Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

BI Ingatkan 156 Money Changer di Jakarta Segera Urus Izin Sebelum 7 Oktober

Kamis, 23 September 2021 | 21:41 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FFS

Jakarta, Beritasatu.comBank Indonesia (BI) memperingatkan 156 Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) atau biasa disebut money changer di Jakarta segera mengurus izin usaha sebelum tenggat waktu 7 Oktober 2021.

Kepala Perwakilan BI DKI Jakarta Onny Widjanarko mengatakan salah satu tugas BI yaitu mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran. Dalam melaksanakan tugas tersebut, BI mengatur, memberikan izin dan melakukan pengawasan terhadap penyelenggara jasa sistem pembayaran dan KUPVA BB atau money changer.

“Sudah ada aturan perpanjangan izin KUPVA BB. BI mengeluarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 18/20/PBI/2016 tanggal 3 Oktober 2016,” kata Onny Widjanarko saat memberikan keterangan pers di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (23/9/2021).

Dalam PBI tersebut, lanjut Onny, pada pasal 14 ayat (1) dinyatakan bagi penyelenggara KUPVA BB yang memperoleh izin sebelum berlakunya PBI tanggal 3 Oktober 2016, izin tersebut akan jatuh tempo pada 7 Oktober 2021 dan memerlukan perpanjangan izin Bank Indonesia.

“Permohonan perpanjangan izin dimaksud, sesuai pasal 14 ayat (2) diajukan paling lambat tiga bulan sebelum berlakunya izin berakhir, yaitu tanggal 7 Juli 2021,” ujar Onny Widjanarko.

Meski perpanjangan izin sudah berakhir pada 7 Juli 2021, Onny mengungkapkan BI tetap menunggu KUPVA BB yang belum melakukan perpanjangan izin, dapat mengurus izin baru hingga 7 Oktober 2021.

“Jadi masih ada kesempatan bagi 156 KUPVA BB yang belum menyampaikan perpanjangan izin di 7 Juli, sebelum jatuh waktunya di 7 Oktober. Jadi ini kesempatan yang bagus, mereka masih boleh mengajukan perpanjangan izin,” terang Onny Widjanarko.

Dalam proses mengurus izin penyelenggara KUPVA BB, Onny mengungkapkan, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan BI. Beberapa di antaranya optimalisasi dan perkembangan kegiatan usaha, antara lain jumlah maupun nilai transaksi, pendapatan dan laba usaha.

Kemudian, kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku baik dari sisi penyelenggara maupun kepatuhan pemegang saham, anggota direksi dan dewan komisaris serta penerapan prinsip perlindungan konsumen.

Onny menegaskan, BI tidak menginginkan ada KUPVA BB di Jakarta yang tidak berizin atau ilegal dalam menjalankan usahanya.

“Kita tidak ingin ada KUPVA BB yang tidak berizin. Kalau tidak berizin, itu illegal, tidak bagus untuk konsumen, kalau ada apa-apa nanti siapa yang mengurus kalau tidak berizin. Ini semua kita lakukan untuk melindungi konsumen dapat bertransaksi dengan aman, dan ada evaluasi mengenai performa, pendapatan kinerja serta kepatuhan terhadap aturan-aturan,” papar Onny Widjanarko.

Dalam acara yang sama, Deputi Kepala Perwakilan, Kepala Grup Implementasi Sistem Pembayaran dan Manajemen Intern BI DKI Suharman Tabrani mengatakan dari total jumlah KUPVA BB yang ada di Indonesia sebanyak 1.245 usaha, sebanyak 381 KUPVA BB berizin di Jakarta.

“Dari jumlah tersebut, yang sudah mengajukan izin sebanyak 225 KUPVA BB. Jadi kita menunggu masih ada 156 KUPVA yang belum mengajukan perpanjangan izin,” kata Suharman Tabrani.

Bagi Penyelenggara KUPVA BB yang belum mengajukan permohonan perpanjangan izin dengan batas waktu tanggal 7 Juli 2021, maka izin penyelenggaraan KUPVA BB yang dimiliki dinyatakan tidak berlaku lagi. Jika ingin tetap membuka usaha, maka penyelenggara KUPVA BB harus mengajukan izin baru kepada Bank Indonesia.

“Bagi yang mengurus izin baru, memang syaratnya agak berbeda dengan yang mengurus perpanjangan izin. Tetapi tenang saja, prosesnya tetap akan cepat, karena data-datanya sudah tersimpan di kami,” ujar Suharman Tabrani.

Bagi Penyelenggara KUPVA BB yang berada di Jabodebekkar, pengajuan izin disampaikan kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, c.q Divisi Perizinan dan Implementasi Sistem Pembayaran sesuai persyaratan yang terdapat dalam PBI tanggal 3 Oktober 2016.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


IHSG Rawan Koreksi, Pantau AGRO, SAME, FREN, dan ACES

Adapun level support indeks di 6.573, 6.451 dan resistance 6.680, 6.690.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Fokus Pasar: Prospek CPO Curi Perhatian Investor

Prospek komoditas minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) pada mendatang menjadi perhatian pelaku pasar di lantai bursa.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Harga PCR Sebaiknya di Bawah Rp 200.00 dan Diberlakukan di Semua Moda

Perhimpunan Profesi Pilot Indonesia (PPPI) menilai sebaiknya pemberlakuan wajib tes PCR berlaku semua moda transportasi baik darat, laut, dan udara.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Pertumbuhan Penjualan Lahan Industri LPCK Dongkrak Kinerja LPKR

LPCK melaporkan bahwa penjualan lahan industri naik 18% year one year (YoY) menjadi Rp 316 miliar per September 2021 dibandingkan September 2020.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Bursa Asia Beragam Jelang Rilis Data Industri Tongkok

Di Jepang, Nikkei 225 turun 0,13%, sedangkan indeks Topix melemah 0,15%.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

IHSG Akan Menguat Terbatas, Pantau EMTK, ASSA, hingga BRIS

IHSG pada perdagangan hari ini akan berada di kisaran 6.638-6.687.

EKONOMI | 27 Oktober 2021


Harga Minyak di Level Tertinggi Sejak 2014 karena Kekurangan Pasokan

Harga minyak Brent berjangka naik 41 sen, atau 0,5%, menjadi US$ 86,40 per barel.

EKONOMI | 27 Oktober 2021


TAG POPULER

# Valentino Rossi


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Cristiano Ronaldo


# Anies Baswedan


# Timnas U-23



TERKINI
Indocement Targetkan Pengurangan Bahan Bakar Fosil hingga 25% di 2025

Indocement Targetkan Pengurangan Bahan Bakar Fosil hingga 25% di 2025

EKONOMI | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings