Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dirut Nusantara Sejahtera: Industri Sawit Ikut Menopang Perekonomian Indonesia

Jumat, 17 September 2021 | 18:11 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur utama sekaligus pendiri PT Nusantara Sawit Sejahtera (NSS), Teguh Patriawan bersyukur, komoditas kelapa sawit masih bertahan, meski badai kampanye hitam gencar menyerang.

Menurutnya, industri sawit ikut menopang perekonomian Indonesia. Kalau hari ini tidak ada kelapa sawit, Indonesia bisa kehilangan sumber devisa ekspor sekitar US$ 20 miliar hingga US$ 25 miliar per tahun dari total nilai ekspor sebesar US$ 200 miliar per tahun. Begitu juga sebanyak 8-10 juta tenaga kerja terancam menganggur, dan penerimaan pajak negara juga akan berkurang.

“Saya yakin, ke depan, kelapa sawit akan menjadi tanaman yang diunggulkan untuk memenuhi kebutuhan minyak nabati dunia. Produktivitas tanaman sawit jauh lebih besar dibandingkan tanaman penghasil minyak nabati lain, seperti rapeseed, bunga matahari, kedelai atau jagung, sehingga penggunaan lahan lebih efisien,” ujar Teguh dalam keterangannya, Jumat (17/9/2021).

Disebutkan, sebagai pengurus Kadin, dia juga ikut aktif berjibaku mengatasi kampanye hitam kelapa sawit tersebut.

“Dalam menangani kampanye hitam, menggunakan data akurat menjadi kunci. Selain itu juga terus mendorong penerapan prinsip sustainable development secara konsisten,” ujar Teguh yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Tetap Perkebunan Kadin.

Teguh menceritakan, pada awal kariernya menggeluti bidang kehutanan. Setelah lulus dari Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada Yogyakarta tahun 1975, dia menjadi Foreman Reseach and Regeneration di sebuah perusahaan perkayuan, Plywood dan hutan tanaman industri.

Teguh juga pernah memiliki pengalaman bekerja di pemerintahan, sebagai Kepala Sub Bagian Kerja Sama Bilateral, Biro Perencanaan, Kementerian Kehutanan, sekitar tahun 1979 - 1984.

Pada tahun 1991, akhirnya dia meninggalkan bidang kehutanan dan beralih ke perkebunan kelapa sawit.

Menurut Teguh, bidang kehutanan dan perkebunan memiliki perbedaan dalam proses bisnisnya. Pada perkebunan kelapa sawit terdapat proses untuk mendapatkan hasil panen. Ada masa tanam, perawatan hingga panen.

“Artinya, jika persyaratan tidak dipenuhi, maka hasilnya tidak akan sesuai harapan. Ada proses dari tidak ada menjadi ada. Tidak hanya mengandalkan apa yang sediakan alam,” ujar pria kelahiran Jombang, Maret 1948 ini.

Dia menikmati proses budidaya di perkebunan kelapa sawit. Ada pohon yang ditanam untuk dapat menyimpan karbon dioksida dari atmosfer dalam jangka waktu lama (sekuestrasi karbon). Semua ini menjadikan perkebunan kelapa sawit bisa dikelola dengan prinsip sustainable development dan ramah lingkungan.

“Yang paling menarik dari dunia perkelapasawitan baginya adalah ketelitian dan keseriusan dalam mengikuti prosesnya, mulai dari memilih bibit dan merawat tanaman hingga menghasilkan buah sawit yang dapat diolah menjadi minyak nabati berkualitas tinggi dan ramah lingkungan,” papar Teguh.

Tahun 2008, Teguh mendirikan Nusantara Sawit Sejahtera di Kalimantan Tengah. Pabriknya khusus memproduksi minyak sawit berkualitas tinggi, terdiri dari tandan buah segar (TBS), minyak sawit mentah (CPO), dan biji sawit (PK).

Jauh sebelum Teguh mendirikan PT NSS, pengalaman pertamanya di bisnis perkebunan sawit adalah di Sinarmas Group.

Kariernya di bisnis perkebunan sawit cukup cemerlang. Sebelum memilih mendirikan perusahaan kelapa sawit bersama keluarganya, dia sudah dipercaya menjadi CEO di salah satu anak usaha Sinarmas Group.

Pengalamannya di bidang kelapa sawit, meyakinkan para investor bahwa sentuhan tangannya, akan membawa keberhasilan bagi NSS. Tidak hanya keuntungan saat ini, tetapi menjadi investasi yang menjanjikan untuk jangka panjang.

Dari sisi masa produktif kelapa sawit, umur tanaman di kebun NSS relatif masih muda. Kualitas CPO premium karena memiliki asam lemak bebas di bawah 3%. Lokasi perusahaan juga sangat strategis karena berada dekat dengan bandara, pelabuhan dan perkebunan, sehingga biaya distribusi rendah tanpa trucking dengan menggunakan direct-piping.

Sebagai direksi di perusahaan perkebunan kelapa sawit, Teguh selalu berpikir dan bertindak komplit. Selain fokus untuk membuat tanaman di kebun tumbuh subur dan pabrik memproduksi minyak sawit berkualitas, dia juga memastikan kesejahteraan dan kenyamanan para karyawannya.

Teguh menilai salah satu indikator kepuasan karyawan baik dari sisi pendapatan maupun kenyamanan di tempat kerja adalah ketika mereka bisa setia dan bertahan. Untuk memastikan kebutuhan karyawan, Teguh juga selalu mengingatkan kepada manajemen untuk memastikan semua tenaga kerja mendapatkan keadilan dan apresiasi atas kinerja yang dilakukan.

“Contohnya, Nusantara Sawit Sejahtera menyediakan ruangan penitipan anak karyawan, sekaligus menyediakan guru dan perlengkapan bermain, bus sekolah, serta fasilitas lainnya. Jadi orang tua bisa bekerja dengan nyaman karena anak-anak bisa tetap belajar dan bermain dengan aman,” paparnya.

Selama pandemi, pihaknya bersyukur Covid-19 tidak terlalu berdampak pada kinerja perusahaan karena karyawan masih bisa beraktivitas seperti biasa dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Kondisi ini didukung tempat kerja di ruang terbuka. Namun, memang ada tambahan pekerjaan pada transportasi karena semua yang keluar masuk perusahaan harus mengikuti dicek antigen atau PCR," tambahnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Andalkan Integrasi Digital Pajak, Upaya KAI Lakukan Efisiensi

KAI memiliki transaksi hingga 12.000 dokumen pajak per bulan. Untuk mempermudah proses, perseroan mengaplikasikan platform integrasi data perpajakan digital.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

DPR Dukung Opsi Garuda Ditutup jika Negosiasi dengan Lessor Gagal

Bila negosiasi dan restrukturisasi Garuda Indonesia tidak berjalan mulus, pemerintah menyiapkan Pelita Air Service sebagai maskapai berjadwal.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Penumpang Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Wajib Tes PCR Mulai 24 Oktober 2021

Penumpang pesawat yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta wajib menunjukkan surat vaksin minimal dosis pertama dan surat keterangan hasil negatif tes PCR.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Keren, 4 Wakil Indonesia Raih Penghargaan K3 Tingkat Dunia

Pemenang penghargaan dinilai sebagai perusahaan/individu/institusi yang sangat berkomitmen dalam mengimplementasikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Pemerintah Harus Antisipasi Ledakan Penggangguran

Pemerintah harus antisipasi ledakan pengangguran di Indonesia.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Performance Growth Summit Indonesia Bantu Tingkatkan Kinerja Perusahaan

Accesstrade Indonesia menyelenggarakan konferensi tahunan bertajuk Performance Growth Summit Indonesia 2021.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Tekan Efisiensi Operasional, Laba Darma Henwa Naik 106,8%

PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mencatatkan kenaikan laba bersih di semester I 2021 sebesar 106,8% menjadi US$ 1,51 juta.

EKONOMI | 23 Oktober 2021


Sebanyak Rp 11,76 Triliun Dana Bantuan Presiden Telah Disalurkan kepada 9,8 Juta Masyarakat

Kemkop dan UKM telah menyalurkan dana tahap pertama Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BP2UM) Rp 11,76 triliun kepada 9,8 juta penerima yang berhak.

EKONOMI | 23 Oktober 2021

Mulai Besok Penumpang Pesawat Wajib Tes PCR, Ini Kata Kemenhub

Kemenhub menyatakan aturan penerbangan terbaru yang mewajibkan penumpang pesawat negatif tes PCR dalam rangka protokol kesehatan.

EKONOMI | 23 Oktober 2021


TAG POPULER

# Alec Baldwin


# Angkutan Sungai dan Danau


# LADI


# Kapal Van Der Wijck


# Pinjol Ilegal



TERKINI
2022, Jakarta dan Bandung Siap Jadi Tuan Rumah KTT Y20

2022, Jakarta dan Bandung Siap Jadi Tuan Rumah KTT Y20

DUNIA | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings