Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Lima Tantangan UMKM Menembus Pasar Ekspor

Selasa, 20 April 2021 | 12:35 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritaasatu.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mendorong pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk dapat melakukan penetrasi di pasar global. Hal ini menurutnya bukan sesuatu yang sulit dicapai. Melalui berbagai upaya, pelaku UMKM juga bisa berkompetisi di pasar ekspor.

Namun diakui Sri Mulyani, pelaku UMKM saat ini menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan kinerja dan daya saingnya, terutama untuk menembus pasar ekspor. Pertama adalah masalah legalitas, yaitu minimnya pemahaman legalitas seperti memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP,) pentingnya Nomor Induk Berusaha, Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), hingga izin dan prosedur ekspor-impor.

“Ini area pemerintah yang akan terus melakukan penyederhanaan. Beberapa aturan seperti pembatasan ekspor-impor, izin berusaha, sertifikasi keamanan pangan, sertifikasi halal dan juga mahalnya biaya sertifikasi menjadi penghalang. Ini pekerjaan rumah bagi pemerintah untuk terus menyederhanakan,” kata Sri Mulyani dalam acara Konferensi 500K Eksportir Baru; Memacu Ekspor UKM yang diadakan Sekolah Ekspor UKM dan Ekonomi Kreatif secara virtual, Selasa (20/4/2021).

Kedua terkait pembiayaan. Sri Mulyani mengatakan banyak UMKM yang masih sulit mengakses pembiayaan. UMKM memiliki agunan dan modal yang terbatas. Mereka juga sering dihadapkan pada suku bunga tinggi saat mengakses pendanaan dari lembaga keuangan, dan juga proses serta waktu yang lama untuk mendapatkan pinjaman, serta minimnya pemahaman tentang pembukuan.

“Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk menurunkan suku bunga bagi UMKM. Kredit Usaha Rakyat merupakan salah satu contoh untuk mendukung UMKM yang terus ditingkatkan,” kata Sri Mulyani.

Ketiga yaitu masalah pendampingan. Menurut Sri Mulyani, pendampingan UMKM sangat penting dalam meningkatkan kualitas SDM, tata kelola perusahaan dan manajemen perusahaan, sehingga produk yang dihasilkan bisa memiliki daya saing tinggi.

Keempat adalah masalah produksi. Minimnya standarisasi produk sesuai standar global menjadi penghalang UMKM untuk bisa menembus pasar global. Dari sisi produksi juga terjadi inkonsistensi, serta tidak terjadinya kontinuitas dari produksi dan kualitas produknya.

Kelima adalah pemasaran, di mana masih terbatasnya informasi mengenai peluang pasar dan jangkauan pemasaran. Selain itu, minimnya kemampuan promosi yang memanfaatkan platform digital serta market research.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Qapita Raih Pendanaan Pra-Seri A US$ 5 Juta

Qapita mengumumkan pendanaan pra-seri A senilai USD 5 juta yang dipimpin oleh MassMutual Ventures.

EKONOMI | 20 April 2021

Ini 5 Saham Paling Cuan di Sesi I

Harga FOOD menguat 21,24%, RODA naik 9,76%, INDX meningkat 8,40%, WIIM melonjak 6,77%, CAKK terangkat 6,02%.

EKONOMI | 20 April 2021

Kurs Rupiah Terus Menguat ke Kisaran Rp 14.400

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan siang hari ini, Selasa (20/4/2021), terapresiasi ke kisaran Rp 14.400.

EKONOMI | 20 April 2021

Terseret Koreksi Sektor Tambang dan Keuangan, IHSG Terjungkal 0,8%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,84% ke 6.001,8 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (20/4/2021).

EKONOMI | 20 April 2021

Sri Mulyani: 500.000 Eksportir Baru Tercipta hingga 2030

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meyakini target 500.000 eksportir baru akan tercipta pada 2030.

EKONOMI | 20 April 2021

Investor Disarankan Rebalancing Portofolio ke Reksa Dana dan Obligasi

Bareksa Prioritas menyarankan investor High Net Worth Individuals (HNWI) untuk melakukan rebalancing ke reksa dana saham dan pendapatan tetap.

EKONOMI | 20 April 2021

Holding Ultra Mikro Pacu Pertumbuhan Populasi Pengusaha Baru

Disebutkan, selain di sektor keuangan, Kementerian BUMN juga berhasil membentuk holding pada PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Semen Indonesia Tbk.

EKONOMI | 20 April 2021

Kurs Rupiah Terapresiasi ke Kisaran Rp 14.500-an

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Selasa (20/4/2021), terapresiasi ke kisaran Rp 14.500.

EKONOMI | 20 April 2021

Aliran Dana Masuk Mulai Terlihat, Ekonomi Kembali Pulih Bertahap

Aliran dana masuk saat ini mulai terlihat lagi selama satu pekan terakhir.

EKONOMI | 20 April 2021

IHSG Melemah Tipis, Investor Tunggu Pengumuman BI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,18% ke 6.041,45 pada awal perdagangan hari ini, Selasa (20/4/2021).

EKONOMI | 20 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS