Logo BeritaSatu

BFI Finance Agresif Garap Pembiayaan Industri Percetakan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 20:49 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER

Surabaya, Beritasatu.com - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) agresif menggarap industri percetakan yang belakangan pasarnya semakin tumbuh pesat.

Regional Manager BFI Finance Jatim dan Bali, Kadek Tirtayasa, mengatakan salah satu faktor yang mendukung tumbuhnya industri percetakan di Indonesia terus tumbuh antara lain adalah semakin berkembangnya sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang diinisiasi oleh masyarakat dan makin banyak jenis serta pilihan usaha mulai makanan dan minuman hingga produk inovasi yang memerlukan sentuhan industri percetakan untuk memperkuat branding produk.

Advertisement

"Kami bekerja sama dengan para supplier mesin cetak untuk memberikan layanan pembiayaan bagi konsumen, dalam hal ini pelaku UMKM yang terus berkembang," katanya di sela kegiatan Surabaya Printing Expo (SPE) 2022 di Exhibition Hall Grand City Surabaya, Jumat (24/6/2022).

Menurut Kadek, digelarnya SPE 2022 yang pertama kali sejak pandemi tersebut menjadi kesempatan bagus bagi BFI Finance untuk meningkatkan kinerja pembiayaan yang tahun ini secara nasional ditargetkan sebesar Rp16 triliun, dan porsi Jatim sebesar 20%.

Sektor machinery sendiri selama 2 tahun terakhir ini memang lesu dan melambat akibat pandemi. Untuk itu dalam pemulihan ekonomi saat ini terutama bagi UMKM kreatif perlu mendapat dukungan pembiayaan dan modal mesin.

"Kami berharap portofolio kami di mesin ini meningkat. BFI Finance sendiri merupakan jasa pembiayaan multifinance produk yang tidak hanya untuk kendaraan motor dan mobil yang selama ini berkontribusi 80%, tetapi juga untuk pembiayaan mesin yang kontribusinya baru 20%," jelas Kadek.

Lebih lanjut Kadek menjelaskan, portofolio pembiayaan BFI Finance untuk machinery dikontribusi oleh mesin percetakan sekitar 40%, dan 45% mesin manufaktur serta isanya untuk lainnya.

Tahun 2022 menjadi angin segar bagi industri kreatif setelah 2 tahun pandemi Covid-19, khususnya di sektor percetakan. Hal ini ditandai dengan meningkatnya permintaan cetak kemasan, acara indoor, outdoor, garment sublime, hingga souvenir.

"Dengan dukungan dari BFI Finance untuk pembiayaan, harapannya agar industri printing ini terus tumbuh dan berkembang melalui teknologi-teknologi yang ada," katanya.


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Traveloka Kembangkan Talenta Digital Lewat Kampus Merdeka

Traveloka menghadirkan program magang bersertifikat dan program Bangkit Kampus, di bawah payung program Kampus Merdeka.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

FEB UI Berkomitmen Lahirkan Pemimpin Ekonomi dan Bisnis

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) berkomitmen terus bertransformasi untuk melahirkan pemimpin di bidang ekonomi dan bisnis yang inklusif, relevan, dan terdepan.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Airlangga: Pemerintah Masih Mampu Kendalikan Inflasi Sampai 2023

Hingga Agustus 2022 inflasi sudah mencapai 4,94%, berada di atas ambang batas target pemerintah yaitu 3,5% plus minus 1%.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Social Commerce Baleomol Gelar Kopdar Komunitas Dropship

Baleomol, social commerce di bawah naungan PT Baleo Mol Indonesia mengadakan kopi darat (kopdar) komunitas dropship di Surakarta.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Sri Mulyani: Tidak Ada Lagi Anggaran PEN di 2023

Tidak ada lagi anggaran PEN 2023. Kebijakan ini diambil seiring dengan semakin terkendalinya pandemi Covid-19 di dalam negeri.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Indef: Target Pertumbuhan Ekonomi 2023 Kurang Optimistis

Target pertumbuhan ekonomi di 2023 sebesar 5,3% yang disampaikan pemerintah menunjukkan sikap yang tidak optimistis

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Panasonic Dorong Masyarakat Cintai Produk Dalam Negeri

PT Panasonic Gobel Indonesia (PGI) bersama PT Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI) konsisten mengembangkan industri elektronik di Tanah Air.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Pemerintah Naikkan Setoran Dividen BUMN 2023 Jadi Rp 44,1 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menaikkan target setoran dividen bagi badan usaha milik negara (BUMN) pada RABN 2023 sebesar Rp 44,1 triliun.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Pemerintah Masih Kaji Dampak Kenaikan Harga BBM Subsidi

Menurut Airlangga Hartarto, pemerintah saat ini masih mengkaji penyesuaian harga BBM subsidi dan dampaknya terhadap inflasi dan PDB.

EKONOMI | 16 Agustus 2022

Sri Mulyani: Stagflasi, Tantangan Pemulihan Ekonomi 2023

Sri Mulyani akan meningkatkan kewaspadaan karena pemulihan ekonomi dunia tahun depan diprediksi akan mengalami pelemahan lebih lanjut.

EKONOMI | 16 Agustus 2022


TAG POPULER

# Syarat Terbaru Naik KA


# Surya Darmadi


# Pengutil di Alfamart


# Utang Luar Negeri


# Thomas Tuchel


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Divonis Ringan, Bahar Smith Cium Bendera Merah Putih

Divonis Ringan, Bahar Smith Cium Bendera Merah Putih

NEWS | 4 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings