Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

BEI Segera Luncurkan Dua Indeks Baru Berbasis ESG

Selasa, 7 Desember 2021 | 18:53 WIB
Oleh : Gita Rossiana / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) segera meluncurkan dua indeks baru berbasis environment, social and governance (ESG). Adanya indeks ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan investasi berbasis ESG.

Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi menjelaskan, dua indeks baru yang akan diluncurkan adalah ESG Sector Leaders IDX Kehati dan Indeks ESG Quality 45 IDX Kehati. Pembuatan indeks ini bekerja sama dengan Yayasan Sri Kehati dan akan diluncurkan secara resmi pada 20 Desember mendatang.

Adanya peluncuran dua indeks ini, menurut Hasan bisa menjadi acuan dan alternatif investasi dengan indeks Sri Kehati yang baru.

"Bisa menjadi acuan reksa dana aktif maupun exchange traded fund (ETF). Investor juga lebih mudah berinvestasi dan bisa lebih bertanggung jawab dalam berinvestasi karena bisa menerapkan aspek ESG lebih baik," kata dia dalam acara Edukasi Wartawan Pasar Modal terkait Rencana Peluncuran Indeks Baru BEI dan Sri Kehati secara Virtual, Selasa (7/12/2021).

Adapun sejauh ini, Hasan melihat investasi berbasis ESG sudah menjadi perhatian utama dan mulai meningkat di pasar keuangan global maupun domestik. Manajer investasi mulai menerapkan aspek investasi yang bertanggung jawab dengan mengintegrasikan aspek ESG yang baik dalam pengambilan keputusan investasi dan penempatan portofolio. Pasalnya, Investor tidak hanya memperhatikan keuntungan dalam berinvestasi di instrumen berbasis ESG, namun juga adanya dampak negatif yang bisa ditimbulkan apabila tidak diterapkannya aspek ESG.

"Di Eropa, manajer investasi sudah diwajibkan untuk menerapkan kebijakan dengan mengintegrasikan risiko dalam mengambil keputusan," kata dia.

Komitmen manajer investasi global ini juga terlihat dari dana kelolaan organisasi manajer investasi yang tergabung dalam Principle for Responsible Investment (PRI). Hingga Juli 2021, sudah terkumpul dana kelolaan sebesar US$ 120 miliar dan meningkat 15% dari periode sebelumnya.

Sementara di tingkat domestik, pertumbuhan reksa dana dan ETF berbasis ESG juga meningkat signifikan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dana kelolaan sudah mencapai lebih dari Rp 3,38 triliun dari 15 produk reksa dana dan ETF berbasis ESG atau meningkat dari 2017 yang baru mencapai Rp 730 miliar dengan 7 produk reksa dana dan ETF berbasis ESG.

"Peningkatan dana kelolaan sesuai dengan peta jalan (roadmap) keuangan berkelanjutan tahap I 2021-2025 yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," terang dia.

BEI bersama stakeholder yang peduli keuangan berkelanjutan seperti Yayasan Sri Kehati untuk menciptakan produk investasi berbasis ESG. Saat ini, sudah ada dua indeks saham dengan basis ESG, yakni IDX ESG Leaders dan indeks saham Sustainable and Responsible Investment (SRI) Kehati.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Startup McEasy Tawarkan Solusi Digitalisasi Logistik

McEasy menawarkan teknologi pelacakan armada kendaraan, untuk memaksimalkan operasional dan mendorong digitalisasi logistik.

EKONOMI | 25 Januari 2022

Jokowi Tegaskan Indonesia Harus Jadi Negara Industri

Jokowi menegaskan Indonesia harus menjadi negara industri jika ingin menjadi negara maju.

EKONOMI | 25 Januari 2022

Jokowi Lepas Ekspor Perdana Smelting Grade Alumina BAI Rp 104 M

Jokowi melepas peluncuran ekspor perdana Smelting Grade Alumina (SGA) yang diproduksi PT Bintan Alumina Indonesia (BAI).

EKONOMI | 25 Januari 2022

Genjot Penjualan, Paramount Land Luncurkan Dua Produk Komersial

Paramount Land meluncurkan dua produk komersial, Maggiore Grande dan Maggiore Square tahap 2, sebagai destinasi bisnis dan hangout baru di Kota Gading Serpong.

EKONOMI | 25 Januari 2022

Autopedia Perluas Jaringan dan Tambah Inventori Mobil Bekas

Pasca-IPO, emiten jual beli mobil bekas ini akan mengembangkan teknologi, memperluas jaringan, dan meningkatkan inventori kendaraan bekas.

EKONOMI | 25 Januari 2022

Restock.id Targetkan Pembiayaan UKM Rp 1,5 Triliun di 2022

Restock.id telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 750 miliar ke UMK di Indonesia sepanjang tahun 2021.

EKONOMI | 25 Januari 2022

2022, LMAN Dapat Alokasi Pendanaan Lahan PSN Rp 28,84 T

Di 2021, realisasi penyaluran pembayaran pendanaan pengadaan lahan pembangunan infrastruktur PSN sebesar Rp 22,86 triliun.

EKONOMI | 25 Januari 2022

Di Hadapan DPR, Menaker Tegaskan Komitmennya Lindungi Pekerja

Menaker menegaskan, pihaknya terus berkomitmen memberikan perlindungan terhadap pekerja/buruh, termasuk perlindungan dalam hal pengupahan.

EKONOMI | 25 Januari 2022

BSS Mangkrak, Negara Kehilangan Potensi Pendapatan Rp 1,7 T

Karena tambang batubara PKP2B PT Batubara Selaras Sapta belum berproduksi, tidak terjadi penyetoran kepada negara sebesar 13,5%.

EKONOMI | 25 Januari 2022

LMAN Optimalkan Aset Negara untuk Dukung Industri Kreatif dan UMKM

Hingga tahun 2021, LMAN mengelola 288 aset negara. Dari jumlah tersebut, 14 aset di antaranya digunakan untuk mendukung industri kreatif dan UMKM.

EKONOMI | 25 Januari 2022


TAG POPULER

# Nurul Arifin


# Wiyanto Halim


# Sorong


# Rupiah


# Jokowi



TERKINI
Liga 1: Persib Optimistis Bisa Kalahkan Persikabo

Liga 1: Persib Optimistis Bisa Kalahkan Persikabo

BOLA | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings