Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Perumusan RUU KUP Dinilai Cerminkan Ego Sektoral

Jumat, 10 September 2021 | 19:47 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Rancangan Undang-undang Ketentuan Umum Perpajakan (RUU KUP) dinilai masih mencerminkan ego sektoral yang terjadi antar lembaga, terlebih akan memberatkan dari sisi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Anggota Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, mengatakan OJK akan merasakan dampak ekonomi secara luas. Pasalnya dalam RUU KUP terdapat rencana di sektor jasa keuangan dan perbankan hingga asuransi dikenakan PPN.

"Apakah pada saat rumuskan ini jadi RUU, mereka sudah dimintakan pandangan, diminta penjelasan, dimintai persetujuan? Ini saya melihat belum adanya sinergitas, saya melihat itu ego sektoral. Seakan-akan kepentingan kementerian keuangan yang atur pajak. Jadi, Kemkeu yang bertanggung jawab terhadap penerimaan negara. Ketika bicara pajak saya atur, maka saya harus atur semua," kata Misbakhun dalam webinar RUU KUP Membidik Perubahan Kebijakan PPN dan PPh dalam RUU KUP 2021, Jumat (10/9/2021).

Misbakhun mengatakan, perumusan RUU KUP semakin menegaskan kebijakan pembangunan masih terlalu berpaku pada fiskal minded. Hal ini sudah tergambarkan dari fenomena crowding out yang menekan pertumbuhan kredit perbankan.

“Pertumbuhan kredit belum tercapai saat situasi ekonomi masih butuh relaksasi, konsolidasi akibat krisis tapi semua sumber daya keuangan diambil kepentingan fiskal," tuturnya.

Misbahkun menambahkan, perumusan RUU KUP juga kurang merefleksikan struktur ekonomi Indonesia. Pasalnya struktur pertumbuhan ekonomi Indonesia menurut pengeluaran tahun 2019, konsumsi rumah tangga memiliki porsi hingga 56,6%, kemudian disumbang pembentukan modal tetap bruto sebesar 30% dan belanja pemerintah juga porsinya 8,75% dan sisanya didukung oleh ekspor-impor.

Oleh karena itu, ia meminta RUU KUP disusun dengan mempertimbangkan aspek penyokong pertumbuhan ekonomi, pasalnya jika berbicara kewenangan dan tanggung jawab semua di Kementerian Keuangan maka ketika uang beredar di masyarakat, sektor bisnis di geser semua ke pemerintah untuk memenuhi kebutuhan fiskal, maka akan terjadi ketidakseimbangan uang beredar dan berpotensi menyebabkan konsumsi berkurang.

“Saya punya pemikiran perumusan KUP kita gagal capture perekonomian secara holistik menjadi sebuah RUU yang cerminkan sebuah sinergi, kolaborasi antar stakeholder. Karena apa? Jika ada rencana kenaikan PPN risiko kenaikan PPN berikan dampak ke konsumsi dan sebabkan alami kontraksi di pertumbuhan ekonomi," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sesi Siang, IHSG Hilang 30 Poin Menuju 6.628

IHSG pada sesi I siang Selasa (19/10/2021) melemah 30,0 poin (0,45%) ke level 6.628.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Kuota Solar Per SPBU Perlu Dikaji Ulang

Ke depan kuota solar subsidi tiap SPBU perlu dikaji ulang.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

ADHI Tuntaskan Tes Beban Prasarana LRT Jabodebek

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) Tbk telah menyelesaikan tes beban infrastruktur prasarana LRT Jabodebek.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Rupiah dan Mata Uang Asia di Zona Hijau pada Awal Perdagangan

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.067 - Rp 14.080 per dolar AS.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

IHSG di Sekitar Garis Datar pada Awal Sesi

Pukul 09.10 WIB, IHSG naik 1,0 poin (0,0%) menjadi 6.656.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Fokus Pasar: Komoditas Meningkat, Neraca Perdagangan Surplus

Surplusnya neraca dagang pada bulan September 2021 memperpanjang tren kenaikan surplus sejak Mei 2020.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

IHSG Rawan Terkoreksi, Ini Saham Pilihannya

Level support IHSG berada di 6.392, 6.263, sedangkan level resisten berada di 6.680, 6.690.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

PTK Raih Penghargaan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan

PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) raih penghargaan tanggung jawab sosial.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Hati-hati IHSG Berpeluang Turun, Simak Saham Pilihannya

Secara teknikal IHSG pada perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 6.616 - 6.711.

EKONOMI | 19 Oktober 2021

Harga Emas Tertekan Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

Harga emas di pasar spot turun 0,1% menjadi US$ 1.765,14 per ons.

EKONOMI | 19 Oktober 2021


TAG POPULER

# Merah Putih


# Penembakan Laskar FPI


# Cuaca Ekstrem


# Pasien Covid-19


# Ganjar Pranowo



TERKINI
Tak Dilibatkan dalam Pembicaraan dengan Taliban, Utusan AS untuk Afganistan Mundur

Tak Dilibatkan dalam Pembicaraan dengan Taliban, Utusan AS untuk Afganistan Mundur

DUNIA | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings