Logo BeritaSatu

2021 Aset BPR Tumbuh 8,6%, BPRS Naik 14,2%

Selasa, 29 Maret 2022 | 06:27 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Kinerja industri Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) sepanjang 2021 atau selama pandemi Covid-19 tetap tumbuh.

"Pada tahun 2021, aset industri BPR tumbuh sebesar 8,62% dan BPRS naik 14,16%," kata Ketua Umum Perhimpunam Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Joko Suyanto dalam rapat kerja nasional (rakernas) BPR-BPRS seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya Selasa (29/3/2022).

Sedangkan kredit yang disalurkan BPR sepanjang 2021 tumbuh sebesar 5,24%, sementara BPRS naik 12,20%. Adapun dana pihak ketiga (DPK) dalam bentuk tabungan tumbuh 9,47% (BPR) dan BPRS 15,60%. Sedangkan deposito tumbuh sebesar 10,56% (BPR) dan 19,34% (BPRS).

Joko mengatakan industri BPR dan BPRS tengah menghadapi tantangan akibat pandemi Covid-19. Selain itu, perkembangan bisnis yang dinamis mendorong berbagai pelaku lembaga jasa keuangan baik bank maupun non-bank, sangat ekspansif menyasar target selama ini menjadi pangsa pasar BPR – BPRS. "Kondisi ini tetntunya mendorong persaingan usaha yang semakin kompetitif, antara BPR – BPRS dengan pelaku usaha jasa keuangan," kata dia.

Dalam rakerrnas Joko juga menyampaikan beberapa harapan antara lain regulator agar bisa menciptakan iklim usaha yang lebih adaptif, dinamis, dan memberikan ruang bagi BPR dan BPRS untuk tumbuh sesuai karakteristiknya dengan tetap mengimplementasikan pengembangan teknologi terkini. "BPR dan BPRS juga siap bersinergi dengan pemerintah, untuk menjadi garda terdepan menyukseskan program penyaluran bantuan kepada masyarakat," kata dia.

Perbarindo juga mendorong BPR dan BPRS segera melakukan inovasi digital sejalan dengan disrupsi atau perubahan teknologi. Pandemi telah mendorong preferensi masyarakat menggunakan transaksi digital. Untuk menjawab hal tersebut, Perbarindo bersama dengan PT Finnet Indonesia telah merampung produk co-branding dengan nama Finpay Money – BPR e-cash. Produk ini merupakan uang elektronik yang memberi kemudahan transaksi serta dilengkapi QRIS.

Selain layanan di atas, Perbarindo dengan Telkom Sigma telah mengembangkan produk BPR Digi, yakni layanan digital berbasis rekening (number of account) yang memberikan kemudahan akses informasi dan berbagai layanan transaksi kepada nasabah BPR. Sinergi lainnya yang terus dilakukan yaitu kerja sama dengan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dalam optimalisasi layanan perbankan kepada masyarakat. Perbarindo juga menggandeng Pefindo Biro Kredit untuk layanan pemanfaatan data Informasi perkreditan bagi BPR-BPRS.

Sementara acara rakernas kali ini dilaksanakan secara hybrid melibatkan peserta yang hadir secara luring dan daring. Kegiatan ini diikuti hampir seluruh pelaku industri BPR dan BPRS di Indonesia. Peserta yang hadir secara langsung adalah pengurus dewan pimpinan pusat (DPP) dan dewan pimpinan daerah (DPD) Perbarindo seluruh Indonesia.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ekonom IAEI Sebut Indonesia Mampu Atasi Ancaman Resesi

Ekonom dari Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Munifah Syanwani menilai Indonesia akan mampu melewati tahun resesi ekonomi.

EKONOMI | 26 November 2022

Terapkan ESG, BRI Raih Peringkat Tertinggi di ASRRAT 2022

BRI berhasil meraih penghargaan platinum rank di ASRRAT 2022. BRI tahun lalu juga meraih peringkat tertinggi di ajang yag sama.

EKONOMI | 26 November 2022

Jokowi: Negara Besar Resesi, Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,72%

Presiden Jokowi menyebut ekonomi Indonesia bisa tumbuh 5,72 persen pada kuartal ketiga di tengah resesi yang dialami sejumlah negara besar di dunia. 

EKONOMI | 26 November 2022

Jokowi Ungkap Syarat Indonesia Jadi 5 Besar Negara Terkuat di 2045

Presiden Jokowi menyampaikan syarat mewujudkan visi Indonesia sebagai negara yang masuk dalam lima besar ekonomi terkuat di dunia pada 2045.

EKONOMI | 26 November 2022

Jokowi: Tidak Mungkin Bersaing dengan Negara Lain kalau Jalannya Becek

Presiden Jokowi mengungkap alasannya terus membangun infrastruktur di luar Pulau Jawa. Infrastruktur akan membuka titik-titik ekonomi baru Indonesia. 

EKONOMI | 26 November 2022

Hilirisasi, Bahlil Ingin Indonesia Jadi Acuan Harga Timah Dunia

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menargetkan Indonesia setop ekspor timah pada 2023.

EKONOMI | 26 November 2022

Ini 10 Perusahaan Teknologi dengan Jumlah PHK Terbesar

Menurut data layoffs.fyi, terdapat 137.492 karyawan dari 859 perusahaan teknologi di seluruh dunia yang di-PHK pada 2022.

EKONOMI | 26 November 2022

Wall Street Menguat dalam Sepekan di Tengah Minimnya Sentimen

Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik pada hari Jumat (25/11/2022). Indeks-indeks acuan Wall Street mencatat kinerja positif selama minggu ini.

EKONOMI | 26 November 2022

BEI Targetkan 57 Perusahaan Melantai di Bursa pada 2023

Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan perusahaan yang melakukan penawaram umum saham perdana (IPO) pada 2023 sebanyak 57 perusahaan

EKONOMI | 26 November 2022

Perluas Pasar Bank Digital, MNC Bank Gandeng Taspen

PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank dipercaya PT Taspen (Persero) (TASPEN) menjadi mitra bayar digital pertama.

EKONOMI | 26 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
FIFA Selidiki Insiden Bendera Kosovo di Ruang Ganti Timnas Serbia

FIFA Selidiki Insiden Bendera Kosovo di Ruang Ganti Timnas Serbia

SEMESTA BOLA 2022 | 2 jam yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE