Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Holding Ultra Mikro Berperan Jaga Kestabilan Usaha Wong Cilik

Senin, 31 Mei 2021 | 14:32 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pembentukan holding ultra mikro dipandang sangat berperan dalam menjaga kestabilan usaha wong cilik di tengah pandemi covid-19, dan secara jangka panjang membuat pemberdayaan pelaku ultra mikro dan UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) menjadi lebih kuat.

Adapun tiga entitas BUMN (badan usaha milik negara) yang akan masuk ke dalam holding ultra mikro yaitu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM.

"Kinerja ekonomi tahun ini masih belum beroperasi sepenuhnya. Beberapa indikator makro sudah mulai menunjukkan peningkatan seperti laju ekspor, impor bahan baku, indeks kepercayaan konsumen, dan investasi asing langsung,” kata Pengamat BUMN dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Toto Pranoto di Jakarta, Senin (31/5/2021).

Toto mengingatkan, kekhawatiran masyarakat dan dunia usaha masih sangat tinggi karena progres vaksinasi yang masih menghadapi beberapa kendala, serta kemungkinan munculnya second wave coronavirus pascalibur Lebaran. "Hal ini dikhawatirkan akan mengganggu konsentrasi pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional," tegasnya.

Menurut Toto, holding yang diprediksi rampung dalam waktu dekat ini akan sangat berperan dalam menjaga kestabilan pelaku ultra mikro. "Dalam waktu dekat ini, holding akan mampu menjaga kestabilan. Namun, dalam jangka panjang proses empowering sektor usaha mikro dan kecil akan lebih powerful," katanya.

Toto menjelaskan dalam masa pandemi ini holding akan mampu meningkatkan perannya sebagai penjaga kinerja pelaku ultra mikro. Terlebih sektor ini sangat bergantung pada tingkat kepercayaan konsumen dan mobilitas masyarakat, yang mana belum pulih seutuhnya.

"Tujuan pembentukan holding adalah peningkatan akses pembiayaan ke jutaan sektor usaha mikro dan kecil yang tidak bankable, sehingga perlu dipercepat dengan rampungnya aksi korporasi ini. Konsolidasi tiga BUMN yang bergerak di segmen market yang berhimpitan ini akan jauh lebih efektif dan efisien saat mereka bisa bersinergi semua sumber daya yang dimiliki," imbuhnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Meski IHSG Ambles 71 Poin, KIAS Kasih Cuan Tinggi

KIAS jadi saham paling cuan (top gainers) pascaharganya melesat 26% saat IHSG melemah.

EKONOMI | 20 September 2021

Presiden Ingatkan Industri Mebel Kedepankan Pembangunan Berkelanjutan

Presiden sebut komitmen pembangunan berkelanjutan tidak kalah pentingnya dari kualitas produk mebel yang dihasilkan.

EKONOMI | 20 September 2021

379 Saham Turun, IHSG Sesi Siang Terpangkas 71 Poin ke 6.061

IHSG pada sesi I siang Senin (20/9/2021) melemah 71,8 poin (1,17%) ke level 6.061.

EKONOMI | 20 September 2021

PPKM Dilonggarkan, Bahana Proyeksi IHSG Tembus 6.500 di Akhir Tahun

Pelonggaran PPKM berimbas positif pada pemulihan ekonomi di kuartal IV 2021 terutama di sektor riil dan bursa saham.

EKONOMI | 20 September 2021

Pasar Cermati Sentimen Surplus Neraca Perdagangan Agustus

Pelaku pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencermati sentimen positif tren surplus neraca perdagangan bulan Agustus.

EKONOMI | 20 September 2021

Resmikan Rusun Pasar Rumput, Jokowi Harap Warga Mudah Beraktivitas Ekonomi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan rumah susun (Rusun) Pasar Rumput, Jakarta.

EKONOMI | 20 September 2021

Waskita Karya Restrukturisasi Utang Rp 29,2 Triliun dari 21 Bank

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) berhasil bernegosiasi dengan 21 bank pada proses restrukturisasi utang dengan total Rp 29,2 triliun.

EKONOMI | 20 September 2021

Rupiah dan Mata Uang Asia Terkoreksi Pagi Ini

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.251-Rp 14.274 per dolar AS.

EKONOMI | 20 September 2021

Teknologi Keamanan Dukung Bisnis Finansial Go Digital

Keamanan jaringan dan ICT solution sangat penting untuk terlindung dari upaya peretasan yang merugikan bisnis dan nasabah.

EKONOMI | 20 September 2021

Bagaimana Gerak IHSG? Cermati WEGE, BRIS, UNTR, dan EXCL

IHSG berpeluang menguat ke level 6.170 apabila mampu bertahan di atas level support 5.982, 5.938 dan resisten 6.170 dan 6.263.

EKONOMI | 20 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Napoleon Bonaparte


# Mourinho


# Manchester United


# KKB



TERKINI
Meski IHSG Ambles 71 Poin, KIAS Kasih Cuan Tinggi

Meski IHSG Ambles 71 Poin, KIAS Kasih Cuan Tinggi

EKONOMI | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings