Tingkatkan Ekspor, Kemdag Keluarkan Izin Ekspor dalam Waktu 8 Jam
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 479 (-0)   |   COMPOSITE 5975 (1)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1396 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-0)   |   IDX30 473 (0)   |   IDX80 128 (0)   |   IDXBASIC 1245 (-1)   |   IDXBUMN20 361 (0)   |   IDXCYCLIC 739 (-0)   |   IDXENERGY 741 (7)   |   IDXESGL 130 (-0)   |   IDXFINANCE 1328 (-0)   |   IDXG30 133 (0)   |   IDXHEALTH 1274 (5)   |   IDXHIDIV20 418 (0)   |   IDXINDUST 965 (3)   |   IDXINFRA 871 (-1)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 739 (-0)   |   IDXPROPERT 876 (-1)   |   IDXQ30 136 (0)   |   IDXSMC-COM 280 (0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (0)   |   IDXTECHNO 3334 (19)   |   IDXTRANS 1040 (3)   |   IDXV30 127 (0)   |   INFOBANK15 957 (-0)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 408 (-0)   |   ISSI 176 (-0)   |   JII 579 (-0)   |   JII70 205 (-0)   |   KOMPAS100 1135 (-0)   |   LQ45 890 (0)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1594 (0)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 303 (0)   |   PEFINDO25 295 (-0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (0)   |   SRI-KEHATI 342 (-0)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tingkatkan Ekspor, Kemdag Keluarkan Izin Ekspor dalam Waktu 8 Jam

Kamis, 15 April 2021 | 15:36 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah terus berupaya meningkatkan ekspor di masa pandemi. Saat ini, fokus utama pemerintah adalah mengekspor komoditi yang trennya sedang meningkat dan banyak permintaan dari negara lain.

Direktur Ekspor Produk Industri dan Pertambangan Kementerian Perdagangan (Kemdag) Luther Palimbong mengatakan, Kemdag juga mempercepat keluarnya izin ekspor yang diajukan oleh perusahaan eksportir.

Kata dia, Menteri Perdagangan sudah menandatangani aturan yang bisa mengeluarkan izin ekspor hanya dalam waktu 8 jam.

“Relaksasi kebijakan, kita sudah mulai pikirkan bagaimana kita permudah kebijakan sehingga pelaku usaha tidak terbebani dengan perizinan. Bapak Menteri sudah menandatangani terkait persetujuan ekspor hanya dalam waktu 8 jam. Ini ada beberapa tetapi pendekatannya kepada perusahaan, jika perusahaan itu baik, bayar royalti dan pajak maka kita berikan kemudahan dalam perizinan hanya dalam 8 jam sehingga tidak ada lagi pengusaha yang mengeluh soal perizinan,” kata Luther dalam webinar Mandiri Manufacturing Indonesia Forum 2021 Accelerating Economic Recovery by Supporting the Manufacturing Industry", yang digelar Katadata, Kamis (15/4/2021).

Luther mengatakan pada tahun 2020 ketika Covid-19 mulai menyebar, neraca ekspor Indonesia hanya turun 2,61%. Sejumlah kalangan memrediksi perekonomian Indonesia diperkirakan akan tumbuh mencapai 3,3% dan bisa terus meningkat pada tahun ini.

“Ekspor Indonesia mengalami tren yang positif di dekade terakhir 2020, ekspor kembali meningkat pada di November-Desember bahkan melebihi di tahun-tahun sebelumnya. Sektor yang mengalami kenaikan ekspor terbesar di 2020 secara nilai adalah besi baja, perhiasan, lemak nabati, dan lain-lain,” ucap Luther.

Menurut Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, ekonomi global akan meningkat secara signifikan. Ini dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi dua negara yang menjadi tujuan utama ekspor Indonesia.

“Ini peluang sangat bagus bagi sumber pertumbuhan industri manufaktur Indonesia kalau kita sangat kompetitif. Beberapa poin positif tadi, kami memperkirakan pertumbuhan Indonesia dari sisi GDP akan kembali ke 3,3% dari kontraksi minus 2,93%,” jelas Andry.

Perencana Ahli Madya, Kementerian Perindustrian Mangasi Parsaoran Siahaan, menyebutkan dengan adanya penerapan industri 4.0 diharapkan nantinya kontribusi ekspor terhadap PDB akan meningkat, dan akan sesuai dengan target RPJMN. Bahkan diharapkan bisa mencapai kenaikan lebih dari 30%.

“Selama ini dengan biaya yang ada kita harapkan akan ada peningkatan biaya kembali. Biaya yang ada kita gunakan untuk meningkatkan tenaga kerja dan produktivitas. Dari hasil itu kita terapkan ke industri 4.0 dengan output dan input yang ada, kami akan menghasilkan output dua kali lipat,” tutur Mangasi di acara yang sama.

Meski industri manufaktur Indonesia mendapat titik terang setelah pandemi, namun masih ada beberapa tantangan yang perlu dihadapi seperti regulasi dan kesiapan sumber daya manusia. Andry Asmoro mengungkapkan untuk mencontoh Vietnam yang lebih terstruktur dalam mengolah industri manufaktur.

“Dari segi indikator infrastruktur, regulasi, dan kesiapan SDM industri kita bisa dikatakan less productive dibanding negara lainnya. Dari situ kita lebih di bawah dari Vietnam, bagaimana kesiapan mereka dalam memanfaatkan kerja sama perdagangan selama ini. Jadi kita akan memperbaiki hal-hal tersebut,” pungkas Andry.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Investor Asing Kembali ke Pasar, IHSG Lanjutkan Tren Positif

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,48% ke 6.079,5 pada akhir perdagangan hari ini, Kamis (14/4/2021).

EKONOMI | 15 April 2021

Bursa Asia Ditutup Mixed, Sentimen Vaksin Masih Menekan Pasar

Nikkei 225 Tokyo naik 0,07%, Indeks Komposit Shanghai turun 0,52%, Hang Seng Hong Kong turun 0,55%, S&P/ASX 200 Australia naik 0,51%.

EKONOMI | 15 April 2021

INACA-Unpad: Industri Penerbangan Baru Normal Lagi pada 2024

Prediksi moderat INACA-UNPAD, industri penerbangan pulih 2024. Prediksi optimistisnya tahun 2022 sudah pulih jika kecepatan vaksinasi naik 2 kali lipat.

EKONOMI | 15 April 2021

Pengusaha Dukung Gagasan Arsjad Rasjid Wujudkan Kadin Baru

Arsjad Rasjid akan mewujudkan Kadin sebagai organisasi inklusif serta kolaboratif guna membantu pemerintah memulihkan perekonomian nasional.

EKONOMI | 15 April 2021

Penggunaan Resi Gudang Kliring Berjangka Indonesia Naik Tajam

PT Kliring Berjangka Indonesia mencatatkan pembiayaan resi gudang mencapai Rp 17,7 miliar pada Q1 2021, tumbuh 292% dari Rp 6,06 miliar tahun lalu.

EKONOMI | 15 April 2021

Rupiah Siang Ini Belum Beranjak dari Zona Merah

Transaksi rupiah siang ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.610-Rp 14.627 per dolar AS.

EKONOMI | 15 April 2021

Arsjad Rasjid: Indonesia Bakal Kuasai Pasar Mobil Listrik

Kadin optimistis Indonesia akan menjadi produsen baterai lithium dan mobil listrik terbesar di dunia.

EKONOMI | 15 April 2021

IHSG Melemah Sesi I, EMTK, BFIN dan TBIG Tetap Kasih Cuan

Nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada sesi I mencapai Rp 5,56 triliun.

EKONOMI | 15 April 2021

Anak Perusahaan Hutama Karya Gandeng UNS Kembangkan Aspal dan Beton Jalan Tol

Hutama Karya jajaki kerja sama dengan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta untuk mendukung pengembangan produk aspal dan beton jalan tol.

EKONOMI | 15 April 2021

Ketahanan BBM Nasional Makin Kuat Setelah RU Dumai Produksi Pertamax

Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai berhasil melakukan lifting perdana produk Pertamax.

EKONOMI | 15 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS