Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Tujuh Tantangan Implementasi Transaksi Tol Nirsentuh

Rabu, 8 September 2021 | 20:13 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Vice President of Standardization and Monitoring Evaluation Intelligent Transport System (ITS) Indonesia Resdiansyah PhD menilai implementasi pembayaran tol tanpa sentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF) dengan teknologi global navigation satellite system (GNSS) menghadapi tujuh tantangan.

"Untuk itu, diperlukan solusi dalam menghadapi tantangan tersebut dengan menghadirkan pos penegakan atau enforcement station,” kata Resdiansyah dalam diskusi publik "Reformasi Sistem Transaksi Tol Sebagai Upaya Meningkatkan Pelayanan Kepada Pelanggan” yang digelar Institut Studi Transportasi (Instran) bekerjasama dengan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Rabu (8/9/2021).

Resdiansyah menyebutkan, tantangan pertama adalah kinerja teknologi GNSS untuk MLFF sangatlah bergantung pada receiver atau penerima, khususnya pengurangan visibilitas dari satelit GNSS di beberapa kawasan seperti di bawah jalan layang, terowongan, dan lembah perkotaan atau posisi dimana kendaraan diapit gedung-gedung tinggi di kedua sisi yang membentuk seperti canyon line environment.

"Kondisi ini diketahui akan mempengaruhi sinyal navigasi satelit karena bayangan efek multipath. Di beberapa kasus, topologi jalan seperti itu memerlukan penggunaan teknologi pembantu lainya, seperti DSRC (Augmented Beacon) untuk menggantikan satelit,” ungkapnya.

Tantangan kedua, lanjut Resdiansyah, ketiadaan sinyal seluler (e-OBU) di beberapa kawasan jalan tol. Sinyal ini sangat vital dalam implementasi GNSS menggunakan e-OBU (telepon seluler) karena OBU memerlukan posisi kendaraan dan mengirimkannya ke pusat kendali data secara menerus. "Hal ini bisa menyebabkan kesalahan dalam charging harga jalan tol," jelasnya.

Ketiga, keakurasian GNSS. Tarif tol berbasis GNSS sangat bergantung dari algoritma kesesuaian peta, dimana titik lokal kendaraan yang direkam oleh OBU berusaha untuk terpetakan dengan peta jaringan jalan tol. "Error pada data bisa menyebabkan kesalahan akurasi posisi dan menyebabkan overcharging atau revenue loss bagi operator jalan tol," imbuhnya.

Sedangkan tantangan keempat adalah kondisi dari GNSS OBU atau e-OBU dalam kendaraan. Misalnya saja, GNSS OBU dimatikan dengan sengaja oleh pengguna jalan untuk menghindari penarikan tol. Keenam, masalah privasi perlindungan data.

Terakhir, Resdiansyah menyebutkan biaya operasional. Berdasarkan beberapa penelitian dan studi termasuk studi Balitbang Kemhub, biaya operasional tol berbasis GNSS umumnya lebih tinggi dibandingkan dengan teknologi ETC lainnya. Sedangkan biaya infrastruktur sisi jalan lebih rendah karena hanya digunakan untuk tujuan penegakan hukum.

"Tingginya biaya operasional terjadi di back office, distribusi OBU, dan update software. Selain itu, penggunaan jaringan seluler yang berat untuk komunikasi juga meningkatkan biaya operasional secara keseluruhan,” jelasnya.

Resdiansyah mengatakan, dalam menghadapi tantangan tersebut, dibutuhkan kehadiran pos penegakan atau enforcement station. Pos tersebut harus dapat mendeteksi dan mengumpulkan semua data lintas dengan benar dari semua kendataan yang melewati gate dalam konfigurasi MLFF.

"Deteksi lalu lintas atau perhitungan lalu lintas, sistem penegakan harus memberikan tingkat deteksi 100%. Semua kendaraan yang melewati pos penjagaan harus dicatat. Catatan data lintas harus berisi informasi yang diperlukan untuk proses tol dan penegakan termasuk gambar di kendaraan depan dan belakang (ELTE),” tutupnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Industi Kimia Merupakan Sektor Prioritas Peta Jalan Industri 4.0

Industri kimia, termasuk di dalamnya industri metanol, merupakan salah satu sektor prioritas dalam peta Jalan Making Indonesia 4.0.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Wapres Apresiasi Kontribusi PLN Hadirkan Listrik di Desa Terpencil

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengapresiasi PT PLN (Persero) yang dapat menjalankan program Listrik Desa dengan optimal.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Entrepreneur Muda dari Balikpapan Ini Bangun Usaha dengan Berjualan di Medsos

Dalam waktu dekat ini, Adi juga berencana ini membuka barbershop by MS Glow khusus pria yang akan dibangun di Balikpapan.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Pemerintah Minta Republik Korea Buka Kembali Penempatan PMI Skema G to G

Kemenaker mendorong Pemerintah Korsel agar segera dibuka kembali penempatan Pekerja Migran Indonesia.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Kemenaker: Semua Perusahaan Harus Kendalikan Covid-19 dengan Optimalkan Peran P2K3

Kemenaker minta seluruh perusahaan di Indonesia agar kendalikan kasus Covid-19 di tempat kerja dengan memanfaatkan peran P2K3.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Multipolar Segera Rights Issue 3 Miliar Saham

PT Multipolar Tbk (MLPL) akan melepas 3 miliar saham kelas C dengan nilai nominal Rp 100 per saham.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Kementerian PUPR Bangun SPAM Regional Kartamantul

SPAM Kartamantul akan melayani kebutuhan air bersih bagi 260.000 jiwa yang tinggal di wilayah Yogyakarta, Sleman dan Bantul.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

2022, Vision+ dan Migo Targetkan 10.000 Outlet Wargo

Wargo bisa dimanfaatkan untuk menikmati konten Vision+ melalui aplikasi Migo tanpa menggunakan kuota.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Ekonomi Membaik, Konsumsi Harian Solar Subdisi di Jatim Naik 16%

Pertamina memastikan kecukupan dan distribusi solar subsidi, serta melakukan monitoring penyaluran agar tepat sasaran.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

BPJT Catat 1.409 Gerai UMKM Ramaikan Rest Area Jalan Tol

Ketersediaan ruang usaha di rest area diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar.

EKONOMI | 18 Oktober 2021


TAG POPULER

# Jembatan Gantung


# Merah Putih


# Piala Thomas


# Luhut Pandjaitan


# Kasus Covid-19



TERKINI
Persiapan Tersisa 8 Bulan, Wagub DKI Optimistis Formula E Berjalan Lancar

Persiapan Tersisa 8 Bulan, Wagub DKI Optimistis Formula E Berjalan Lancar

MEGAPOLITAN | 4 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings