Batavia Finance dan Jaya Ancol Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Rp 550 Miliar
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (0)   |   COMPOSITE 5963 (12)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1394 (-0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (0)   |   IDX30 472 (0)   |   IDX80 128 (0)   |   IDXBASIC 1239 (6)   |   IDXBUMN20 360 (0)   |   IDXCYCLIC 737 (2)   |   IDXENERGY 746 (-6)   |   IDXESGL 129 (0)   |   IDXFINANCE 1324 (4)   |   IDXG30 133 (0)   |   IDXHEALTH 1286 (-9)   |   IDXHIDIV20 418 (-0)   |   IDXINDUST 958 (5)   |   IDXINFRA 869 (-1)   |   IDXMESBUMN 102 (0)   |   IDXNONCYC 738 (1)   |   IDXPROPERT 882 (-5)   |   IDXQ30 136 (0)   |   IDXSMC-COM 280 (0)   |   IDXSMC-LIQ 333 (-0)   |   IDXTECHNO 3164 (165)   |   IDXTRANS 1044 (-7)   |   IDXV30 126 (0)   |   INFOBANK15 955 (2)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (0)   |   ISSI 176 (0)   |   JII 579 (-0)   |   JII70 205 (0)   |   KOMPAS100 1132 (2)   |   LQ45 888 (0)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (3)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (0)   |   PEFINDO25 295 (-0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 293 (0)   |   SRI-KEHATI 341 (0)   |   TRADE 872 (0)   |  

Batavia Finance dan Jaya Ancol Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Rp 550 Miliar

Rabu, 21 April 2021 | 13:38 WIB
Oleh : Gita Rossiana / WBP

Jakarta, Beritasatu.com -PT Batavia Prosperindo Finance Tbk (BPFI) dan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) menyatakan kesiapannya untuk melunasi obligasi jatuh tempo. Nilai total dari obligasi yang jatuh tempo itu adalah Rp 550 miliar.

Direktur Batavia Prosperindo Finance Indah Mulyawan mengatakan, Obligasi Berkelanjutan II Batavia Prosperindo Finance Tahap II tahun 2020 akan jatuh tempo pada 14 Mei 2021. Perseroan menyatakan kesiapan untuk membayar pokok obligasi senilai Rp 200 miliar tersebut. "Perseroan sudah menyiapkan dana untuk membayar pokok obligasi tersebut dan upaya-upaya yang dilakukan pada saat akan jatuh tempo," jelas Indah dalam keterbukaan informasi, Rabu (21/4/2021).

Batavia Finance memperoleh dana untuk melunasi pokok obligasi itu dari fasilitas kredit bank yang menjadi mitra perseroan. Selain iu, perseroan juga menggunakan kas internal perusahaan.

Sementara PT Pembangunan Jaya Ancol memiliki obligasi jatuh tempo pada 18 Mei 2021. Sekretaris Perusahaan Pembangunan Jaya Ancol Agung Praptono menjelaskan, nilai Obligasi Berkelanjutan I Jaya Ancol Tahap II Tahun 2018 Seri B sebesar Rp 350 miliar.

Sebelumnya, Head of Economic Research PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Fikri Permana menjelaskan, nilai total dari surat utang jatuh tempo tahun ini mencapai Rp 125,4 triliun. Apabila surat utang tersebut di-refinancing atau dilunasi dengan menerbitkan surat utang baru, maka bisa mendukung penerbitan surat utang tahun ini di kisaran Rp 122-159 triliun.

Selain surat utang jatuh tempo itu, hal lain yang bisa mendukung penerbitan surat utang tahun ini adalah mandat penerbitan surat utang yang diterima Pefindo. Hingga 15 April 2021, Pefindo menerima mandat penerbitan surat utang sebesar Rp 45,27 triliun.
Kepala Divisi Pemeringkatan Korporasi Pefindo Niken Indriarsih menjelaskan, mandat yang diterima ini berasal dari 39 korporasi. Dari 39 perusahaan itu, industri pembiayaan tercatat yang paling banyak akan menerbitkan surat utang, yakni sebanyak tiga perusahaan dengan nilai Rp 6,3 triliun.

Sementara hingga kuartal I 2021, penerbitan surat utang sudah mulai positif. Pefindo mencatat, penerbitan surat utang pada kuartal I 2021 mencapai Rp 23,21 triliun atau meningkat 15,9% dibandingkan kuartal I 2020 yang mencapai Rp 20,02 triliun.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah Siapkan Perpres untuk Tingkatkan Rasio Kewirausahaan

Regulasi ini diharapkan bisa mempercepat lahirnya wirausaha baru baik dari UMKM yang sudah ada maupun usaha pemula di kalangan anak muda.

EKONOMI | 21 April 2021

Mayoritas Investor Surat Utang Negara adalah Perempuan

Berdasarkan profil investor obligasi negara sukuk ritel dan Obligasi Ritel Indonesia (ORI), porsi investasi perempuan di atas 50%.

EKONOMI | 21 April 2021

Siang Ini, Rupiah Melemah ke Rp 14.520 Per Dolar

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan siang hari ini, Rabu (21/4/2021), terdepresiasi ke kisaran Rp 14.520.

EKONOMI | 21 April 2021

Sri Mulyani: Perempuan Kontribusi US$ 12 Triliun pada Ekonomi Global Tahun 2025

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan peran perempuan dalam ekonomi global diproyeksi memiliki kontribusi hingga US$ 12 triliun pada tahun 2025.

EKONOMI | 21 April 2021

Kuartal I, ICDX Catatkan Transaksi Rp 2,4 Triliun pada Perdagangan Timah

Rata-rata harga timah ICDX pada kuartal I sampai pertengahan April terpantau stabil pada rentang level US$ 28.000 per ton.

EKONOMI | 21 April 2021

Sesi I, IHSG Melemah ke Level 5.999

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,64% ke 5.999,7 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Rabu (21/4/2021).

EKONOMI | 21 April 2021

Dorong UMKM dan Industri Agrikultur, PLN Gelar Kompetisi dan Inovasi Kelistrikan

PLN menggelar webinar bertajuk Electrifying Lifestyle sebagai rangkaian kegiatan PLN ICE (Innovation & Competition in Electricity) di tahun 2021.

EKONOMI | 21 April 2021

Pemilik Mobil Perlu Memahami Dua Jenis Asuransi Ini

Asuransi kendaraan menjadi salah satu bentuk mitigasi risiko terhadap perlindungan finansial.

EKONOMI | 21 April 2021

Sinarmas MSIG Life Berekspansi Lewat Asuransi SIX

Penambahan pilihan produk asuransi menunjukkan, Sinarmas MSIG Life semakin fokus menjalankan strategi ekspansi.

EKONOMI | 21 April 2021

Acset Indonusa Bukukan Kontrak Baru Rp 142,29 Miliar

PT Acset Indonusa Tbk (ACST) membukukan pendapatan sebesar Rp 381,05 miliar pada kuartal pertama 2021, turun 20% dibandingkan Q1 2020.

EKONOMI | 21 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS