Triputra Agro Persada Siap Go Public
Logo BeritaSatu

Triputra Agro Persada Siap Go Public

Sabtu, 6 Maret 2021 | 13:13 WIB
Oleh : Leonard AL Cahyoputra / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan perkebunan kelapa sawit dan karet, PT Triputra Agro Persada (TAP), siap go public dalam waktu dekat. Anak usaha Grup Triputra ini akan melepas kurang dari 5% saham melalui skema penawaran umum perdana (initial public offering/ IPO) saham.

Managing Director for Trading and Downstream TAP Sutedjo Halim menerangkan, pemegang saham TAP terdiri atas beberapa pihak, termasuk Jakarta Investment Centre (JIC) yang dibentuk investor Singapura. IPO saham dilakukan untuk memudahkan perseroan masuk pasar saham, dan juga memberi kemudahan bagi pemegang saham yang ingin keluar.

“Kami buka link dahulu. Saat ini, kami siapkan, insyaallah sekitar April (2021) sudah bisa go public. Kalau saham yang dilepas kecil sekali, di bawah 5%. Jadi, ini offering dulu,” ujar Sutedjo saat media visit ke BeritaSatu Media Holdings (BSMH), Jakarta, Jumat (5/3/2021).

Dia menerangkan, sebenarnya banyak yang menilai IPO saat pandemi Covid-19 tidak menguntungkan. Tetapi, anak usaha Triputra Group ini menyiapkan blue ocean business, dan bisa jadi IPO menguntungkan. Apalagi, komoditas sawit masih menjadi primadona dan peredaran uang masih banyak.

“Orang mau lari ke mana kalau tidak bermain saham? Bahkan, anak-anak muda sekarang main saham,” ucap dia.

Dalam acara yang sama, CEO Group Triputra Agro Persada Tjandra K Hermanto membantah nilai IPO saham US$ 500 juta. Dia mengatakan lebih lanjut, pihaknya sedang mempersiapkan rencana IPO agar dapat berjalan lancar pada April mendatang.

Hilirisasi di Refinery
Tjandra mengatakan, selama pandemi, permintaan dan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) relatif stabil, didukung penerapan mandatori biodiesel 30% (B30) di dalam negeri.

“Kami akan melakukan hilirisasi di refinery, tapi belum akan bermain di biodiesel,” imbuhnya.

Dia menuturkan, perseroan mempunyai kebun sawit seluas 125.000 hektare (ha), yang letaknya di Jambi, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah. Usia rata-rata tanaman sekitar sembilan tahun.

“Setelah tiga tahun pohon itu panen dan pohon hidup sampai 20-25 tahun. Biasanya, semakin tinggi pohon, panennya semakin sulit,” kata Tjandra.

Indonesia Lebih Komitmen
Mengenai biodiesel, Sutedjo menambahkan, sejak awal, pemilik perusahaan tidak ingin membangun pabrik biodiesel, karena tidak ingin ada conflict of interest, walaupun sadar bisnis ini bisa menguntungkan. Di sisi lain, lanjut dia, energi berbahan baku nabati juga bisa terbentur pada harga. Sebab, harga komoditas ini akan lebih tinggi daripada BBM fosil.

“Biodiesel sudah mati di beberapa negara, termasuk Eropa. Jadi, Eropa yang teriak-teriak soal energi hijau, ternyata tidak jalan. Ini memang lucu. Sebenarnya yang berhasil B30 itu Indonesia. Artinya, Indonesia lebih komitmen dibandingkan mereka semua,” ucap dia.

Tjandra menerangkan, saat ini, TAP masih menggarap sektor hulu, yakni kebun dan pabrik CPO. Dia juga memastikan kon disi perkebunan TAP berjalan baik meski ada pandemi Covid-19. TAP, lanjut dia, selalu memeriksa setiap orang yang masuk kebun dan melakukan karantina selama 14 hari sebelum karyawan bekerja.

“Hingga kini, belum ada klaster di kami. Tetapi, memang ada karyawan kena (Covid-19), khususnya yang baru cuti. Sebelum pemerintah menerapkan PSBB, kami sudah lebih dahulu. Kami denda sebesar Rp 50.000 bagi pelanggar dan kasih masker kain ke orang sekitar,” ucap Tjandra.

Ditanya soal kemungkinan ekspansi sawit ke Papua, dia mengakui tanah di sana bagus dan merupakan kelas satu seperti di Sumatera, karena terdapat gunung berapi. Namun, topografi Papua yang menyulitkan menjadi masalah bagi pihak yang mau membuka kebun sawit. “Sawit juga tidak memerlukan tanah yang bagus sekali. Tanah di Kalimantan paling kelas dua, tetapi topografinya tak sulit,” ucap dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

UU Cipta Kerja Diharapkan Minimalisasi Perselisihan Pekerja dengan Perusahaan

Ketua Bidang UKM/IKM Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Ronald Walla mengatakan UU Cipa Kerja akan memperbaiki daya saing dan iklim investasi secara umum.

EKONOMI | 6 Maret 2021

Kerja Sama Pertamina dan ADNOC Pastikan Pasokan LPG

Pertamina menandatangani perjanjian jual beli LPG dan sulfur dengan Adnoc. Saat ini kebutuhan impor LPG nasional mencapai 6 juta ton.

EKONOMI | 6 Maret 2021

Pelindo III dan BTN Teken MoU Layanan Transaksi Kepelabuhanan

Pelindo III dan Bank BTN sepakat menjalin kerja sama bisnis dalam hal pemanfaatan jasa dan produk hingga layanan perbankan di wilayah kerja Pelindo III.

EKONOMI | 6 Maret 2021

Fluktuatif, IHSG Ditutup Menguat 0,27% dalam Sepekan

IHSG pada pekan ini turut mengalami peningkatan sebesar 0,27% atau ditutup pada level 6.258,749.

EKONOMI | 6 Maret 2021

Sambut DP 0%, Sinar Mas Land Gelar Promo

Periode Program Sinar Mas Land Wish for Home mulai dari 6 Maret hingga 31 Desember 2021.

EKONOMI | 6 Maret 2021

Macquarie Capital Serap Private Placement Merdeka Copper Rp 2,43 T

Macquarie Capital Limited menjadi pihak yang menyerap private placement PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).

EKONOMI | 6 Maret 2021

Modernland Cilejit Tawarkan Rumah Rasa Apartemen Rp 150 Jutaan

PT Modernland Realty Tbk meluncurkan rumah tapak tipe studio di Modernland Cilejit Tangerang, Banten dengan harga terjangkau hanya Rp 150 jutaan.

EKONOMI | 6 Maret 2021

Wall Street Berbalik Menguat Ditopang Data Tenaga Kerja

Di Wall Street dalam sepekan terakhir, Nasdaq turun 2%, S&P 500 naik 0,8%, dan Dow Jones naik 1,8%.

EKONOMI | 6 Maret 2021

CKD Otto Pharma Ekspor Obat Kanker ke Aljazair Senilai Rp 250 Miliar

CKD Otto Pharma dapat memproduksi obat-obat onkologi dengan standar yang tinggi.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Jokowi Ajak Masyarakat Cintai Produk Lokal

Ajakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar masyarakat membenci produk asing memiliki maksud baik.

EKONOMI | 5 Maret 2021


TAG POPULER

# Sepeda Motor Masuk Tol


# Pemerasan Wali Kota


# KRI Nanggala


# Universitas Nusa Mandiri


# Larangan Mudik



TERKINI

Pemanasan Jelang Piala Eropa 2020, Prancis Hadapi Wales dan Bulgaria

BOLA | 9 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS