Jumlah Investor Aset Kripto Lampaui Investor Saham
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (0)   |   COMPOSITE 5963 (12)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1394 (-0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (0)   |   IDX30 472 (0)   |   IDX80 128 (0)   |   IDXBASIC 1239 (6)   |   IDXBUMN20 360 (0)   |   IDXCYCLIC 737 (2)   |   IDXENERGY 746 (-6)   |   IDXESGL 129 (0)   |   IDXFINANCE 1324 (4)   |   IDXG30 133 (0)   |   IDXHEALTH 1286 (-9)   |   IDXHIDIV20 418 (-0)   |   IDXINDUST 958 (5)   |   IDXINFRA 869 (-1)   |   IDXMESBUMN 102 (0)   |   IDXNONCYC 738 (1)   |   IDXPROPERT 882 (-5)   |   IDXQ30 136 (0)   |   IDXSMC-COM 280 (0)   |   IDXSMC-LIQ 333 (-0)   |   IDXTECHNO 3164 (165)   |   IDXTRANS 1044 (-7)   |   IDXV30 126 (0)   |   INFOBANK15 955 (2)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (0)   |   ISSI 176 (0)   |   JII 579 (-0)   |   JII70 205 (0)   |   KOMPAS100 1132 (2)   |   LQ45 888 (0)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (3)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (0)   |   PEFINDO25 295 (-0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 293 (0)   |   SRI-KEHATI 341 (0)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jumlah Investor Aset Kripto Lampaui Investor Saham

Rabu, 21 April 2021 | 14:53 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Booming kenaikan harga aset kripto menarik minat investasi bagi para investor lain. Beberapa investor saham mulai menaruh portofolionya lebih besar di aset digital atau switching ke aset yang sedang kekinian tersebut.

Hal itu tercermin dari data yang disampaikan Kabiro Peraturan Perundang-undangan dan Penindakan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Muhammad Syist. Berdasarkan data Bappebti, jumlah investor aset kripto per akhir Februari mencapai 4,2 juta orang.

Jumlah investor kripto tersebut mengalahkan jumlah investor saham. Per Februari, berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah Single Investor Identification (SID) saham baru mencapai 2 juta akun atau tepatnya 2.001.288 akun. Namun, angka tersebut, masih di bawah jumlah investor di pasar modal yang mencapai 4,5 juta. Angka ini gabungan investor saham, obligasi dan reksa dana.

Syist meyakini jumlah investor kripto akan terus bertambah. Apalagi, Bappebti sudah menyiapkan banyak payung hukum. ”Bisnis (aset kripto) didasari kepercayaan, jadi underlying-nya itu kepercayaannya sendiri. Namun di beberapa negara sudah ada regulasinya. Di Indonesia juga sudah mengatur beberapa regulasi, antara lain ada undang-undang, peraturan Bappebti, dalam rangka memberikan kepastian usaha dan perlindungan ke investor,” ucapnya dalam Creative Money ”Jurus Investasi Aset Kripto” yang disiarkan BeritaSatu TV, Selasa (20/4/2021) malam.

Perdagangan aset kripto, tambahnya memang menarik bagi investor khususnya dari kalangan milenial yang identik berani mengambil risiko. Namun, dia mengingatkan agar para calon investor kripto harus membekali diri sebelum terjun ke investasi ini.

“Pelajari latar belakang investasi, tata cara transaksi, aset kripto yang akan ditransasksikan, pelajari juga pedagang aset kripto yang saat ini sudah ada 13 yang mendapatkan izin Bappebti. Pelajari dokumen perjanjian, pelajari risiko yang dihadapi, hati-hati dengan janji-janji yang memberikan keuntungan tinggi," kata dia.

Masyarakat juga harus berhati-hati dengan pola-pola pendekatan publik figur, tokoh masyarakat, tokoh agama dalam menawarkan investasi. "Jangan mudah tergiur penawaran jual beli dan penambangan aset kripto yang beri return tinggi dan janji keuntungan. Jangan mudah percaya dan ikut-ikutan jual beli aset dengan member get member,” imbau Syist.

Ketua Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) sekaligus COO Tokocrypto Teguh Kurniawan Harmanda mengatakan, meski data Aspakrindo tercatat ada 4,2 juta investor, tetapi angka tersebut bisa double mengingat belum adanya bursa aset digital yang bisa menilai secara tepat. Tercatat mayoritas investor di aset kripto atau 40% didominasi oleh usia 25-34 tahun.

“Sebenarnya jumlah investor di pasar saham dengan aset kripto itu salip menyalip. 2015 angka investor saham lebih tinggi, tapi di 2017 aset kripto yang lebih tinggi, nah di 2020 angka pertumbuhan di capital market lonjakannya luar biasa, jadi tersalip. Tapi sekarang lebih tinggi aset kripto," kata Manda biasa dia disapa kepada Investor Daily, Rabu (21/4/2021).

Aset kripto kata Manda, jadi pilihan investasi menarik. Jika terus meningkat, maka investor bisa tembus 10 juta orang pada akhir tahun ini dan 2-4 tahun ke depan bisa 26 juta investor. "Tapi, ingat yah ini bisa double datanya, misalnya dia ada di pedagang efek satu dan jadi nasabah juga di pedagang kripto lainnya. Ini kan beda dengan bursa saham yang hitungannya single investor ID (SID). Nanti kalau bursa aset kriptonya sudah ada baru bisa terlihat jelas angkanya,” jelas dia.

Adapun, peluang perkembangan aset kripto di Indonesia sangat besar. Populasi Indonesia yang setara dengan 3,5% dari populasi seluruh dunia pada tahun 2020. Itu berarti potensial 270 juta dompet digital yang bisa memiliki akses ke layanan keuangan.

Kenaikan harga aset kripto dikatakannya seiring mulai diadopsinya aset ini oleh perusahaan kelas dunia seperti Tesla, Paypal, dan Goldman Sachs. Bahkan, jauh sebelum perusahaan-perusahaan tersebut, tercatat Microsoft, AT&T, Burger King Venezuela, KFC Kanada, Twitch, Air Baltic, dan Shopify telah mengadopsinya terlebih dahulu. Sejarah bursa Amerika Serikat bahkan mencatat Coinbase Global Inc, perusahaan perantara jual beli kripto terbesar di AS bernilai US$ 86 miliar yang melakukan debut di pasar saham disambut antusias investor.

Crypto Hedge Fund
Sementara itu, maraknya perkembangan aset kripto di Indonesia membuat banyak orang berlomba-lomba terjun di bisnis ini. Salah satunya PT Cuma Untuk Anak Negeri (Cfund). Pembentukan ini, dikatakan CEO Cuma Untuk Anak Negeri Indonesia Muhammad Kurnia Bijaksana dinilai perlu memiliki institusi seperti layaknya manajer investasi yang mengelola dana investor terkait aset kripto.

Adapun proses pendaftaran Cfund ke Bappebti saat ini masih terus diurus. Diharapkan pada kuartal III 2021 perusahaan ini sudah bisa mulai beroperasional. Cfund saat ini tengah menyiapkan web yang pada 6 Juni 2021 akan diluncurkan. Perusahaan akan menawarkan beberapa jenis aset kripto dengan bekerja sama beberapa exchange seperti Tokocrypto dan Indodax.

“Jika lancar dan mendapat izin dari otoritas terkait, mungkin bisa kuartal III atau IV 2021. Bappebti masih sibuk sepertinya jadi agak slow down pendaftarannya,” ucapnya.

Terkait dana kelolaan, Kurnia mengatakan, saat ini sudah ada beberapa lembaga yang ingin menaruh dananya hingga US$ 2 juta jika Cfund sudah beroperasi. Cfund jelasnya mempersiapkan beberapa produk, yakni saving fund (low risk low reward), mutual fund (medium risk) dan managed fund (high risk). ”Cfund diproyeksi bisa memberikan return per bulan hingga maksimal 10%, mutual fund ekspektasinya 20%, dan managed fund yang 35%-40%, dengan catatan semua ini sangat high risk,” katanya.

Di sisi lain, dia memprediksi pasar aset kripto diprediksi masih akan bullish di 2 tahun ke depan. Namun, akan ada koreksi-koreksi yang cukup dalam yang perlu diantisipasi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemberdayaan Perempuan Penting bagi Pertumbuhan Ekonomi

Destry mengungkapkan, pemberdayaan ekonomi dan keuangan syariah yang dilakukan BI bersama stakeholder lainnya juga dilakukan melalui pemberdayaan perempuan.

EKONOMI | 21 April 2021

Kisah Kartini dan Srikandi Energi di SPBG Gagas

Perempuan tidak perlu merasa terkekang dengan pekerjaan-pekerjaan yang selama ini masih didominasi laki-laki seperti industri migas.

EKONOMI | 21 April 2021

Prudential Catatkan Pendapatan Premi Rp 23,7 Triliun

Jens Reich menegaskan, komitmen Prudential Indonesia menghadirkan inovasi menjadi kunci kepemimpinan di industri asuransi jiwa.

EKONOMI | 21 April 2021

Bursa Eropa Dibuka Menguat di Tengah Musim Pendapatan Emiten

Indeks Pan-European Stoxx 600 naik 0,5% pada awal sesi.

EKONOMI | 21 April 2021

Kementerian Investasi Diharapkan Miliki Peran Fiskal untuk Kebutuhan Investor

Dalam perpres disebutkan fungsi dan kewenangan investasi berada pada lembaga setingkat Kementerian.

EKONOMI | 21 April 2021

Syailendra Terapkan Strategi Fleksibilitas dan Diversifikasi Reksa Dana Campuran

Dalam menyikapi volatilitas pasar, manajer investasi melihat adanya kebutuhan diversifikasi aset, sehingga investor dapat terlindungi.

EKONOMI | 21 April 2021

Menteri Kelautan dan Perikanan Targetkan Shrimp Estate Selesai Tahun Ini

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono berharap Shrimp Estate segera selesai di 2021 dan dapat menunjang program target 2 juta ton produksi udang.

EKONOMI | 21 April 2021

Kiprah "Kartini" Masa Kini dalam Pembangunan Air Minum dan Sanitasi di Pedesaan

Program Pamsimas memberikan kesempatan yang sama kepada perempuan maupun laki-laki untuk pengelolaaannya.

EKONOMI | 21 April 2021

Batavia Finance dan Jaya Ancol Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Rp 550 Miliar

Nilai total dari surat utang jatuh tempo tahun ini mencapai Rp 125,4 triliun.

EKONOMI | 21 April 2021

Pemerintah Siapkan Perpres untuk Tingkatkan Rasio Kewirausahaan

Regulasi ini diharapkan bisa mempercepat lahirnya wirausaha baru baik dari UMKM yang sudah ada maupun usaha pemula di kalangan anak muda.

EKONOMI | 21 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS