Logo BeritaSatu

Kuartal I, Pendapatan Lippo Karawaci Tumbuh 9,9%

Selasa, 15 Juni 2021 | 11:37 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Pada kuartal I-2021, total pendapatan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), perusahaan real estate terdepan berdasarkan total aset dan pendapatan, tumbuh 9,9% menjadi Rp 3,41 triliun. Pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi atau Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) tumbuh 31% menjadi Rp 924 miliar dan laba bersih pun meningkat menjadi Rp 256 miliar.

Pendapatan dari bisnis real estate development tumbuh 23% YoY menjadi Rp 837 miliar dari Rp 678 miliar pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut didukung oleh penyelesaian pembangunan apartemen yang diikuti dengan serah terima unit di proyek Embarcadero di Bintaro, proyek Orange County di Cikarang serta proyek Hillcrest dan Fairview Tower di Lippo Village.

CEO Lippo Karawaci John Riady mengatakan, pada tahun ini, bisnis properti perseroan terus menunjukkan perbaikan, terutama dalam hal prapenjualan (marketing sales). Di mana, pra penjualan pada kuartal I-2021 tercatat tumbuh 86% YoY (year on year) dan merepresentasikan 37% dari target pra penjualan 2021 yang sebesar Rp 3,5 triliun.

”Prapenjualan pada kuartal I-2021 tumbuh sebesar 86% YoY menjadi Rp 1,31 triliun,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (15/6/2021).

Sedangkan di tengah pandemi Covid-19, bisnis rumah sakit melalui anak usaha Lippo Karawaci, yakni PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) membukukan kinerja yang baik. ”Bisnis rumah sakit terus menunjukkan sinyal positif seiring dengan meningkatnya vaksinasi. Secara grup, kami terus mendukung upaya pemerintah untuk upaya vaksinasi melalui fasilitas mal dan rumah sakit kami. Sampai sekarang, sekitar 150.000 warga Indonesia telah divaksin melalui fasilitas yang kami sediakan,” kata John.

Adapun, pada kuartal I-2021 bisnis rumah sakit melaporkan pertumbuhan YoY sebesar 2% menjadi Rp 1,91 triliun dibandingkan Rp 1,88 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara, pendapatan dari real estate management & services pada periode tersebut tumbuh sebesar 7% menjadi Rp 2,56 triliun dari Rp 2,39 triliun pada kuartal I-2020.

Pendapatan dari bisnis real estate development tumbuh 23% YoY menjadi Rp 837 miliar dari Rp 678 miliar pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut didukung oleh penyelesaian pembangunan apartemen yang diikuti dengan serah terima unit di proyek Embarcadero di Bintaro, proyek Orange County di Cikarang serta proyek Hillcrest dan Fairview Tower di Lippo Village.

Lebih lanjut, EBITDA LPKR pada kuartal I-2021 tumbuh 31,1% YoY menjadi Rp 924 miliar dibandingkan Rp 704 miliar pada kuartal I-2020.

Atas hasil tersebut, manajemen Lippo Karawaci meyakini tahun ini menjadi tahun yang baik untuk sektor properti. Meski masih di tengah-tengah situasi pandemi Covid-19, emiten properti tersebut yakin bahwa fundamental permintaan masyarakat yang ingin membeli rumah perdana sangat baik. Dari hasil penjualan tahun 2020 dan awal tahun 2021, perseroan melihat permintaan terbesar adalah untuk rumah tapak. Bahkan saat acara pemilihan unit rumah tapak Cendana Parc, berhasil ludes terjual dalam hitungan jam.

Tambah John, meski masih dilanda pandemi Covid-19, perseroan optimistis bahwa tahun 2020 merupakan titik balik bisnis properti yang divalidasikan oleh suksesnya peluncuran unit di Lippo Village. “Di tahun 2021 ini kami pun memproyeksikan pertumbuhan kami 30% dibandingkan tahun 2020,” sebutnya.

Berdasarkan konsensus analis di Bloomberg, di tahun 2021 emiten dengan kode saham LPKR ini akan membukukan pendapatan Rp 15,02 triliun, naik dari realisasi tahun 2020 sebesar Rp 11,96 triliun. Kenaikan pendapatan turut mendorong EBITDA Lippo Karawaci menjadi Rp 3,23 triliun dan laba bersih menjadi positif Rp 865,93 miliar.

Perbaikan kinerja Lippo Karawaci juga diprediksi oleh PT CLSA Sekuritas Indonesia. Dalam publikasi risetnya, analis CLSA Jonathan Mardjuki dan Wirandi Ng menyampaikan bahwa pendapatan perseroan pada tahun 2021 diprediksi mencapai Rp 13,11 triliun. EBITDA operasional juga diprediksi meningkat menjadi Rp 2,91 triliun.

Sementara itu, dalam publikasi hasil riset Mandiri Sekuritas, tim analis menyebutkan bahwa proyeksi laba bersih Lippo Karawaci pada tahun 2021 akan mencapai Rp 913 miliar. Adapun secara valuasi, price to earning ratio (PER) LPKR sebesar 15,8 kali dan price to book value (P/BV) 0,5 kali.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Bagaimana Gerak IHSG? Cermati WEGE, BRIS, UNTR, dan EXCL

IHSG berpeluang menguat ke level 6.170 apabila mampu bertahan di atas level support 5.982, 5.938 dan resisten 6.170 dan 6.263.

EKONOMI | 20 September 2021

IHSG Melemah di Awal Perdagangan

Pukul 09.10 WIB, IHSG turun 13,0 poin (0,2%) menjadi 6.119.

EKONOMI | 20 September 2021


IHSG Diprediksi Turun, Simak Rekomendasi Sahamnya

Secara teknikal IHSG pada perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 6.093 - 6.185.

EKONOMI | 20 September 2021

Budi Karya: Pemeriksaan Kesehatan Penumpang Internasional Tekan Risiko Penularan

Menhub Budi Karya Sumadi meninjau Bandara Soekarno Hatta (Soetta) untuk mengecek prosedur pemeriksaan kesehatan penumpang inernasional.

EKONOMI | 20 September 2021

Ananta Wahana: Manfaat Asuransi Luar Biasa

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Ananta Wahana menegaskan manfaat asuransi luar biasa.

EKONOMI | 19 September 2021

Kawasan Industri Berikan Kontribusi Signifikan untuk Ekonomi Daerah

Kemperin terus mendorong peran kawasan industri (KI) untuk dapat memberikan kontribusi signfikan bagi ekonomi daerah dan nasional.

EKONOMI | 19 September 2021

Menteri Teten Dorong UMKM Jadi Bagian Rantai Pasok Global

Kemkop UKM tengah membuat master plan agar wsaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Indonesia menjadi bagian dari rantai pasok industri pembuat komponen.

EKONOMI | 19 September 2021

Pemerintah Akan Kaji Ulang Tingkat IJP KUR Askrindo dan Jamkrindo

Tingkat imbal jasa penjaminan (IJP) kredit usaha rakyat (KUR) pada PT Askrindo dan PT Jamkrindo sebesar 1,175% dinilai belum sesuai dengan risikonya.

EKONOMI | 19 September 2021

Bank KB Bukopin Partial Delisting, Bosowa Terdepak

PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) melakukan partial delisting efektif dilakukan pada Senin (20/9/2021).

EKONOMI | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Mujahidin Indonesia Timur


# Napoleon Bonaparte


# Pengobat Alternatif Ditembak


# Manchester United



TERKINI
Bagaimana Gerak IHSG? Cermati WEGE, BRIS, UNTR, dan EXCL

Bagaimana Gerak IHSG? Cermati WEGE, BRIS, UNTR, dan EXCL

EKONOMI | 7 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings