Gajah Tunggal Raih Laba Bersih 2020 Rp 320 Miliar
Logo BeritaSatu

Gajah Tunggal Raih Laba Bersih 2020 Rp 320 Miliar

Selasa, 9 Maret 2021 | 13:02 WIB
Oleh : Muhammad Nabil Alfaruq / FMB

Jakarta, Beritasatu.com — PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) membukukan laba bersih pada akhir tahun 2020 sebesar Rp 320 miliar. Laba bersih ini meningkat dibandingkan dengan perolehan tahun 2019.

Berdasarkan keterbukaan informasi, Selasa (9/3/2021), laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 18,95% dibandingkan dengan periode 31 Desember 2019 yang mencatatkan sejumlah Rp 269 miliar.

Meningkatnya laba bersih tersebut tercermin dari beban penjualan perseroan yang berhasil ditekan pada 2020 menjadi Rp 725 miliar. Perseroan juga berhasil menekan beban keuangan hingga 14,56% menjadi Rp 745 miliar dari sebelumnya Rp 872 miliar.

Adapun penjualan bersih perseroan dicatatkan sebesar Rp 13,43 triliun, menurun 15,69% dibandingkan periode sama pada tahun sebelumnya yang mencatatkan Rp 15,93 triliun. Beban pokok penjualan juga menurun 18,11% menjadi Rp 10,76 triliun dari periode 31 Desember 2019 Rp 13,14 triliun.

Sementara itu, laba kotor perseroan tercatat Rp 2,67 triliun atau turun 4,30% dari peridoe sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp 2,79 triliun. Laba sebelum pajak tercatat sebesar hingga akhir tahun 2020 Rp 476 miliar, meningkat 4,15% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang membukukan Rp 457 miliar.

Secara total aset, perseroan per 31 Desember 2020 meraih sebesar Rp 17,78 triliun, mengalami penurunan 5,6% dari 31 Desember 2019 yakni Rp 18,85 triliun. Sedangkan total liabilitas sebesar Rp 10,92 triliun, turun 13,47% dari semula Rp 12,62 triliun dan total ekuitas naik 9,95% menjadi Rp 6,85 triliun dari sebelumnya Rp 6,23 triliun.

Sebelumnya, Gajah Tunggal tahun ini mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) US$ 30 juta - US$ 40 juta pada tahun ini. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung kinerja perseroan.

Belanja modal tersebut akan difokuskan untuk perawatan dan peremajaan mesin-mesin serta alat berat. Selain itu, capex juga akan digunakan untuk pelunasan akuisisi tanah PT Softex Indonesia. “Sumber pendanaan dari kas internal perseroan,” jelas Tim komunikasi Gajah Tunggal kepada Investor Daily.

Perseroan pada tahun ini juga akan melakukan efisiensi terhadap bisnisnya. Hal ini dilakukan untuk menekan biaya produksi dan tetap mengembangkan penjualan di pasar domestik maupun ekspor seiring membaiknya kondisi perekonomian Indonesia dan global.

Seiring membaiknya perekonomian secara keseluruhan, industri ban juga akan ikut membaik. Perseroan pun berharap penjualan akan pulih ke level yang sama seperti pada tahun 2019.

“Penjualan perseroan di tahun 2021 diproyeksikan meningkat dibandingkan dengan penjualan tahun 2020. Seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi,” jelas Tim komunikasi Gajah Tunggal.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemdag: Referendum Swiss Angin Segar bagi Perjanjian Dagang RI-EFTA

Kementerian Perdagangan menyambut baik hasil Referendum Swiss yang menyetujui kerja sama ekonomi komprehensif dengan Indonesia dengan EFTA.

EKONOMI | 9 Maret 2021

IHSG Terkoreksi, Ini 5 Saham Top Gainers Sesi I

IHSG melemah 0,13%. UNIQ menguat 34,59%, ABBA naik 22,45%, NATO meningkat 9,62%, BANK melonjak 8,86%, JPFA terangkat 8,85%.

EKONOMI | 9 Maret 2021

Kurs Rupiah di Jisdor Terdepresiasi ke Rp 14.468

Berdasarkan kurs Jisdor, kurs rupiah hari ini melemah 78 poin ke posisi Rp 14.468 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp 14.390.

EKONOMI | 9 Maret 2021

Sesi I, IHSG Terkoreksi ke Kisaran 6.240

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,14% ke 6.239,95 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (9/3/2021).

EKONOMI | 9 Maret 2021

DPR: Pembentukan BUMN Ultramikro Percepat Konsolidasi Data UMKM

Konsolidasi data pelaku UMKM diprediksi akan segera terwujud apabila rencana pemerintah mensinergikan BUMN untuk ultra mikro (UMi) berhasil direalisasikan.

EKONOMI | 9 Maret 2021

Menko Airlangga: Kurva V, Skenario Terbaik Pemulihan Ekonomi, Sudah Terlihat

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pemulihan ekonomi RI sudah membentuk V-shape.

EKONOMI | 9 Maret 2021

Proyek Lippo Karawaci Laris Manis, Cendana Icon Terjual 85% dalam Sehari

Penawaran perdana klaster Cendana Icon berhasil terjual 85% dari 700 lebih unit rumah tapak yang ditawarkan.

EKONOMI | 9 Maret 2021

Bappebti Blokir 100 Domain Pialang Berjangka Ilegal, Ini Daftarnya

Bappebti memblokir 100 domain situs entitas di bidang Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) yang tidak memiliki izin.

EKONOMI | 9 Maret 2021

Eastspring Indonesia dan Bank CTBC Indonesia Tambah Distribusi Produk Reksa Dana

Eastspring Investments Indonesia menggandeng PT Bank CTBC Indonesia untuk memasarkan tiga produk reksa dana.

EKONOMI | 9 Maret 2021

Tren Targetkan Penjualan 100 Ribu Modem pada 2021

Penjualan Tren merangkak cepat. Tercatat lebih dari 1.000 unit modem telah terjual sampai saat ini. Targetnya, sampai akhir 2021 terjual 100 ribu modem.

EKONOMI | 9 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS