Logo BeritaSatu

Ini Sentimen-sentimen Wall Street Sepekan ke Depan

Minggu, 3 Juli 2022 | 11:08 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

New York, Beritasatu.com - Memasuki kuartal ketiga, kekhawatiran akan resesi semakin kuat. Investor Wall Street menantikan data ketenagakerjaan Juni yang akan diumumkan Jumat depan (8/7/2022).

Setelah libur Hari Kemerdekaan AS 4 Juli, investor juga akan menyoroti rilis risalah the Federal Reserve yang akan diumumkan hari Rabu (6/7/2022).

Menurut survei ekonom Dow Jones, Data ketenagakerjaan (nonfarm payrolls) bulan Juni diperkirakan melambat dari 390.000 pada bulan Mei, menjadi 250.000 tenaga kerja pada Juni dan tingkat pengangguran tetap stabil di 3,6%.

Perlambatan dalam penyerapan tenaga kerja karena kebijakan suku bunga Fed yang lebih ketat menekan pengusaha dan ekonomi. Namun, penyerapan di angka 150.000 hingga 200.000 dinilai masih kuat dan mendekati laju pertumbuhan pekerjaan pra-pandemi. Akan tetapi, jika jumlah pekerjaan sangat kuat, pasar dapat bereaksi negatif karena itu berarti The Fed akan merasa "terpaksa" untuk bergerak agresif melawan inflasi dengan kenaikan suku bunga yang lebih besar.

Mayoritas ekonom memperkirakan the Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin lagi pada pertemuan kebijakan berikutnya pada akhir Juli, tetapi kenaiklan untuk September masih belum pasti.

Masalah utama pasar adalah bahwa ekonomi dapat dengan mudah jatuh ke dalam resesi, dan kejatuhan itu sulit untuk diprediksi. Investor menjadi lebih khawatir tentang resesi setelah komentar dari Ketua Fed Jerome Powell. Powell mengindikasikan The Fed suiap menaikkan suku bunga untuk menjinakkan inflasi, menimbulkan kekhawatiran para pembuat kebijakan siap memicu resesi untuk memperlambat kenaikan harga.

The Fed cabang Atlanta menunjukkan ekonomi sudah dalam resesi, dengan perkiraan produk domestik bruto turun 2,1% pada kuartal kedua. Jika perkiraan itu akurat, itu akan membuat kuartal negatif kedua berturut-turut. Kuartal pertama mengalami kontraksi sebesar 1,6%. Resesi ditandai dengan dua kuartal berturut-turut mencatat pertumbuhan ekonomi negatif.

Sementara kalangan ekonomi tidak memperkirakan resesi untuk periode saat ini. AXA Investment Managers melihat pertumbuhan 1,5% pada kuartal kedua.

Wall Street dalam seminggu terakhir turun tajam. Imbal hasil Treasury juga turun karena ekspektasi resesi. Imbal hasil 10-tahun ada di 2,89% pada hari Jumat, jatuh dari 3,49% hanya dua minggu lalu. Beberapa ahli strategi memperkirakan pasar modal kembali naik karena manajer portofolio membeli ekuitas untuk menyeimbangkan kembali portofolio mereka pada akhir kuartal kedua.

Pasar juga akan fokus pada musim laporan keuangan yang dimulai dengan bank-bank besar melaporkan 14 dan 15 Juli.

S&P 500 menguat 1,1% pada hari Jumat tetapi turun 2,2% untuk minggu ini, berakhir di 3.825. Nasdaq Composite naik 0,9% pada hari Jumat, tetapi turun 4,1% untuk minggu ini.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

259 Saham Naik, IHSG Menguat 11 Poin ke 7.086 di Sesi Siang

Volume perdagangan IHSG hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 138,3 miliar saham senilai Rp 10,4 triliun.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Kuartal III, Nilai Barang Resi Gudang Tembus Rp 1 Triliun

PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) mencatat nilai barang yang masuk dalam resi gudang mencapai Rp 1,040 triliun sampai dengan kuartal III 2022.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Standarisasi Operasi MEPS Pelindo Group 124% dari Target

PT Pelindo Jasa Maritim menyatakan standarisasi operasi MEPS (marine, equipment and port services) sudah mencapai 124% dari target 2022.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Jokowi: Ekonomi Kreatif Solusi Tingkatkan Taraf Hidup Warga

Jokowi mengatakan, ekonomi kreatif (ekraf) menjadi solusi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat secara luas dan berkelanjutan.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Presiden Jokowi: Ekraf Tulang Punggung Ekonomi Indonesia

Presiden Jokowi optimistis di sektor ekraf semakin diperhitungkan untuk menjadi tulang punggung ekonomi, baik di Indonesia juga berbagai negara di dunia.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Setengah Jam Perdagangan, Rupiah Melemah ke Rp 14.200-an

Transaksi mata uang Garuda atau rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 15.198- Rp 15.208 per dolar AS.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

16 Menit Perdagangan, IHSG Naik 54,2 Poin Menjadi 7.125

Pukul 09.16 WIB, IHSG naik 54,2 poin (0,78%) menjadi 7.125 dan Investor33 naik menjadi ke 498,1.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

SPAM Kalsel Ditargetkan 74.402 SR dengan Investasi Rp 93 M

SPAM Banjarbakula di Kalsel akan memperluas layanan air minum dari 43.402 sambungan rumah menjadi 74.202 SR pada 2024.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

IHSG Berpeluang Konsolidasi, Pantau BBRI, GOTO, ADRO, MIKA

Indikator IHSG berada di area oversold & closing di atas 5-Day MA. IHSG berada dalam tren bearish selama di bawah 7.148.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Jokowi Buka Konferensi Ke-3 Ekonomi Kreatif 2022 di Bali

Jokowi akan meresmikan pembukaan konferensi ke-3 Ekonomi Kreatif atau World Conference on Creative Economy (WCCE) tahun 2022 di Bali.

EKONOMI | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Daftar Korban Meninggal Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Dicurigai Bom, Polisi Jepang Hanya Temukan Mainan Orang Dewasa

Dicurigai Bom, Polisi Jepang Hanya Temukan Mainan Orang Dewasa

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings