Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tersungkur Lagi, Bitcoin Ternyata Rawan Risiko Sistemik

Kamis, 28 Oktober 2021 | 13:56 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Bitcoin dan aset kripto lainnya meroket sepanjang tahun ini sehingga total pasar kripto menembus US$ 2,6 triliun dari US$ 700 miliar. Setengah dari kapitalisasi kripto itu dikuasai bitcoin.

Bitcoin cuan 400% sejak Oktober tahun lalu hingga sekarang menembus kisaran US$ 60.000. Namun, semalam (Rabu 27/10/2021) bitcoin jatuh 5% ke kisaran US$ 59.000.

Menurut analisis National Bureau of Economic Research, sebagaimana dikutip dari Forbes.com, kelemahan fundamental bitcoin yang membuatnya berisiko sistemik adalah ekosistem bitcoin dikuasai oleh segelintir orang, baik itu lembaga pertukaran atau para penambang.

"Terkonsentrasinya bitcoin ke segelintir orang membuatnya rentan akan risiko sistemik dan mengindikasikan bahwa keuntungan dari bitcoin hanya dirasakan oleh sekelompok kecil orang," menurut riset tersebut.

Riset juga menemukan bahwa 10.000 pemegang bitcoin terbesar mengendalikan 27% dari 18,6 juta bitcoin beredar pada akhir 2020, di mana mayoritasnya adalah pertukaran kripto dan penambang. Sekitar 10% penambang terbesar mengendalikan 90% produksi bitcoin. Dari jumlah penambang, hanya 0,1% -atau sekitar 50 organisasi penambang- menguasai 50% penambangan bitcoin.

Igor Makarov dan Antoinette Schoar, periset National Bureau of Economic Research, mengatakan ada kemungkinan penguasa bitcoin terkonsentrasi ke jumlah yang lebih kecil dibanding hasil riset karena beberapa alamat bitcoin diduga dikendalikan entitas yang sama.

Mereka juga mengatakan terpusatnya bitcoin berarti jaringan bitcoin lebih rentan terhadap serangan "51%", di mana para penambang berkolusi untuk membalikkan transaksi. Skenario ini pernah terjadi pada 2014, ketika kelompok penambang Ghash.io, secara singkat mengendalikan 51% kemampuan menambang (processing power).

Meski demikian, para trader bitcoin tetap bullish. Tim Frost, chief executive dari Yield, memperkirakan bitcoin bisa menembus US$ 100.000 akhir tahun ini, dengan kisaran realistis di US$ 70.000-US$ 90.000.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Forbes.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Carton Box Dorong Laba Satyamitra Kemas Naik 268,3%

PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) emiten manufaktur kemasan berbahan dasar kertas hingga kuartal III tahun 2021 membukukan laba bersih Rp 72,1 miliar.

EKONOMI | 28 November 2021

Kucurkan Rp 1,19 T, TMT Pemegang Saham Mayoritas ABM

PT Tiara Marga Trakindo (TMT) borong 838,21 juta unit saham atau setara dengan 30,44% saham di PT ABM Investama Tbk (ABMM).

EKONOMI | 28 November 2021

Mata Uang Lebanon Turun ke Level Terendah

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), empat dari lima orang Lebanon sekarang dianggap miskin.

EKONOMI | 28 November 2021

Tindakan Keras AS Targetkan Komputasi Kuantum Tiongkok

- Perusahaan komputasi kuantum, produsen chip memori, dan pemasok chip navigasi merupakan sejumlah bisnis Tiongkok yang dikenakan tindakan daftar hitam AS.

EKONOMI | 28 November 2021

Tiongkok Minta Didi Delisting dari Bursa Saham AS

Regulator Tiongkok telah meminta perusahaan ride-hailing Didi untuk menyusun rencana delisting (penghapusan) dari bursa saham AS.

EKONOMI | 28 November 2021

Pelaku Mamin Didorong Gunakan Kemasan Ramah Lingkungan

Kemenperin terus mendorong pelaku industri makanan dan minuman (mamin) untuk mulai menggunakan kemasan ramah lingkungan.

EKONOMI | 27 November 2021

Hipmi dan Kadin Jatim Kolaborasi Dorong UMKM Go Global

Hipmi dan Kadin Jatim siap berkolaborasi mendorong UMKM untuk Go Global dengan melakukan ekspor beragam produk unggulan.

EKONOMI | 27 November 2021

Status 86.878 Peserta Kartu Prakerja Dicabut

Jumlah penerima Kartu Prakerja yang kepesertaannya dicabut karena tidak kunjung mengikuti pelatihan pertama turun drastis.

EKONOMI | 27 November 2021

Tren Investasi Emas Meningkat Selama Pandemi

Emas sering dianggap sebagai lindung nilai terhadap kenaikan inflasi.

EKONOMI | 27 November 2021

Transformasi dan Reformasi BUMN Perlu Didukung

Ketua Umum Pergerakan Rakyat Berdaulat, Wahab Talaohu mendukung upaya Menteri BUMN Erick Thohir melakukan reformasi dan transformasi di tubuh BUMN.

EKONOMI | 27 November 2021


TAG POPULER

# UFO


# Ezra Walian


# Varian Covid-19


# Ralf Rangnick


# Aliran Dana Teroris



TERKINI
Menjamu West Ham, Manchester City Patut Waspada

Menjamu West Ham, Manchester City Patut Waspada

BOLA | 18 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings