Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hapuskan Ketentuan Swab PCR Saat Naik Pesawat Menggema di Media Sosial

Rabu, 27 Oktober 2021 | 08:46 WIB
Oleh : Chairul Fikri / EHD

Tangerang, Beritasatu.com - Ketentuan melakukan swab PCR sebagai syarat perjalanan udara dengan pesawat udara yang telah diberlakukan Minggu (24/10/2021) lalu membuat sebagian masyarakat berkeberatan. Terlebih harga dan lamanya hasil swab PCR menjadi kendala.

Di mana sampai saat ini, sesuai Surat Edaran Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan nomor HK.02.02/I/2845/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) adalah ada di harga Rp 495.000.

Meski Presiden Joko Widodo telah meminta pemerintah dan pihak swasta menurunkan harga tes PCR menjadi Rp 300.000 dan berlaku selama 3x24 jam.

Reaksi atas munculnya aturan pemberlakuan swab PCR sebagai syarat perjalanan menggunakan pesawat udara itu lantas memunculkan reaksi di masyarakat.

Di mana hingga saat ini ada 41.255 orang menandatangani petisi penghapusan syarat swab PCR untuk perjalanan udara yang muncul di media sosial change.org.

Di mana dalam unggahannya, pembuat petisi, Dewangga Pradityo Putra, menyatakan, pemberlakuan persyaratan swab PCR sebagai syarat perjalanan udara dinilai memberatkan para pelaku perjalanan dan bisa berpengaruh pada makin turunnya pengguna transportasi udara di masa Pandemi ini.

"Nasib kami benar-benar bergantung pada kedatangan teman-teman turis domestik. Lalu aturan wajib PCR sekonyong-konyong muncul dengan alasan yang dibuat-buat. Bubar jalan semua rencana para turis domestik untuk berlibur. Harga PCR masih sangat mahal, dan tidak semua klinik menawarkan hasil 1-2 hari selesai. oleh sebab itu, kami mohon hapuskan aturan wajib PCR untuk penerbangan atau turunkan harga PCR secara signifikan," ungkap Dewanto.

Sejumlah warganet langsung merespons petisi yang dibuat Dewangga dimana rata-rata berpendapat sama dengan sang pembuat petisi dimana rata-rata berkomentar tentang perlakuan yang tak adil bagi para pengguna transportasi udara.

"Kalau alasannya kesehatan, seharusnya semua bentuk transportasi umum juga diminta PCR. Kenyataannya transportasi darat seperti kereta dan bis tidak, padahal karena durasi perjalanan lebih lama dan kualitas filtrasi udara lebih rendah, moda transportasi darat jauh lebih berisiko. Kereta dan bus yang perjalanannya relatif lebih lama aja bisa antigen aja kenapa pesawat yang perjalanan relatif lebih cepat harus PCR tidak masuk di akal," ucap pemilik akun Imansyah.

Senada dengan Imansyah, pemilik akun juga mempertanyakan keselamatan perjalanan pesawat dimana hampir semua pesawat kini sudah menggunakan teknologi HEPA Filter termasuk mempertanyakan fungsi pengetatan protokol kesehatan dan juga pemberlakuan aturan vaksin.

"Pesawat telah terpasang HEPA FILTER. More safe than we used a bus or car," lanjutnya.

"Karena PCR menurut saya tidak diperlukan kembali, karena kita semua sudah divaksin," ucap pemilik akun lainnya.

Tak hanya dikeluhkan masyarakat, para pekerja yang bekerja di bandara dan juga di maskapai udara, lantaran terkait aturan penggunaan persyaratan wajib PCR dalam untuk pelaku perjalanan.

"Saya petugas bandara yg terkena phk karena jumlah penumpang makin sedikit semenjak aturan PRC di berlakukan....Dan saya hanya mempertanyakan apa guna vaksin ?," tulis seorang warganet yang mengaku bekerja di Bandara.

"Kita yang kerja di dunia penerbangan lama-lama kelaparan pak. Alasannya gak logis, yang pesawat di ketatin yang dara bebas pemerintah gak masuk akal," tandas warganet lainnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Nilai Tukar Rupiah Terdepresiasi ke Rp 14.355

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Rabu (1/12/2021), terpantau melemah ke kisaran Rp 14.355.

EKONOMI | 1 Desember 2021

Rekomendasi Saham Hari Ini: EXCL, MPPA, BWPT dan LPKR

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (1/12/2021) diproyeksi melanjutkan pelemahan.

EKONOMI | 1 Desember 2021

Rebound dari Koreksi Kemarin, IHSG Dibuka Menguat 0,66%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,66% ke 6.577 pada awal perdagangan hari ini, Rabu (1/12/2021).

EKONOMI | 1 Desember 2021

Bursa Asia Dibuka Bervariasi, Pasar Pantau Varian Omicron

Bursa Asia Pasifik dibuka bervariasi pada perdagangan Rabu (1/12/2021). Sebelumnya, Wall Street ditutup melemah akibat sentimen omicron.

EKONOMI | 1 Desember 2021

Di Bawah Rp 1 M, Cendana Cove Lippo Cocok untuk Milenial

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) meluncurkan klaster Cendana Cove yang terletak di exclusive enclave Lippo Village Central.

EKONOMI | 1 Desember 2021

CEO Moderna Ragukan Keampuhan Vaksin, Bursa Eropa Melemah

Bursa Eropa ditutup melemah pada perdagangan Selasa (30/11/2021) akibat rencana the Federal Reserve mempercepat stimulus dan kekhawatiran omicron.

EKONOMI | 1 Desember 2021

Fokus Pasar: Kenaikan Tarif Listrik dan PPN

Pelaku pasar cermati rencana pemerintah untuk meningkatkan tarif dasar listrik pada tahun 2022 mendatang dan PPN.

EKONOMI | 1 Desember 2021

Harga Minyak Turun 4% Akibat Omicron, OPEC Tahan Produksi

Harga minyak mentah dunia pada perdagangan Selasa (30/11/2021) terkoreksi lebih dari 3% akibat kekhawatiran pasar akan varian omicron.

EKONOMI | 1 Desember 2021

Wall Street Terjungkal Akibat Sentimen Omicron

Indeks-indeks acuan Wall Street ditutup melemah pada penutupan perdagangan Selasa (30/11/2021) akibat sentimen Covid varian omicron.

EKONOMI | 1 Desember 2021

3 Jenis Konten Ini Paling Diminati Investor Ritel

Mandiri Sekuritas melihat 3 jenis konten yang paling diminati investor ritel, yaitu informasi produk dan emiten, riset pasar, dan edukasi pasar modal.

EKONOMI | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
Kota Termahal di Dunia 2021, Posisi Paris Tergeser

Kota Termahal di Dunia 2021, Posisi Paris Tergeser

DUNIA | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings