Logo BeritaSatu

Dukung Ajang MotoGP Mandalika, Kempupera Tuntaskan 300 Sarhunta

Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:03 WIB
Oleh : Imam Muzakir / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) menyulap 300 hunian tidak layak huni menjadi Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta), guna mendukung pelaksanaan ajang MotoGP Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kehadiran Sarhunta diharapkan bisa menjadi alternatif hunian bagi para wisatawan yang akan berkunjung ke Nusa Tenggara Barat (NTB) selama ajang MotoGP berlangsung sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kempupera juga siap mensukseskan ajang MotoGP di Mandalika, NTB dengan memberikan bantuan perumahan yakni Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) bagi masyarakat di sekitar Sirkuit Mandalika,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kempupera, Khalawi Abdul Hamid, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/10/2021).

Menurut Khalawi, adanya pembangunan Sarhunta sangat membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar. Pasalnya, rumah-rumah masyarakat yang dulunya tidak layak huni kini berubah menjadi lebih rapi dan nyaman.

Melalui Program Sarhunta ini, imbuhnya, Kempupera juga ingin masyarakat sekitar pembangunan Sirkuit Mandalika juga merasakan hasil pembangunan di sektor perumahan. Rumah-rumah yang mendapatkan program Sarhunta juga bisa digunakan sebagai penginapan atau homestay bagi wisatawan yang akan berkunjung guna menyaksikan ajang balapan MotoGP.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Nusa Tenggara I Ditjen Perumahan Rini Dyah Mawarty mengungkapkan, saat ini pihaknya sudah menyelesaikan sekitar 300 unit Sarhunta.

Rumah-rumah warga yang tidak layak huni sebelumnya di data dan diberikan pendampingan agar direhab menjadi lebih layak huni serta memiliki fasilitas penginapan layaknya hotel bintang tiga.

Berdasarkan data yang ada di Balai P2P Nusa Tenggara I, pelaksanaan pembangunan Sarhunta di KSPN Mandalika totalnya sebanyak 915 unit.

Jumlah tersebut terbagi menjadi dua yakni 300 unit di Kabupaten Lombok Tengah untuk mendukung ajang MotoGP dan 98 unit di Kabupaten Lombok Utara.

Sedangkan sisanya sebanyak 517 unit dilaksanakan pembangunan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni di sepanjang koridor pintu masuk di kawasan Mandalika.

“Kami berharap dengan pembangunan Sarhunta ini masyarakat bisa menempati rumah layak huni sekaligus meningkatkan perekonomian dengan membuka homestay bagi para wisatawan yang datang berkunjung," terangnya.

Salah seorang penerima bantuan Sarhunta dari Desa Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah, Suriadi menyatakan dirinya dan keluarga sangat senang mendapatkan bantuan Sarhunta ini. Dirinya dan keluarga dulu hanya tinggal di rumah yang kurang layak huni dan hanya bertani untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Terima kasih kepada pemerintah yang telah membuat rumah kami lebih layak huni. Kami juga telah dibantu homestay lengkap dengan fasilitas penginapan seperti tempat tidur dan fasilitas kamar mandi yang bersih. Kami siap mendukung ajang MotoGP di Mandalika,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Wall Street Ditutup Melemah, Pasar Nantikan Data Tenaga Kerja

Di Wall Street, Dow Jones turun 194,76 poin, atau 0,56%, ditutup pada 34.395,01. S&P 500 ditutup turun 0,09% menjadi 4.076,57.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Pemda Perlu Kolaborasi Wujudkan Data Mumpuni untuk Tingkatkan Daya Saing

Data mempunyai peranan besar terhadap daya saing daerah, karena tanpa adanya data, sulit untuk mengukur keberhasilan sebuah daerah.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Airlangga: Kebutuhan Baja di 2045 Capai 100 Juta Ton

Airlangga menyampaikan, pengembangan industri baja menuju 100 juta ton merupakan keniscayaan agar Indonesia mampu mandiri.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Pembatasan Impor Dorong Pertumbuhan Industri Baja Nasional

Chairman Asosiasi Industri Baja Indonesia (IISIA) Silmy Karim menyebutkan, industri baja nasional saat ini masih dalam tahap pertumbuhan awal.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Ekonomi Global Melemah, Startup Terancam Merana di 2023

Menurut Tauhid, melambatnya pertumbuhan bisnis startup di 2023 tidak terlepas dari penurunan daya beli masyarakat sebagai imbas pelemahan ekonomi global.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Dilanda PHK Massal, Ini yang Harusnya Startup Lakukan

Direktur Eksekutif Indef menyampaikan, langkah efisiensi startup untuk bertahan sebetulnya tidak harus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Badai PHK Startup, Kemenkominfo: Model Bisnis Berubah

Semuel menyampaikan, langkah PHK yang diambil perusahaan startup sebetulnya juga terjadi di industri lain, seperti tekstil dan alas kaki.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Gelombang PHK Startup Diprediksi Masih Berlanjut Tahun Depan

Tauhid melihat akan ada beberapa startup yang terpaksa menghentikan bisnisnya di 2023, khususnya financial technology (fintech).

EKONOMI | 1 Desember 2022

Platform E-Commerce Diminta Prioritaskan Produk Lokal

Menkominfo meminta penyedia e-commerce memprioritaskan platformnya untuk menjual produk lokal dari kalangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

EKONOMI | 1 Desember 2022

Hadapi Gelombang PHK, Pengusaha dan Pekerja Harus Duduk Bersama

Pemerintah segera mengajak para pengusaha dan serikat pekerja untuk duduk bersama mencari solusi terbaik dalam menghadapi gelombang PHK.

EKONOMI | 1 Desember 2022


TAG POPULER

# Sidang Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


# Pertumbuhan Ekonomi 2023


# One Championship


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Suap Unila, Zulhas Bantah Titip Keponakan Masuk Unila

Kasus Suap Unila, Zulhas Bantah Titip Keponakan Masuk Unila

NEWS | 9 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE