Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

MUI: Sembako Kena PPN Timbulkan Mudarat bagi Masyarakat

Rabu, 9 Juni 2021 | 11:28 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Pemerintah berencana mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) pada barang kebutuhan pokok (sembako) yang penting bagi kebutuhan rakyat. Untuk saat ini, barang kebutuhan pokok itu masih bebas PPN. Rencana tersebut tertuang dalam revisi kelima Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

Rencana pengenaan PPN barang kebutuhan pokok menuai respons Majelis Ulama Indonesia (MUI). Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas menyebut, pengenaan PPN pada kebutuhan sembako lebih banyak menimbulkan mudarat atau kerugian pada masyarakat. “Kalau sembako akan dikenakan PPN, maka dampaknya tentu saja harga-harga sembako akan naik,” ujar Anwar dalam keterangannya, Rabu (8/6/2021).

Menurutnya, kenaikan harga sembako tidak masalah, jika daya beli masyarakat meningkat. Namun yang perlu diperhatikan, usaha dan pendapatan masyarakat menurun di tengah pandemi Covid-19. “Lalu ketika pendapatan masyarakat menurun, sembako akan dikenakan PPN oleh pemerintah, ini akan sangat memukul masyarakat lapis bawah, terutama masyarakat miskin yang jumlahnya selama Covid-19 mungkin sudah mencapai 30 juta orang. Ditambah lagi dengan kelompok lapisan masyarakat yang ada sedikit di atasnya,” jelasnya.

Anwar mengatakan, 50 juta orang bisa menjerit akibat ke kebijakan pengenaan PPN. Sebab, mereka tak lagi mampu untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Apabila ini terjadi, akan tingkat kesejahteraan masyarakat akan menurun. Kesehatan masyarakat, termasuk anak-anak, juga terancam kekurangan gizi dan stunting. “Maka hal demikian jelas akan sangat-sangat merugikan bangsa, tidak hanya untuk hari ini tapi juga masa depan,” kata Anwar Abbas yang juga Ketua PP Muhammadiyah.

Untuk itu, ia meminta pemerintah kembali mempertimbangkan rencana pengenaan PPN pada kebutuhan pokok. Menurutnya, pemerintah seharusnya melindungi dan menyejahterahkan rakyat. “Bahkan di dalam Pasal 33 UUD 1945, negara dan atau pemerintah diminta dan dituntut menciptakan sebesar-besar kemakmuran bagi rakyat. Sementara pengenaan PPN jelas-jelas tidak kita inginkan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam ketentuan draf RUU KUP, pemerintah akan menghapus dua dari empat kelompok barang yang saat ini bebas PPN. Pertama, hasil pertambangan atau hasil pengeboran yang diambil langsung dari sumbernya, tidak termasuk batu bara, dan barang kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh rakyat banyak. "Jenis barang yang tidak dikenai PPN yakni barang tertentu dalam kelompok barang sebagai berikut (hasil pertambangan dan kebutuhan pokok) dihapus," tulis Pasal 4A ayat (2a) dan (2b) draf RUU KUP.

Sebagai informasi barang kebutuhan pokok yang bebas PPN saat ini seperti garam, beras, jagung, gabah, sagu, kedelai, telur, kedelai, hingga gula.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 

BERITA LAINNYA

PPKM Dilonggarkan, Bahana Proyeksi IHSG Tembus 6.500 di Akhir Tahun

Pelonggaran PPKM berimbas positif pada pemulihan ekonomi di kuartal IV 2021 terutama di sektor riil dan bursa saham.

EKONOMI | 20 September 2021

Pasar Cermati Sentimen Surplus Neraca Perdagangan Agustus

Pelaku pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencermati sentimen positif tren surplus neraca perdagangan bulan Agustus.

EKONOMI | 20 September 2021

Resmikan Rusun Pasar Rumput, Jokowi Harap Warga Mudah Beraktivitas Ekonomi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan rumah susun (Rusun) Pasar Rumput, Jakarta.

EKONOMI | 20 September 2021

Waskita Karya Restrukturisasi Utang Rp 29,2 Triliun dari 21 Bank

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) berhasil bernegosiasi dengan 21 bank pada proses restrukturisasi utang dengan total Rp 29,2 triliun.

EKONOMI | 20 September 2021

Rupiah dan Mata Uang Asia Terkoreksi Pagi Ini

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.251-Rp 14.274 per dolar AS.

EKONOMI | 20 September 2021

Teknologi Keamanan Dukung Bisnis Finansial Go Digital

Keamanan jaringan dan ICT solution sangat penting untuk terlindung dari upaya peretasan yang merugikan bisnis dan nasabah.

EKONOMI | 20 September 2021

Bagaimana Gerak IHSG? Cermati WEGE, BRIS, UNTR, dan EXCL

IHSG berpeluang menguat ke level 6.170 apabila mampu bertahan di atas level support 5.982, 5.938 dan resisten 6.170 dan 6.263.

EKONOMI | 20 September 2021

IHSG Melemah di Awal Perdagangan

Pukul 09.10 WIB, IHSG turun 13,0 poin (0,2%) menjadi 6.119.

EKONOMI | 20 September 2021


IHSG Diprediksi Turun, Simak Rekomendasi Sahamnya

Secara teknikal IHSG pada perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 6.093 - 6.185.

EKONOMI | 20 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Mujahidin Indonesia Timur


# Napoleon Bonaparte


# Pengobat Alternatif Ditembak


# Manchester United



TERKINI
Pelemparan Batu ke Kereta Api Kembali Marak, Pelaku Terancam 20 Tahun Penjara

Pelemparan Batu ke Kereta Api Kembali Marak, Pelaku Terancam 20 Tahun Penjara

NASIONAL | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings