Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kementerian Keuangan Tegaskan Komitmen Perdalam Basis Investor Domestik

Selasa, 3 Agustus 2021 | 13:22 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani berkomitmen untuk terus berupaya memperdalam sektor keuangan dan memperluas basis investor dalam negeri untuk surat berharga negara (SBN). Pasalnya cakupan investor yang semakin diperluas akan membuat pasar keuangan dalam negeri menjadi lebih stabil terhindar dari gejolak global.

“Jika suatu negara miliki sektor keuangan dan pasar keuangan yang dalam dan stabil maka mereka akan lebih bisa mampu untuk membangun secara berkelanjutan dan tidak mudah terpengaruh oleh gejolak global maupun regional. Ini penting karena kadang-kadang kita sedang fokus untuk membangun namun kemudian ada perubahan di belahan bumi lain namun dia bisa mempengaruhi perekonomian kita," kata dia dalam webinar, Selasa (3/8/2021).

Oleh karena itu pendalaman dan juga memperluas investor terutama di level ritel menjadi penting. Namun hal ini hanya bisa dilakukan dengan melakukan edukasi keuangan atau literasi keuangan.

Menurutnya, Kementerian Keuangan juga terus melakukan edukasi dan memberikan pilihan instrumen investasi untuk masyarakat dengan menerbitkan SBN berbentuk ritel. Dengan SBN ritel, masyarakat dapat mendukung pembiayaan APBN sekaligus memulai investasi dengan denominasi kecil, yakni Rp 1 juta.

Bahkan dalam penerbitan SBN Ritel seri 010, Sri mengatakan basis investor terus meningkat dengan cakupan sebanyak 23.337 investor yang berinvestasi di dalam SBR 010.

“Dan yang betul-betul membuat kita juga gembira yakni ada 9.068 investor baru atau 38,9% dari jumlah investornya ini adalah investor baru. Artinya mereka baru pertama kali mungkin membeli SBR atau surat berharga negara investor yang membeli SBR ni juga tersebar di seluruh wilayah Indonesia seluruh Provinsi Indonesia,” tuturnya.

Namun jumlah investor baru 9.068 di SBR 010 dinilainya masih bisa ditingkatkan dalam penerbitan surat utang pemerintah berikutnya. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan edukasi keuangan atau literasi keuangan kepada para investor.

“Jumlah 9.068 investor baru nampaknya besar jika dibandingkan audience kita hari ini, namun jika dibandingkan penduduk Indonesia yang bekerja. Angka ini masih kecil, artinya kita masih punya kesempatan untuk terus mendorong literasi keuangan dan pendalaman pasar dengan terus memperluas basis investor,” tuturnya.

Tak hanya itu, dari sisi data penjualan SBN seri SBR010 pada bulan lalu, yang mencatat kembali rekor penjualan tertinggi sepanjang penerbitan SBN ritel walaupun bersifat non-tradable. Sehingga menjadi harapan edukasi dan literasi keuangan berdampak positif pada perluasan basis investor ritel.

Menurutnya pengelolaan APBN secara prudent juga menjadi upaya pemerintah meyakinkan masyarakat untuk membeli SBN, terutama situasi pandemi Covid-19. Meski demikian, pada masa pandemi pula pemerintah terus berinovasi membangun platform distribusi secara online sehingga masyarakat masih bisa melakukan investasi pada SBN ritel dengan lebih mudah.

"Meskipun mereka harus berada di rumah, penerbitan SBN ritel terus menunjukkan animo masyarakat. Minat masyarakat terhadap alternatif investasi sangat sangat baik dan sehat," ujarnya.

Bahkan Indonesia berpotensi menjadi negara yang bisa memperoleh pembiayaan dari dalam negeri mengingat data dana pihak ketiga di perbankan yang besar. Jika inklusi keuangan terus diperdalam dan diperluas, masyarakat akan lebih nyaman menginvestasikan dananya, termasuk melalui instrumen SBN.

Dengan demikian, Menkeu berharap tingkat inklusi keuangan Indonesia dapat ditingkatkan dari posisi 76% di tahun lalu menjadi 90% di tahun 2024.

“Artinya kita hanya punya waktu sedikit untuk terus meningkatkan inklusi keuangan salah satunya pemerintah juga menggunakan instrumen yang memang memiliki yaitu melalui sektor perbankan tadi karena mayoritas adalah di sektor perbankan," tuturnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA LAINNYA

Ini Update Obligor BLBI yang Sudah Dipanggil Satgas

Pemanggilan Grup Bakrie pada Jumat diwakilkan utusannya.

EKONOMI | 19 September 2021

BabyBali Token Padukan Investasi Kripto dengan Pariwisata

Start up BabyBali Token dengan memadukan investasi cryptocurrency atau aset kripto dan sektor pariwisata sebagai underlying.

EKONOMI | 19 September 2021

Acset Indonusa Raih Kontrak Baru Rp 300 Miliar

PT Acset Indonusa Tbk (ACST), emiten konstruksi membukukan kontrak baru Rp 300 miliar hingga September 2021.

EKONOMI | 19 September 2021

Inovasi Bank Jatim Raih Dua Penghargaan IHC Award 2021

Bank Jatim terus mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi digital untuk menunjang kinerja.

EKONOMI | 18 September 2021

Trakindo Rilis Ekskavator Cat 323 GC Kelas 23 Ton

PT Trakindo Utama (Trakindo), perusahaan penyedia solusi alat berat Cat di Indonesia merilis ekskavator hidrolik terbaru di kelas 23 ton, yaitu Cat 323 GC.

EKONOMI | 18 September 2021

Badai Emas Pegadaian Bagi-bagi Hadiah Rp 3 Miliar untuk Nasabah

Terdapat 5,6 juta nasabah Pegadaian yang mendapatkan kesempatan mengikuti undian Badai Emas pada periode ini.

EKONOMI | 18 September 2021

PPDPP: Validasi NIK Penerima FLPP Capai 96,65%

PPDPP melakukan berbagai persiapan pengalihan dana FLPP ke BP Tapera. Salah satunya, validasi NIK penerima FLPP.

EKONOMI | 18 September 2021

Rumah Subsidi di Manokwari Dapat Bantuan PSU Rp 311,2 Juta

Kempupera meminta pengembang rumah subsidi proaktif mengusulkan bantuan PSU melalui aplikasi sistem informasi bantuan perumahan (Sibaru).

EKONOMI | 18 September 2021

5 Langkah Ciptakan Ruang Multifungsi di Rumah

Pandemi covid-19 yang masih berlangsung sampai saat ini, mendorong sebagian orang menghabiskan uang untuk mendesain ulang interior rumahnya.

EKONOMI | 18 September 2021

OJK: DigiKu Ciptakan Kesempatan yang Sama Antara Bank dan Fintech

"Kita menyambut baik DigiKu ini, diharapkan bank Himbara akan menjadi contoh produk fintech lainnya,” kata Wimboh.

EKONOMI | 18 September 2021


TAG POPULER

# Napoleon Bonaparte


# Ali Kalora


# Ancaman Keamanan Bangsa


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
AS Siapkan Kebijakan untuk Kurangi Jumlah Migran di Bawah Jembatan Del Rio

AS Siapkan Kebijakan untuk Kurangi Jumlah Migran di Bawah Jembatan Del Rio

DUNIA | 28 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings