Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Acset Indonusa Bukukan Kontrak Baru Rp 142,29 Miliar

Rabu, 21 April 2021 | 09:33 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Acset Indonusa Tbk (ACST) membukukan pendapatan sebesar Rp 381,05 miliar pada kuartal pertama 2021. Raihan tersebut menurun 20,2% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 477,61 miliar. Selain itu, perseroan juga telah mendapatkan perolehan kontrak baru sebesar Rp 142,29 miliar.

Presiden Direktur Acset Indonusa Idot Supriadi menjelaskan, pada awal tahun 2021, perseroan mencatatkan penurunan rugi bersih sebesar dari Rp 124,44 miliar menjadi Rp 79,68 miliar. Penurunan ini disebabkan oleh perlambatan proyek maupun penundaan tender akibat pandemi.

“Secara rinci, perolehan pendapatan periode ini didominasi oleh sektor konstruksi sebesar 54%, infrastruktur sebesar 33%, fondasi sebesar 9% dan sektor lainnya sebesar 4%. Sektor lainnya menggambarkan aktivitas perdagangan dan jasa sewa yang dilakukan oleh anak usaha,” jelasnya dalam keterangan resmi, Rabu (21/4/2021).

Idot menambahkan, untuk menyiasati penurunan pendapatan ini perseroan tetap fokus pada usaha perbaikan internal yang bertujuan untuk memperkuat fundamental perusahaan sehingga siap untuk melaju seiring pemulihan yang akan terjadi di industri konstruksi kedepannya.

Salah satu upaya yang dilakukan perseroan yakni dengan terus melakukan kajian secara berkala terhadap dampak akibat pandemi atau faktor lainnya yang mempengaruhi kinerja Perusahaan. Melalui upaya tersebut, Acset Indonusa proaktif melakukan penyesuaian yang dipandang perlu dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Kemudian, perseroan juga melakukan inisiatif digitalisasi sebagai upaya pengembangan di internal, di antaranya program pemantauan progres proyek secara daring, e-logistics dan e-procurement. Hal ini juga dibarengi dengan pengkajian kembali akan proses bisnis yang ada di setiap lapisan organisasi guna mencapai hasil kerja yang lebih efektif dan efisien.

“Dengan demikian, kami percaya bahwa perusahaan dapat menjawab tantangan yang ada dengan sigap dan adaptif dalam rangka menjaga pertumbuhan bisnis dan kepercayaan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Idot menambahkan, pada kuartal pertama ini, Acset Indonusa telah memegang kontrak baru sebanyak Rp 142,29 miliar, yang terdiri dari proyek di bidang fondasi dan infrastruktur. Proyek pondasi itu dikerjakan oleh anak usaha yang merupakan spesialis fondasi yakni PT Acset Pondasi Indonusa.

Adapun proyek baru tersebut adalah pondasi Menara BRI, Medan; pondasi Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral; pondasi Jembatan Ciujung pada Tol Cikande-Serang Timur; pekerjaan perbaikan fondasi Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan; dan pekerjaan sipil pada Pembangkit Listrik Tenaga Mini-Hidro Lampung, Besai Kemu.

“Pada bulan Maret 2021, kami juga telah melakukan topping-off pada Arumaya Residences bersama dengan mitra kerjanya, Woh Hup. Proyek yang berhasil dikerjakan dengan tepat waktu dan nir-kecelakaan ini merupakan proyek sinergis ACSET dan Astra Property,” papar dia.

Sebagai informasi, berdasarkan arsip Investor Daily, proyek Arumaya Residence tersebut dibangun dalam skema joint operation antara Acset Indonusa dan mitranya Woh Hup Private Ltd. Proyek hunian premium yang terletak di bilangan Jakarta Selatan ini merupakan proyek sinergis Acset dengan Astra Property Group.

Pemberi kerja Arumaya Residences adalah PT Brahmayasa Bahtera yang merupakan anak perusahaan Astra Property dan Hongkong Land. Proyek yang dibangun dengan sistem bottom-up ini menempuh tahap groundbreaking sejak akhir 2018 lalu..

“Seremoni merupakan simbol selesainya pembangunan tower apartemen Arumaya Residence hingga lantai 24. Sementara itu, pembangunan unit Garden Villa masih akan terus dilaksanakan hingga akhir tahun 2021,” pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kurs Rupiah Pagi Ini Terdepresiasi ke Rp 14.535

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Rabu (21/4/2021), terdepresiasi ke kisaran Rp 14.535.

EKONOMI | 21 April 2021

IHSG Dibuka Melemah Seiring Koreksi Bursa Global

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,66% ke 5.998,8 pada awal perdagangan hari ini, Rabu (21/4/2021).

EKONOMI | 21 April 2021

Pelaku Pasar Cermati Upaya Bank Indonesia Jaga Stabilitas

Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI baru-baru ini juga menyebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia berpotensi lebih rendah dari proyeksi sebelumnya.

EKONOMI | 21 April 2021

Sri Mulyani Ajak Perempuan Indonesia Jaga Semangat Juang Kartini

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk menjaga dan memelihara semangat juang RA Kartini.

EKONOMI | 21 April 2021

Ini 5 Saham Rekomendasi Binaartha Sekuritas

Binaartha Sekuritas merekomendasikan saham ASII, ASRI, AUTO, BBCA, BMRI.

EKONOMI | 21 April 2021

Sentimen Covid-19 Kembali Hantui Pasar, Bursa Asia Dibuka Melemah

Indeks Nikkei 225 Tokyo turun 1,34%, S&P/ASX 200 Australia turun 0,85%, Kospi KoreaSelatan turun 0,87%.

EKONOMI | 21 April 2021

Kasus Covid-19 Meningkat, Harga Minyak Dunia Turun

Harga minyak mentah jenis Brent turun 0,72% ke US$ 66,57 per barel. West Texas Intermediate turun 1,48% ke US$ 62,44 per barel.

EKONOMI | 21 April 2021

Kemdag Siapkan Regulasi E-Commerce

Kementerian Perdagangan menyiapkan regulasi yang mengatur perdagangan online agar konsumen mendapatkan perlindungan.

EKONOMI | 21 April 2021

Minim Sentimen Positif, Bursa Eropa Ditutup di Zona Merah

Indeks Stoxx600 turun 1,9%, DAX Jerman turun 1,55%, FTSE Inggris turun 2%, CAC Prancis turun 2,09%, FTSE MIB Italia turun 2,44%.

EKONOMI | 21 April 2021

Netflix Tersungkur, Wall Street Kembali Melemah

Dow Jones Industrial Average turun 0,75%, S&P 500 turun 0,68%, Nasdaq turun 0,92%.

EKONOMI | 21 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS