Sri Mulyani: Jumlah Perempuan di Kabinet Selalu Minoritas
Logo BeritaSatu

Sri Mulyani: Jumlah Perempuan di Kabinet Selalu Minoritas

Sabtu, 6 Maret 2021 | 17:38 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menekankan pentingnya kesempatan yang sama antara laki-laki dan perempuan untuk berpartisipasi di dalam kegiatan ekonomi. Bila itu dilakukan, ekonomi dunia akan menjadi lebih baik dan merata.

"Banyak studi mengatakan kalau suatu negara memberikan kesempatan yang sama bagi laki-laki dan perempuan untuk berpartisipasi di dalam ekonomi, dunia ini ekonominya akan jauh lebih tinggi, lebih baik dan lebih makmur secara lebih merata. Angkanya bisa sampai US$ 26 triliun, atau sekitar 28% dari GDP dunia,” kata Sri Mulyani dalam acara Dialog Intergenerasional "Women and Girls: Game Changer in Development” yang digelar secara virtual, Sabtu (6/2/2021).

Sri Mulyani mengungkapkan, jumlah perempuan di parlemen saat ini masih di bawah 30%. Kondisi ini memang bisa membuat kalangan perempuan berkecil hati, tetapi di sisi lain ini hal yang positif bahwa ke depan partisipasi perempuan di dalam parlemen bisa lebih ditingkatkan.

"Jumlah perempuan di kabinet atau board of director di perusahaan-perusahan, itu selalu minoritas. Ini yang menggambarkan bahwa generasi kalian (muda) masih punya harapan untuk terus memperjuangkan dan menunjukkan bahwa keragaman di dalam pengambil keputusan akan menghasilkan keputusan yang lebih baik,” ujarnya.

Sri Mulyani juga menyinggung masih adanya perlakuan yang tidak adil antara laki-laki dan perempuan, di mana perempuan seringkali diupah lebih rendah dari laki-laki, padahal menduduki posisi yang sama. Menurut Survei Angkatan Kerja Badan Pusat Statistik (BPS) Februari 2020, perempuan memiliki pendapatan 23% lebih rendah dari laki-laki. Pendidikan saja ternyata juga tidak dapat menutup kesenjangan upah.

“Ini banyak, bahkan di perusahan internasional yang selama ini mengadvokasi gender equality pun secara tidak sadar di dalamnya masih mempraktekan hal itu. Bias itu mungkin juga banyak laki-laki yang tidak sadar bahwa itu bias, karena mereka taking for granted ya dari kecil dididik seperti ini. Padahal ini tidak fair untuk gender yang lain,” kata Sri Mulyani.

Karenanya, tambah Sri Mulyani, pemahaman tentang hak yang sama antara laki-laki dan perempuan ini harus ditanamkan sejak dini. “Perlu ada perspektif yang aware, yang sadar bahwa dunia ini diciptakan dengan adanya perbedaan, tetapi harus sama levelnya. Beda itu tidak berarti yang satu ada di bawah. Beda itu ya kayak sandal kiri dan kanan saja, beda tapi sama. Berbagai undang-undang memang bisa kita produce, tetapi implementasinya membutuhkan peranan kita bersama,” kata Sri Mulyani.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tanggapan Sri Mulyani Soal Perempuan Diupah Lebih Rendah

Menurut Sri Mulyani, pemahaman tentang hak yang sama antara laki-laki dan perempuan ini harus ditanamkan sejak dini.

EKONOMI | 6 Maret 2021

Industri Farmasi Online Masih Tumbuh Pesat pada 2021

Industri farmasi atau apotek online dan layanan kesehatan digital pada 2021 hingga tahun depan diprediksi masih meningkat tajam. Hal ini dipicu oleh pandemi Covid-19 yang belum usai sehingga masyarakat memilih dan terbiasa menggunakan layanan ini ketimbang harus ke luar rumah.

EKONOMI | 6 Maret 2021

Lagi Ngetren, Penjualan Produk Tanaman Naik 4 Kali Lipat di Tokopedia

Ada kenaikan transaksi lebih dari 4x lipat pada sub kategori taman sepanjang 2020 jika dibandingkan 2019 di Tokopedia.

EKONOMI | 6 Maret 2021

Pembangunan Dikebut, Kingland Avenue Groundbreaking Ruang Ritel dan Kampus

Hong Kong Kingland menggelar groundbreaking ceremony pembangunan University Space & Retail yang merupakan bagian dari pengembangan Kawasan Kingland Avenue.

EKONOMI | 6 Maret 2021

Triputra Agro: Kampanye Hitam Sawit Tidak Didukung Fakta Ilmiah

PT Triputra Agro Persada (TAP) mengatakan kampanye hitam sawit oleh Uni Eropa tidak didukung fakta ilmiah.

EKONOMI | 6 Maret 2021

Triputra Agro Persada Siap Go Public

PT Triputra Agro Persada (TAP), siap go public dalam waktu dekat. Anak usaha Grup Triputra ini akan melepas kurang dari 5% saham.

EKONOMI | 6 Maret 2021

UU Cipta Kerja Diharapkan Minimalisasi Perselisihan Pekerja dengan Perusahaan

Ketua Bidang UKM/IKM Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Ronald Walla mengatakan UU Cipa Kerja akan memperbaiki daya saing dan iklim investasi secara umum.

EKONOMI | 6 Maret 2021

Kerja Sama Pertamina dan ADNOC Pastikan Pasokan LPG

Pertamina menandatangani perjanjian jual beli LPG dan sulfur dengan Adnoc. Saat ini kebutuhan impor LPG nasional mencapai 6 juta ton.

EKONOMI | 6 Maret 2021

Pelindo III dan BTN Teken MoU Layanan Transaksi Kepelabuhanan

Pelindo III dan Bank BTN sepakat menjalin kerja sama bisnis dalam hal pemanfaatan jasa dan produk hingga layanan perbankan di wilayah kerja Pelindo III.

EKONOMI | 6 Maret 2021

Fluktuatif, IHSG Ditutup Menguat 0,27% dalam Sepekan

IHSG pada pekan ini turut mengalami peningkatan sebesar 0,27% atau ditutup pada level 6.258,749.

EKONOMI | 6 Maret 2021


TAG POPULER

# Sepeda Motor Masuk Tol


# Pemerasan Wali Kota


# KRI Nanggala


# Universitas Nusa Mandiri


# Larangan Mudik



TERKINI

Satgas Tak Anjurkan WNI Pulang ke Indonesia pada Masa Pandemi

KESEHATAN | 32 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS