan pasien ke rumah sakit. Hanya peserta -peserta dengan penyakit kronis yang ke rumah sakit," kata Arief.

Yang ketiga, ada upaya -upaya dari manajemen BPJS Kesehatan terkait dengan optimalisasi perluasan peserta yang meningkat dibandingkan dengan 2020, dan juga optimalisasi upaya melakukan kolekting iuran, serta tetap melakukan kendali mutu dan kendali biaya.

"Jadi tiga kombinasi itu yang menyebabkan kondisi keuangan kami di 2021 termasuk kategori sehat," kata Arif.

Ini Tiga Pemicu Aset Bersih DJS Kesehatan Surplus Rp 38,7 T
Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan, Arief Witjaksono Juwono Putro.

Baca selanjutnya
Posisi aset neto DJS Kesehatan yang mengalami surplus ini merupakan yang ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Investor Sayangkan Banyak Startup yang Lakukan PHK

Pihak investor ikut menyayangkan maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan rintisan atau startup.

EKONOMI | 5 Desember 2022

OJK Cabut Izin Usaha Wanaartha Life

OJK resmi mengumumkan pencabutan izin usaha PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha atau Wanaartha Life/PT WAL.

EKONOMI | 5 Desember 2022

ESG Tingkatkan Performa Grup ANJ

PT ANJ sudah mempraktekkan responsible development dan pemberdayaan sosial di semua lini bisnisnya yang tersebar di Sumatra, Kalimantan dan Papua.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apindo Harapkan BI Tidak Lagi Naikkan Suku Bunga Acuan

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani berharap Bank Indonesia (BI) tidak lagi menaikan suku bunga acuan.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Ini Cara Daftar Serta Tahapan Rekrutmen Bersama BUMN

Kementerian BUMN membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung menjadi bagian dari BUMN melalui program Rekrutmen Bersama BUMN 2022.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Ketum Apindo: Pemerintah Tidur Saja Ekonomi 2023 Tumbuh 5%

Hariyadi mengatakan, Apindo memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2023 antara 5,15% hingga 5,65%.

EKONOMI | 5 Desember 2022

BI Prediksi The Fed Kerek Suku Bunga di Level 6 Persen

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menilai tren suku bunga tinggi The Fed masih akan terjadi pada tahun depan dengan rentang waktu yang cukup lama.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apindo: Permenaker 18/2022 Bisa Tingkatkan Risiko PHK

Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani menilai Permenaker 18/2022 bisa memperbesar risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) dan penyusutan lapangan kerja.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apexindo Kantongi Kontrak Baru dari PGE Rp 240 Miliar

PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) meraih kontrak baru Rp 240 miliar untuk proyek pengeboran panas bumi dari PT Pertamina Geothermal Energy (PGE).

EKONOMI | 5 Desember 2022

Kenaikan Suku Bunga The Fed Dorong Penguatan Dolar AS

Fenomena sangat kuatnya dolar AS memberikan tekanan pelemahan atau depresiasi mata uang di berbagai negara, termasuk Indonesia.

EKONOMI | 5 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pameran USS 2022 Bakal Dimeriahkan The Hundreds hingga Hotsauce

Pameran USS 2022 Bakal Dimeriahkan The Hundreds hingga Hotsauce

LIFESTYLE | 12 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE