Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Go Private, Bentoel Internasional Gelar RUPSLB 28 September

Minggu, 26 September 2021 | 07:38 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - British American Tobacco (BAT), selaku pengendali PT Bentoel Internasional Investama Tbk, (RMBA) menawarkan untuk membeli saham perseroan di harga Rp 1.000 per lembarnya. Hal ini merupakan bagian dari rencana Bentoel untuk go private dan delisting. Perusahaan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk membahas rencananya tersebut pada Selasa (28/9/2021) siang esok.

Adapun, harga ini 226,8% lebih tinggi dari harga penutupan terakhir sebelum disuspensi pada 5 Agustus 2021, yaitu Rp 306 per saham. Nominal tersebut juga 356,21% lebih tinggi dari harga rata-rata tertinggi perdagangan harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam jangka waktu 90 hari terakhir sebelum pengumuman rencana go private pada 20 Agustus 2021, yaitu Rp 281 per saham.

Bahkan, 571,43% lebih tinggi dari hasil penilaian harga atas saham berdasarkan penilaian penilai independen, yaitu Rp 175 per saham, 2.000% lebih tinggi dari tiap nilai nominal saham Rp 50 per saham, 147,28% lebih tinggi dari harga perdagangan tertinggi di pasar reguler selama dua tahun terakhir, ditambah premi berupa tingkat pengembalian investasi selama dua tahun yaitu Rp 679 per saham.

Rencana Bentoel untuk go private dan delisting akan membuat status Bentoel Internasional Investama berubah dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup, sekaligus menghapuskan saham RMBA dari pencatatan di BEI. Untuk itu memuluskan Langkah tersebut, Bentoel harus membeli saham yang masih dimiliki publik. Agar publik mau menjual sahamnya, harga yang ditawarkan ke publik jauh lebih tinggi dibandingkan harga perdagangan terakhir.

“Harga penawaran sebesar Rp 1.000 per saham adalah harga yang lebih menarik dibandingkan harga saham historis perseroan,” tulis manajemen dalam keterangan resmi baru-baru ini.

Adapun, pemegang saham publik yang menjual sahamnya dalam bentuk tanpa warkat pada saat penawaran tender akan dikenakan pungutan pajak sebesar 0,1% dari hasil penjualan, atau 0,6% dalam hal saham yang dijual tersebut adalah saham pendiri. Namun, bagi yang tidak ikut serta dalam penawaran tender tidak dapat lagi menjual sahamnya melalui BEI dan dapat terkena pungutan pajak penghasilan yang diperoleh dari penjualan saham sesuai dengan ketentuan peraturan perpajakan yang berlaku di mana saat ini dikenakan suku tarif pajak tetap sebesar 22% untuk perusahaan dan tarif pajak progresif dengan tarif pajak tertinggi sebesar 30% untuk perorangan. Apabila pemegang saham bukan merupakan penduduk Indonesia, maka penjualan saham perseroan yang tidak lagi tercatat di BEI dapat terkena pungutan pajak penghasilan sebesar 20% dari harga jual, kecuali mendapat pengecualian berdasarkan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B) yang berlaku.

Bentoel adalah produsen rokok kretek yang pertama kali terdaftar sebagai perusahaan publik pada tahun 1989. Bentoel Group didirikan oleh Ong Hok Siong pada 1930. Perseroan resmi tercatat di Bursa Efek Jakarta dan Surabaya 60 tahun kemudian atau tepatnya pada 5 Maret 1990. Ketika itu, RMBA melepas 1,20 juta lembar saham baru dengan harga pelaksanaan IPO Rp 3.380. Dengan demikian, perseroan menggalang dana sekitar Rp 4,06 miliar.

Pada 2009, Bentoel diakuisisi oleh British American Tobacco (BAT). Sampai saat ini, RMBA masih menjadi bagian BAT dengan mengusung merek seperti Dunhill dan Lucky Strike. BAT menjadi pengendali dan tercatat menguasai 92,50% saham RMBA sampai dengan data per 30 Juni 2021. Sisanya, UBS AG London 7,30% dan masyarakat 0,20%.

Terkait kinerja, Bentoel Internasional Investama mencatatkan penjualan sebesar Rp 4,84 triliun pada semester I-2021, anjlok 36,3% dibandingkan penjualan semester I-2020 yang sebesar Rp 7,6 triliun. Pada bottom line, perseroan pun mencatat rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 28,9 miliar. Namun, rugi ini berhasil ditekan 82,5% dari Rp 165,44 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Dari segi aset tercatat sebesar Rp 10,67 pada semester I-2021, turun dari posisi aset akhir 2020 yang sebesar Rp 12,46 triliun. Sementara, liabilitas tercatat sebesar Rp 4,94 triliun dan ekuitas sebesar Rp 5,72 triliun pada semester I-2021 ini.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Asosiasi Pilot Garuda Keberatan Syarat Wajib Tes PCR Naik Pesawat

Asosiasi Pilot Garuda (APG) menyatakan keberatan atas syarat wajib tes PCR.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

IHSG Berpeluang Rebound, Cermati ANTM, MPPA, hingga HRUM

IHSG pada perdagangan hari ini akan berada di kisaran 6.600-6.750.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Harga Emas Naik karena Imbal Hasil AS Turun Menyusul Kekhawatiran Inflasi

Harga emas naik sekitar 1% karena turunnya imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS) dan berlanjutnya kekhawatiran kenaikan inflasi.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Harga Minyak AS Tembus Level Tertinggi 7 Tahun karena Kuatnya Permintaan

Harga minyak naik pada Senin (25/10/2021) dengan minyak mentah AS WTI mencapai level tertinggi 7 tahun karena ketatnya pasokan global.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Petani Swadaya Jadi Pilar Sawit Berkelanjutan Indonesia

Petani swadaya memiliki posisi strategis di peta perkebunan sawit Indonesia secara berkelanjutan.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

UMKM Mebel Jateng Ini Perluas Pasar Ekspor ke UEA

UMKM CV Mebel Internasional melakukan perluasan pasar ekspor produk furnitur ke Uni Emirat Arab (UEA) senilai US$ 28.500.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Dow dan S&P 500 Menguat Tembus Rekor Jelang Pendapatan Big Tech

Dow Jones Industrial Average naik 64,13 poin, atau 0,18%, menjadi 35.741,15 mencapai rekor penutupan baru.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Bursa Eropa Naik karena Investor Cermati Kinerja Perusahaan

Pan-European Stoxx 600 ditutup naik 0,2% dengan sebagian besar bursa utama di wilayah positif.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

IPTV Gelar Kegiatan Gaet Loyalitas Pengguna Vision+

Menyambut HUT ke-32 MNC Group, Vision+ ikut memeriahkan dengan menggelar kuis Watch & Win.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

IMF Targetkan 40% Populasi Dunia Sudah Divaksinasi pada Akhir Tahun Ini

IMF menargetkan minimal 40% populasi dunia sudah melakukan vaksinasi Covid-19 hingga akhir tahun ini.

EKONOMI | 26 Oktober 2021


TAG POPULER

# LRT Tabrakan


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Fahri Hamzah


# Tes PCR


# Taliban



TERKINI
Terinspirasi Transportasi daring, Kerenku Sediakan Jasa Salon di Rumah

Terinspirasi Transportasi daring, Kerenku Sediakan Jasa Salon di Rumah

DIGITAL | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings