Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Arli: Bali Bisa Kembangkan Kembali Rumput Laut

Senin, 14 Juni 2021 | 17:36 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Terpuruknya perekonomian Bali selama pandemi berimbas pada kesejahteraan masyarakat lokal. Sektor pariwisata yang menjadi andalan, tampaknya tidak cukup kuat untuk menopang roda perekonomian.

Ketua Asosiasi Rumput Laut Indonesia (Arli) menghimbau agar Bali dapat membangkitkan kembali usaha di sektor akuakultur, utamanya pengembangan budi daya rumput laut.

"Sebaiknya Bali tetap mengembangkan sektor pariwisata dengan sektor-sektor lainnya secara paralel. Untuk rumput laut sendiri, Bali merupakan wilayah yang sangat berpotensi," ungkap Safari Azis usai pertemuannya dengan Ketua Umum Kadin Bali, Made Ariandi di Denpasar (14/6/2021).

Dia mengatakan, Bali merupakan daerah yang pertama membudidayakan Rumput Laut jenis Eucheuma Spinosum dan Eucheuma Cottonii pada awal tahun 1980-an kemudian diikuti oleh Provinsi Sulawesi Selatan dan beberapa Provinsi lainnya di Indonesia.

Disamping itu, Bali juga pernah menjadi tempat penyelenggaraan pertemuan rumput laut dunia, the 21st International Seaweed Symposium (ISS) pada tahun 2013 yang dihadiri oleh peneliti, pengusaha, pemerhati serta pembuat kebijakan dari 50 negara.

Di Bali, lanjut Safari, budidaya rumput laut pernah menjadi Sumber Penghasilan masyarakat di Pesisir Nusa Dua dan Pulau-Pulau Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan.

Arli akan mendorong adanya perluasan wilayah budidaya rumput laut untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat, membantu pemulihan ekonomi Bali, selain juga untuk meningkatkan ekspor rumput laut.

Berdasarkan data statistik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), produksi rumput laut Provinsi Bali tahun 2019 mencapai 849,66 ton (basah), menurun di tahun 2020 menjadi hanya 149 ton (basah).

"Selama ini kami mendapat laporan jika memang ada tantangan yang ditemui untuk mengembangkan rumput laut di Bali, diantaranya karena bersinggungan dengan area pariwisata atau hotel," kata dia.

Menurut Safari, pengaturan zonasi menjadi sangat penting dilakukan untuk mengakomodir kepentingan usaha pariwisata dan budi daya rumput laut.

Arli berharap agar dibuat tata ruang wilayah antara budidaya rumput laut, lalulintas laut, perhotelan atau resort serta objek wisata lainnya yang disepakati bersama Pemerintah Daerah Kabupaten, Kota dan Provinsi bersama Kementerian dan lembaga terkait, Kadin Bali serta Arli.

"Sebenarnya bisa digabung menjadi semacam eco-wisata, sehingga tak harus bersinggungan satu sama lain. Banyak turis yang tidak hanya mencari keindahan alam, tetapi juga kearifan budaya lokalnya termasuk kegiatan usahanya," terang dia.

Besarnya potensi rumput laut di Bali, diharapkan dapat membangkitkan kembali perekonomian masyarakat. Setelah menggandeng Kadin Bali, Arli menyatakan kesiapannya untuk bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk menindaklanjuti upaya pengembangan rumput laut.

"Ke depan tentu kami harapkan perekonomian Bali segera pulih, di mana komoditas rumput laut juga bisa ikut menopang ekonomi masyarakat pesisir, dan pulau-pulau di Bali" ujar Safari.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Bali, Made Ariandi menyambut baik langkah Arli untuk membangkitkan kembali budi daya rumput laut di sana.

"Kami sudah bersepakat untuk mengembangkan lagi pusat-pusat produksi rumput laut di Bali. Iklimnya kan cocok untuk budi daya dan bagus juga untuk membuka lapangan kerja baru dan menunjang perekonomian lokal," kata dia.

Made Ariandi juga mengatakan, pihaknya bersama Arli akan melaksanakan program pelatihan bagi masyarakat untuk memperkaya wawasan dan kemampuan teknis pembudi daya agar produksi rumput laut di Bali bisa meningkat dengan optimal.

"Kami akan menggandeng pemerintah daerah terkait, sekaligus melibatkan perbankan untuk pembiayaan produksinya, sementara untuk pemasaran ekspornya sudah dijamin oleh Arli," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah Bertekad Pacu Produktivitas dan Daya Saing Industri Elektronik

Pemerintah terus memacu produktivitas dan daya saing industri elektronik sehingga dapat memberikan kontribusi signfikan bagi perekonomian nasional.

EKONOMI | 14 Juni 2021

BP2MI-Pemprov Sulsel Kolaborasi Atasi Pekerja Migran Indonesia

BP2MI dan Pemerintah Provinsi Sulsel berkolaborasi mengatasi pekerja migran asal Sulsel.

EKONOMI | 14 Juni 2021

Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Buka Lapangan Kerja Baru

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika ini akan membuka lapangan kerja baru, memiliki potensi bisnis luar biasa.

EKONOMI | 14 Juni 2021

Industri Sawit Mampu Angkat Nilai Tambah Ekonomi

Pemerintah melakukan banyak hal terkait pengembangan industri sawit.

EKONOMI | 14 Juni 2021

Awal Pekan, FREN dan BBRI Jadi Saham Paling Aktif

Saham PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) ditransaksikan hingga 3,8 miliar saham pada perdagangan Senin (14/6/2021).

EKONOMI | 14 Juni 2021

Saham BBRI Jadi Favorit Asing Hari Ini

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) jadi favorit investor asing setelah dikoleksi sebanyak Rp 256,6 miliar, pada perdagangan Senin (14/6/2021).

EKONOMI | 14 Juni 2021

Kasus Covid-19 Meningkat, Sejumlah Kadin Provinsi Ingin Munas Ditunda

Selain kasus Covid-19 yang melonjak, fasilitas di Kendari juga terbatas.

EKONOMI | 14 Juni 2021

IHSG Ditutup Zona Merah, Saham SCNP Kokoh di Puncak Top Gainers

Saham PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) menduduki puncak top gainers, pada perdagangan Senin (14/6/2021), setelah harganya melesat 25,00%.

EKONOMI | 14 Juni 2021

Bank Mandiri Taspen Relokasi Kantor Pusat ke Graha Mantap

Bank Mantap optimistis keberadaan kantor pusat akan dapat meningkatkan motivasi SDM.

EKONOMI | 14 Juni 2021

Dukung Tranformasi Digital, Anthoni Salim dan DCI Bangun Data Center di Karawang

Gedung ini memiliki 10 lantai dengan enam lantai di antaranya ruang data dengan total kapasitas 3.000 rack serta kapasitas total daya listrik 15 megawatt (MW).

EKONOMI | 14 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS