Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Merek-merek Indonesia ini Terkenal di Filipina

Rabu, 14 April 2021 | 23:50 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Jakarta, Beritasatu.com – Sejumlah merek dagang Indonesia dari berbagai produk ternyata laris dijual dan sangat dikenal oleh konsumen Filipina.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Philippine Business Club Indonesia (PBCI) Mark Castro, dalam webinar Rabu (14/4/2021).

Castro mengatakan bahwa sebagai tetangga dekat, Indonesia adalah mitra yang sangat penting bagi Filipina. Oleh karena itu, pengusaha Filipina berinisiatif mendirikan PBCI yang berfungsi menjadi semacam kamar dagang untuk menjembatani pengusaha dua negara.

Castro mengungkapkan fakta bahwa banyak produk Indonesia diterima dan diminati konsumen di Filipina. Dia mencontohkan sejumlah jenama dan produk asal Indonesia seperti minyak angin Caplang, permen Kopiko, dan donat J.Co yang sangat digemari dan gampang ditemukan di Filipina.

“Kami sering menyelenggarakan dialog dengan perwakilan pemerintah dan swasta dari Indonesia. Kami menyampaikan bahwa tersedia potensi dan kesempatan besar [bagi produk Indonesia] untuk dipasarkan di Filipina,” kata Castro dalam webinar yang diselenggarakan oleh platform e-commerce MadeInIndonesia.com.

Prinsipnya, tambah Castro, pasar Filipina siap menyerap dan selalu butuh produk dari Indonesia. Yang penting adalah bagaimana pengusaha Indonesia bisa menjaga kelangsungan pasokan produk mereka.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Duta Besar Indonesia di Filipina, Widya Rahmanto, mengatakan dua negara masik memiliki ruang besar untuk meningkatkan kerja sama dan kemitraan dalam dalam bidang ekonomi dan perdagangan.

Kondisi semacam ini harus bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pelaku usaha di Indonesia.

“Waktunya sangat tepat bagi pelaku bisnis Indonesia untuk meningkatkan perdagangan, khususnya di saat pandemi Covid-19 seperti saat ini,” kata Widya.

Webinar tersebut dihadiri oleh lebih dari 160 peserta dari Indonesia dan Filipina.

Menurutnya Indonesia dan Filipina adalah mitra strategis yang telah bertahun-tahun melakukan perdagangan bilateral. Saat ini, Indonesia adalah mitra dagang terbesar ke-8 bagi Filipina secara global.

“Sedangkan di tingkat ASEAN, Indonesia adalah mitra dagang ke-3,” katanya.

Untuk semakin meningkatkan arus perdagangan barang dan jasa, hal penting yang harus dibenahi adalah peningkatan konektivitas logistik, imbuhnya.

Widya mengatakan webinar seperti ini adalah salah satu cara penting untuk menjaga konektivitas dengan para mitra dagang di Filipina dan bisa membuka akses pasar yang lebih luas.

“Acara semacam Virtual Trade Show ini adalah salah satu contoh kolaborasi yang apik,” tandas Widya.

Atase Perdagangan Indonesia di Manila, Lazuardi Nasution, mengatakan masih banyak potensi pasar di Filipina yang belum tergali dan memberi kesempatan besar bagi para pelaku usaha Indonesia.

Selain itu, mekanisme dan persyaratan ekspor ke Filipina dalam kasus tertentu lebih mudah.

Lazuardi mencontohkan bahwa ekspor produk makanan dan minuman Indonesia ke Filipina tidak diwajibkan untuk mencantumkan label halal.

“Namun, pencantuman label halal akan dengan sendirinya memperluas pasar karena di Filipina juga ada komunitas Muslim,” kata Lazuardi.

Menurut berbagai sumber, total perdagangan Indonesia dan Filipina pada 2019 mencapai US$ 7,6 miliar dengan surplus bagi Indonesia sebesar US$ 5,9 miliar.

Komoditas ekspor utama Indonesia ke Filipina adalah kendaraan bermotor, batu bara, kopi instan, dan minyak kelapa sawit.

Sebaliknya, produk impor Indonesia dari Filipina pada 2019 adalah tembaga dimurnikan sebesar US$ 86 juta, polimer dari propilena US$ 65 juta, bagian dan aksesoris kendaraan bermotor US$ 63 juta, mesin cetak US$ 65 juta dan ketel uap air US$ 45 juta.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Siemens Dukung Digitalisasi Industri Makanan Minuman Indonesia

Di Hannover Messe 2021 Indonesia terus mempromosikan inisiatif 'Making Indonesia 4.0' yang fokus pada tujuh industri prioritas.

EKONOMI | 14 April 2021

Kebijakan Zero ODOL, Pelaku Industri Minta Waktu Berbenah

Pelaku industri meminta perhatian dan dukungan pemerintah agar penerapan zero ODOL bisa dikaji ulang kembali.

EKONOMI | 14 April 2021

Terima Sejumlah Musisi, Airlangga Bahas Pemulihan Pertunjukan Musik

Konser virtual sebagai bentuk adaptasi ketika masa pandemi belum mampu memenuhi kebutuhan industri musik secara keseluruhan.

EKONOMI | 14 April 2021

Edukasi UMKM Dorong Wujudkan Karya Kreatif Indonesia

Pelaku UMKM mendapatkan edukasi mengenai digitalisasi yang harus diterapkan di era pembatasan sosial.

EKONOMI | 14 April 2021

PLN: Diskon 50% Token Listrik Mulai April Hingga Juni

Seluruh pelanggan yang sudah menerima stimulus 2020 dan Januari 2021, akan tetap menerima stimulus sebesar 50% dari yang dibayarkan sebelumnya.

EKONOMI | 14 April 2021

Indonesia Kendaraan Terminal Catatkan Kenaikan Bongkar Muat

Impor truk di bulan Maret 2021 mengalami peningkatan sebanyak 96,97% secara tahunan dari hanya 66 unit di Maret 2020 menjadi 130 unit.

EKONOMI | 14 April 2021

Potensi Pemanfaatan Faba di PLTU Menjanjikan

Industri pengolah Faba bisa mendorong penciptaan lapangan kerja baru sampai 566.000 orang, dengan nilai tambah yang dihasilkan mencapai Rp4,1 triliun per tahun.

EKONOMI | 14 April 2021

Pengembang Properti Berebut Konsumen Milenial

Menurut Rudy, konsumen milenial memiliki karakteristik tersendiri dalam memilih produk properti.

EKONOMI | 14 April 2021

Kak Seto: Nama Saya Dicatut untuk Kepentingan Persaingan Dagang

Masalah yang menyangkut makanan dan minuman yang membahayakan kesehatan itu merupakan ranahnya Badan Pengawas Makanan dan Minuman (BPOM).

EKONOMI | 14 April 2021

Pengaduan Produk Asuransi ke OJK Didominasi Mis-Selling

Pengaduan dari masyarakat kepada OJK terhadap industri asuransi masih didominasi ketidaksesuaian produk layanan dengan penawaran.

EKONOMI | 14 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS