Logo BeritaSatu

Di Hadapan Panja BUMN, Dina: Arus Kas GoTo Sangat Kuat

Kamis, 30 Juni 2022 | 08:53 WIB
Oleh : Yustinus Paat / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah anggota Panja BUMN mencecar dua narasumber terkait uang investasi PT Telkomsel yang digunakan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk untuk buyback atau pembelian kembali saham milik investor lama. Panja mengundang Assistant Professor Entrepreneurship and Technology Management Interest Group, Dina Dellyana dan Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang.

Dalam sesi tanya jawab, anggota panja beralasan kinerja GoTo masih merugi sehingga tidak mungkin mampu buyback.

Advertisement

“Dari pemaparan pakar sebelumnya, kami mendapatkan penjelasan bahwa duit Telkomsel digunakan untuk buyback. Tanpa investasi Telkomsel, maka tidak akan ada merger dan buyback. Bagaimana tanggapan Anda?” ujar Anggota Komisi VI dari Fraksi Gerindra, Khilmi saat rapat di ruangan Komisi VI, gedung DPR, Jakarta, Rabu (29/6/2022).

Menurut Dina Dellyana, cara pandang seperti itu adalah keliru. GoTo, kata dia, akan tetap mampu melakukan buyback menggunakan uang sendiri, tanpa menggunakan dana investasi dari Telkomsel.

“Cara mengujinya sangat gampang. Bapak/Ibu bisa melihat data laporan keuangan GoTo maupun prospektus saat mereka IPO. Di situ terlihat jelas kemampuan keuangan mereka,” katanya menjawab pertanyaan panja.

Telkomsel berinvestasi Rp 2,1 triliun pada November 2020. Posisi kas GoTo pada akhir 2020 adalah senilai Rp 15,3 triliun.

“Dengan masuknya investasi pertama Telkomsel sebesar Rp 2,1 T di November 2020 tersebut, investasi Telkomsel tersebut cuma menyumbang 13,7 persen terhadap total kas GoTo. Kasarnya, arus kas GoTo sangat kuat, bahkan tanpa ada investasi dari Telkomsel,” katanya.

Berdasarkan catatan media terkait proses investasi Telkomsel ke GoTo, ada beberapa fakta penting yang patut digarisbawahi. Informasi ini bersumber dari penjelasan direksi GoTo sebelumnya dan mengutip data data dari laporan keuangan serta prospektus.

Salah satunya adalah bagaimana kondisi keuangan GoTo saat melakukan buyback. Sesuai data publik, Telkomsel exercise opsi beli saham di Mei 2021 sebesar US$ 300 juta sehingga total investasi Telkomsel di GoTo menjadi Rp 6,4 triliun. Kemudian, buyback saham GOTO terjadi di akhir tahun 2021. Jaraknya ini cukup lama dari masuknya investasi Telkomsel di Mei 2021.

Selain itu, soal pre-IPO fundraising GoTo. Berdasarkan data publik, sebelum melakukan buyback, GoTo telah melakukan pre-IPO fundraising pada Juli-November 2021dan berhasil mengumpulkan dana lebih dari US$ 1,3 miliar.

Sementara, mengacu ke laporan keuangan GoTo, posisi kas dan setara kas GoTo adalah Rp 17,9 triliun pada September 2021 atau 2,7x dari investasi Telkomsel. Pada Desember 2021, kas GoTo mencapai Rp 31,1 triliun atau 4,85x dari total investasi Telkomsel. Dalam melakukan buyback, total dana yang digunakan hanya Rp 1,7 triliun.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Traveloka Kembangkan Talenta Digital Lewat Kampus Merdeka

Traveloka menghadirkan program magang bersertifikat dan program Bangkit Kampus, di bawah payung program Kampus Merdeka.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

FEB UI Berkomitmen Lahirkan Pemimpin Ekonomi dan Bisnis

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) berkomitmen terus bertransformasi untuk melahirkan pemimpin di bidang ekonomi dan bisnis yang inklusif, relevan, dan terdepan.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Airlangga: Pemerintah Masih Mampu Kendalikan Inflasi Sampai 2023

Hingga Agustus 2022 inflasi sudah mencapai 4,94%, berada di atas ambang batas target pemerintah yaitu 3,5% plus minus 1%.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Social Commerce Baleomol Gelar Kopdar Komunitas Dropship

Baleomol, social commerce di bawah naungan PT Baleo Mol Indonesia mengadakan kopi darat (kopdar) komunitas dropship di Surakarta.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Sri Mulyani: Tidak Ada Lagi Anggaran PEN di 2023

Tidak ada lagi anggaran PEN 2023. Kebijakan ini diambil seiring dengan semakin terkendalinya pandemi Covid-19 di dalam negeri.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Indef: Target Pertumbuhan Ekonomi 2023 Kurang Optimistis

Target pertumbuhan ekonomi di 2023 sebesar 5,3% yang disampaikan pemerintah menunjukkan sikap yang tidak optimistis

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Panasonic Dorong Masyarakat Cintai Produk Dalam Negeri

PT Panasonic Gobel Indonesia (PGI) bersama PT Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI) konsisten mengembangkan industri elektronik di Tanah Air.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Pemerintah Naikkan Setoran Dividen BUMN 2023 Jadi Rp 44,1 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menaikkan target setoran dividen bagi badan usaha milik negara (BUMN) pada RABN 2023 sebesar Rp 44,1 triliun.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Pemerintah Masih Kaji Dampak Kenaikan Harga BBM Subsidi

Menurut Airlangga Hartarto, pemerintah saat ini masih mengkaji penyesuaian harga BBM subsidi dan dampaknya terhadap inflasi dan PDB.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Sri Mulyani: Stagflasi, Tantangan Pemulihan Ekonomi 2023

Sri Mulyani akan meningkatkan kewaspadaan karena pemulihan ekonomi dunia tahun depan diprediksi akan mengalami pelemahan lebih lanjut.

EKONOMI | 16 Agustus 2022


TAG POPULER

# Syarat Terbaru Naik KA


# Surya Darmadi


# Pengutil di Alfamart


# Utang Luar Negeri


# Thomas Tuchel


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Divonis Ringan, Bahar Smith Cium Bendera Merah Putih

Divonis Ringan, Bahar Smith Cium Bendera Merah Putih

NEWS | 3 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings