Logo BeritaSatu

Pelaku Mamin Didorong Gunakan Kemasan Ramah Lingkungan

Sabtu, 27 November 2021 | 22:02 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pelaku industri makanan dan minuman (mamin) untuk mulai menggunakan kemasan ramah lingkungan.

Analis Kebijakan Ahli Utama Ditjen Industri Kecil Menengah Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih mengatakan pemerintah mengimbau untuk meminimalisir penggunaan plastik. “Sampah kemasan (plastik) banyak sekali dan sulit hancur. Kami sangat aware dengan kemasan makanan dan minuman,” kata dia saat webinar foopak dengan tema “Is your business ready for the new wave of sustainable packaging trend?”, Sabtu (27/11/2021).

Fokus Kemenperin tersebut juga memerhatikan bahwa 38% industri kecil menengah (IKM) bergerak di sektor pengolahan makanan. Jika dilihat dari evolusi kemasan, kata dia, kemasan awalnya menggunakan bahan baku dari sumber daya alam. Kemudian berkembang ke plastik yang lebih fleksibel tetapi ternyata menimbulkan masalah untuk lingkungan.

Gati menilai penerapan sampah plastik yang didaur ulang akan sulit untuk dijadikan kemasan produk makanan karena harus menerapkan aspek higienitas dan food grade. “Oleh karena itu untuk produk makanan kami mendorong kemasan yang ramah lingkungan,” katanya.

Dia memaparkan terdapat gerakan green living yang mendorong kemasan suatu produk dapat digunakan kembali dengan cara di-recycle dan reuse.

Sebagai produsen kertas untuk makanan dan minuman, Foopak mendukung penggunaan kemasan yang ramah lingkungan. Product Manager Foopak, Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas Benny Chiadarma mengatakan pihaknya menempuh perjalanan panjang untuk menghasilkan kertas kemasan yang teruji ramah lingkungan yaitu Foopak Bio Natura.

Dia mengemukakan Foopak membutuhkan 2 tahun untuk riset bahan yang digunakan dan 3 tahun untuk menyempurnakan teknik produksi. “Kami menjadi produsen pertama di Indonesia dan dunia yang mengembangkan teknik coating untuk kertas bahan baku packaging makanan dan minuman,” katanya.

Dia menjelaskan Foopak Bio Natura juga menggunakan teknologi nano untuk menghasilkan kertas yang tahan air dan minyak. Kini kertas Foopak Bio Natura telah dipakai perusahaan makanan dan minuman di Indonesia seperti Anomali Coffee dan di luar negeri seperti gelas es krim untuk perusahaan di Amerika Serikat.

Salah satu perusahaan food and beverages yang menerapkan kemasan ramah lingkungan adalah Anomali Coffee. Co-Founder Anomali Coffee, Irvan Helmi, mengatakan pihaknya berupaya secara bertahap untuk mengurangi pemakaian plastik sebagai kemasan. “Kami punya misi untuk berbuat baik terhadap lingkungan tidak hanya di sisi hulu komoditas kopi, melainkan juga hilir. Karena sampah plastik ini bertebaran di sisi hilir dan harus kita kurangi,” katanya.

Awalnya, Irvan mengemukakan, Anomali Coffee menggunakan kemasan paper cup biasa. Namun seiring pemahaman tim, kemasan lebih sulit didaur ulang lantaran masih dilaminasi plastik tipis. “Untungnya sekarang sudah ada inovasi, seperti kertas kemasan minuman Foopak Bio Natura yang ramah lingkungan,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kenaikan Tarif Penyeberangan Pengaruhi Biaya Operasional

Organisasi Angkutan Darat (Organda) Lampung menilai kenaikan tarif penyeberangan akan memengaruhi biaya operasional pengusaha di bidang transportasi.

EKONOMI | 29 September 2022

Bisnis Ekonomi Digital Didorong untuk Makin Ditingkatkan

Peneliti Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, Eliza Mardian mendorong bisnis digital lebih dioptimalkan, khususnya terhadap kalangan muda.

EKONOMI | 29 September 2022

Penyesuaian Tarif Penyeberangan Tingkatkan Kualitas Layanan

Dirjen Hendro berharap, dengan adanya penyesuaian tarif penyeberangan operator kapal lebih meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan pelayaran.

EKONOMI | 29 September 2022

Blended Finance Tingkatkan Akses Pembiayaan infrastruktur

Pendanaan campuran (blended finance) efektif meningkatkan akses pembiayaan infrastruktur karena memobilisasi pendanaan sektor swasta dan pemerintah.

EKONOMI | 29 September 2022

Infrastruktur Era Jokowi Solusi Tingkatkan Daya Saing

Kebijakan pembangunan infrastruktur era Presiden Jokowi merupakan solusi meningkatkan daya saing ekonomi.

EKONOMI | 29 September 2022

OJK Perluas Akses Keuangan di Daerah Melalui TPAKD

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperluas akses keuangan masyarakat di daerah, melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

EKONOMI | 29 September 2022

Ini Asumsi Makro APBN 2023 yang Disepakati Pemerintah dan DPR

Defisit APBN 2023 disepakati sebesar Rp 598,2 triliun atau 2,84% dari total PDB 2023 yang mencapai Rp 21.037 triliun.

EKONOMI | 29 September 2022

Sri Mulyani Beberkan Bukti APBN Sudah Dikelola Efektif

Sri Mulyani menegaskan, Indonesia menjadi salah satu negara yang berhasil menjaga defisit APBN relatif rendah dan menurun secara cepat.

EKONOMI | 29 September 2022

Sri Mulyani Sebut Risiko Resesi Makin Rumit, Seperti Apa?

Menurut Sri Mulyani, inflasi yang sangat tinggi telah mendorong respons kebijakan moneter terutama di Amerika Serikat, Inggris, dan negara-negara Eropa lainnya.

EKONOMI | 29 September 2022

Tangani Sampah Makanan, NFA Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) menyerukan kolaborasi lintas sektoral untuk penanganan sampah makanan atau food waste di Indonesia.

EKONOMI | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pengacara Lukas Enembe Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Pengacara Lukas Enembe Dilaporkan ke Bareskrim Polri

NEWS | 8 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings