Tanggapan Sri Mulyani Soal Perempuan Diupah Lebih Rendah
Logo BeritaSatu

Tanggapan Sri Mulyani Soal Perempuan Diupah Lebih Rendah

Sabtu, 6 Maret 2021 | 17:22 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Di Indonesia, perempuan masih diupah lebih rendah dari laki-laki. Menurut Survei Angkatan Kerja Badan Pusat Statistik (BPS) Februari 2020, perempuan memiliki pendapatan 23% lebih rendah dari laki-laki. Pendidikan saja ternyata juga tidak dapat menutup kesenjangan upah berdasarkan gender. Pekerja perempuan dengan gelar sarjana mendapatkan penghasilan yang cukup rendah dibandingkan laki-laki.

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, kondisi upah perempuan yang lebih rendah dari laki-laki ini sebetulnya tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di negara-negara lain di dunia.

“Ini karena di dalam normal sosial dan budaya dari perusahaan atau masyarakat karena dominasi dari laki-laki seringkali secara taken for granted bahwa laki-laki ya pantasnya dibayar segini, kalau perempuan oh nanti sebentar lagi dia hamil, dia cuti, segala macam, jadi ada alasan saja. Kalau undang-undangnya sudah jelas, realitanya tidak, ya karena diversity di dalam decision making process-nya tidak ada,” kata Sri Mulyani dalam acara Dialog Intergenerasional “Women and Girls : Game Changer in Development” yang digelar virtual, Sabtu (6/2/2021).

Menurut Sri Mulyani, bias gender akan muncul bila ada dominasi dari laki-laki. Sekedar gender-neutral, menurutnya juga tidaklah cukup.

“Kalau masih didominasi oleh laki-laki, walaupun ada undang-undangnya, di dalam implementasinya itu bias gender akan muncul. Makanya kalau sekarang kita sering bilang harus gender-neutral, itu saja tidak cukup. Kita bahkan harus little bit bias dengan afirmatif kepada perempuan. Karena kalau gender-neutral itu, ya itu mengoreksi tapi tidak mencukupi,” ungkapnya.

Berbagai perjuangan selama ini memang sudah dilakukan terkait isu gender, mulai dari menggunakan podcast, atau para tokoh ramai-ramai berbicara mengenai betapa tidak adilnya perempuan dibayar lebih rendah, padahal menduduki posisi yang sama.

"Ini banyak, bahkan di perusahan internasional yang selama ini mengadvokasi gender equality pun secara tidak sadar di dalamnya masih mempraktekan hal itu. Bias itu mungkin juga banyak laki-laki yang tidak sadar bahwa itu bias, karena mereka taking for granted ya dari kecil dididik seperti ini. Padahal ini tidak fair untuk gender yang lain,” kata Sri Mulyani.

Karenanya, pemahaman tentang hak yang sama antara laki-laki dan perempuan ini harus ditanamkan sejak dini. “Perlu ada perspektif yang aware, yang sadar bahwa dunia ini diciptakan dengan adanya perbedaan, tetapi harus sama levelnya. Beda itu tidak berarti yang satu ada di bawah. Beda itu ya kayak sandal kiri dan kanan saja, beda tapi sama. Berbagai undang-undang memang bisa kita produce, tetapi implementasinya membutuhkan peranan kita bersama,” kata Sri Mulyani.

Berdasarkan Survei Angkatan Kerja Badan Pusat Statistik (BPS) Februari 2020, kesenjangan upah antara laki-laki dan perempuan di Indonesia sebesar 23%, di mana rata-rata upah buruh/karyawan/pegawai laki-laki sebesar Rp 3,18 juta dibanding perempuan Rp 2,45 juta. Di tengah-tengah pandemi, kesenjangan sedikit menipis menjadi 21% per Agustus 2020. Namun, pada saat yang bersamaan, rata-rata upah juga menurun. Laki-laki menjadi Rp 2,98 juta dan perempuan menjadi Rp 2,35 juta.

Kesenjangan juga terjadi di Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK). Per Agustus 2020, TPAK laki-laki sebesar 82,4% sementara perempuan hanya 53,3%. Ini bisa diartikan dalam setiap 100 orang penduduk usia kerja, perempuan hanya sekitar 53 orang yang termasuk angkatan kerja.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Industri Farmasi Online Masih Tumbuh Pesat pada 2021

Industri farmasi atau apotek online dan layanan kesehatan digital pada 2021 hingga tahun depan diprediksi masih meningkat tajam. Hal ini dipicu oleh pandemi Covid-19 yang belum usai sehingga masyarakat memilih dan terbiasa menggunakan layanan ini ketimbang harus ke luar rumah.

EKONOMI | 6 Maret 2021

Lagi Ngetren, Penjualan Produk Tanaman Naik 4 Kali Lipat di Tokopedia

Ada kenaikan transaksi lebih dari 4x lipat pada sub kategori taman sepanjang 2020 jika dibandingkan 2019 di Tokopedia.

EKONOMI | 6 Maret 2021

Pembangunan Dikebut, Kingland Avenue Groundbreaking Ruang Ritel dan Kampus

Hong Kong Kingland menggelar groundbreaking ceremony pembangunan University Space & Retail yang merupakan bagian dari pengembangan Kawasan Kingland Avenue.

EKONOMI | 6 Maret 2021

Triputra Agro: Kampanye Hitam Sawit Tidak Didukung Fakta Ilmiah

PT Triputra Agro Persada (TAP) mengatakan kampanye hitam sawit oleh Uni Eropa tidak didukung fakta ilmiah.

EKONOMI | 6 Maret 2021

Triputra Agro Persada Siap Go Public

PT Triputra Agro Persada (TAP), siap go public dalam waktu dekat. Anak usaha Grup Triputra ini akan melepas kurang dari 5% saham.

EKONOMI | 6 Maret 2021

UU Cipta Kerja Diharapkan Minimalisasi Perselisihan Pekerja dengan Perusahaan

Ketua Bidang UKM/IKM Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Ronald Walla mengatakan UU Cipa Kerja akan memperbaiki daya saing dan iklim investasi secara umum.

EKONOMI | 6 Maret 2021

Kerja Sama Pertamina dan ADNOC Pastikan Pasokan LPG

Pertamina menandatangani perjanjian jual beli LPG dan sulfur dengan Adnoc. Saat ini kebutuhan impor LPG nasional mencapai 6 juta ton.

EKONOMI | 6 Maret 2021

Pelindo III dan BTN Teken MoU Layanan Transaksi Kepelabuhanan

Pelindo III dan Bank BTN sepakat menjalin kerja sama bisnis dalam hal pemanfaatan jasa dan produk hingga layanan perbankan di wilayah kerja Pelindo III.

EKONOMI | 6 Maret 2021

Fluktuatif, IHSG Ditutup Menguat 0,27% dalam Sepekan

IHSG pada pekan ini turut mengalami peningkatan sebesar 0,27% atau ditutup pada level 6.258,749.

EKONOMI | 6 Maret 2021

Sambut DP 0%, Sinar Mas Land Gelar Promo

Periode Program Sinar Mas Land Wish for Home mulai dari 6 Maret hingga 31 Desember 2021.

EKONOMI | 6 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS