Logo BeritaSatu

BPK Susun Tinjauan Masa Depan di Tengah Ketidakpastian

Selasa, 15 Juni 2021 | 13:43 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tengah menyusun arah kebijakan inisiatif strategis peningkatan kapasitas dan foresight (tinjauan masa depan) yang masuk dalam rencana implementasi rencana strategis (renstra) 2020 hingga 2024.

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Agung Firman Sampurna mengatakan dalam upaya menyusun foresight tersebut BPK memerlukan data informasi dan insight yang holistik, integratif lintas sektor, tematik serta mendalam. Rencananya foresight akan diberikan judul Membangun Kembali Indonesia Pasca Covid-19: Skenario, Peluang, dan Tantangan Pemerintah yang Tangguh.

“Itu semua diperlukan agar menghasilkan foresight berdasarkan scenario planning yang akurat akuntabel relevan dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata dia dalam webinar seri II: Kebijakan Pemerintah, Peluang, Tantangan, dan Kepemimpinan di Masa dan Pasca Pandemi Covid-19, Selasa (15/6/2021).

Untuk menghasilkan foresight, BPK akan mengandalkan berbagai sumber yakni hasil pemeriksaan BPK sendiri. Selain itu, data dampak atau proyeksi di bidang kesehatan, ekonomi, fiskal, moneter, keuangan, teknologi, hukum, sosial, pendidikan, lingkungan hidup, geopolitik dan politik dari para ahli dan akademi termasuk kalangan industri.

Sumber ketiga terkait regulasi dan kebijakan dari otoritas pemerintah pusat. Dalam hal ini para menteri, kepala lembaga terkait, pemda dan para gubernur. "Foresight telah banyak dilakukan di banyak negara di antaranya Swedia, Kanada, Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Afrika Selatan, Uni Eropa, Jepang dan Singapura," katanya.

Dia mengatakan pemerintah bisa menggunakan pendekatan foresight untuk menganalisis isu yang kompleks dengan spektrum jangka panjang dalam ranga perencanaan strategis dan pembuatan kebijakan yang berorientasi pada masa depan. Tentu dengan melihat kondisi yang masih dalam ketidakpastian.

Nantinya foresight akan memfasilitasi pembuatan kebijakan dalam situasi ketidakpastian yang tinggi melalui identifikasi tren, peluang, dan tantangan di berbagai bidang, eksplorasi berbagai perkembangan untuk menyusun strategi masa depan, serta identifikasi identifikasi dampak jangka panjang dan kebijakan yang diambil. "Tidak hanya dalam pembuatan kebijakan, pendekatan foresight juga digunakan dalam evaluasi dan pemeriksaan atas pelaksanaan kebijakan atau program pemerintah," ujarnya.

Dia melanjutkan penyusunan foresight BPK memiliki arti penting dalam meningkatkan nilai tambah dan manfaat melalui peran dari oversight, insight menuju foresight. "Dengan disusunnya foresight ini kami berharap akan menjadi supreme audit institution (SAI) kedua di Asia setelah Korea Selatan yang memiliki kemampuan foresight," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto menyambut baik rencana penyusunan foresight yang dilakukan BPK. Terlebih saat ini sudah banyak negara melakukan foresight. "Dan mungkin tepat apabila nanti dari kantor kami dan pak ketua (BPK) merencanakan road show di mana di situ kita bisa lihat negara-negara yang sudah melakukan foresight dan di sana didiskusikan agar SAI 2020 disemarakkan," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dongkrak Pendapatan, Wahana Pronatural Rambah Bisnis Minuman

PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) berencana merambah bisnis minuman untuk mendongkrak pendapatan perseroan.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Kebijakan Satu Peta Dinilai Percepat Pemulihan Ekonomi

Ekonom Indef, Agus Herta Sumarto mengatakan kebijakan satu peta dapat mendorong pemulihan ekonomi lebih cepat.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Bakti Pastikan Peluncuran Satelit Satria 1 Sesuai Rencana

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kemenkominfo optimistis rencana pengoperasian Satelit Satria 1 tetap berjalan sesuai rencana.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Suntik Mati TV Analog Jabodetabek Diundur Jadi 2 November

Kemenkominfo memutuskan menunda penghentian siaran tv analog di wilayah Jabodetabek menjadi 2 November 2022.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

FIF Group dan RSU Hermina Dirikan Rumah Singgah

FIF Group dengan RSU Hermina Depok menyediakan rumah singgah dan membuka kesempatan bagi pasien kurang mampu yang membutuhkan penanganan medis.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Iklan Digital Menjadi Pengubah Ekosistem Industri Startup

Adtech merupakan perangkat lunak yang digunakan oleh brand atau agency untuk menyusun strategi, mengatur, dan mengelola aktivitas iklan digital.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Luhut Gandeng GFF Bahas Rencana Aksi Bersama Transisi Energi

Global Future Fellows (GFF) yang dihadiri GFFellows di Bali telah merancang draf Rencana Aksi Bersama (action roadmap) soal transisi energi.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Kontribusi PNBP Signifikan, PTBA Raih Penghargaan Subroto

PT Bukit Asam (PTBA) berhasil meraih Penghargaan Subroto 2022 Bidang PNBP Mineral dan Batubara.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Jababeka Pinjam US$ 100 Juta ke Mandiri untuk Bayar Utang

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) menandatangani kredit sebesar US$ 100 juta dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Bakti Targetkan Bangun 7.000 BTS 4G di Daerah 3T hingga 2024

Hingga September 2022, total BTS 4G yang sudah dibangun Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Indonesia (Bakti) mencapai 4.241 site.

EKONOMI | 5 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Rekening Istri Lukas Enembe Disebut Diblokir KPK

Rekening Istri Lukas Enembe Disebut Diblokir KPK

NEWS | 11 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings