Jokowi Ajak Masyarakat Cintai Produk Lokal
Logo BeritaSatu

Jokowi Ajak Masyarakat Cintai Produk Lokal

Jumat, 5 Maret 2021 | 23:19 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Ajakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar masyarakat membenci produk asing memiliki maksud baik. Ajakan tersebut disampaikan saat Jokowi membuka rapat kerja nasional (rakernas) Kementerian Perdagangan (Kemdag) Tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta.

"Beliau (Jokowi) mengajak kita untuk cinta dan bangga pada produk dalam negeri, yang kemudian dilanjutkan dengan ucapan bencilah produk impor, karena konteksnya pada saat itu adalah market place," kata Wakil Ketua Dewan Penasihat Partai Hanura, Inas Nasrullah Zubir, di Jakarta, Jumat (5/3/2021).

Menurutnya, pernyataan Jokowi juga merespon market place yang lebih banyak menawarkan produk-produk impor ketimbang produk UMKM Indonesia. Bahkan, platform asli Indonesia pun lebih banyak menawarkan barang-barang impor.

Ungkapan tersebut juga sekaligus sebagai ungkapan kekecewaan Jokowi, mengingat selama ini pemerintah telah banyak memberikan perhatian kepada UMKM dan IKM. Namun sayangnya masyarakat justru lebih senang membeli barang impor di market place.

"Sehingga membuat beliau gundah dan harus serius mengajak masyarakat beralih membeli produk UMKM kita dengan propaganda anti barang import di market place," ucapnya.

Menurut Inas, pemilihan kata benci merupakan ekspresi kekecewaan Jokowi kepada market place. Pesan dan semangat dari pernyataan Jokowi sangat jelas membela produk lokal sehingga seharusnya tidak perlu dipersoalkan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemperin Ajak Pelaku Industri Optimalkan Program Relaksasi PPnBM Kendaraan

Kemperin dorong pelaku industri otomotif untuk turut menyukseskan program relaksasi pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM.

EKONOMI | 5 Maret 2021

2021, Paket Pengadaan Pemerintah Bagi UMK dan Koperasi Senilai Rp 478 Triliun

Potensi nilai paket pengadaan pemerintah bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) dan koperasi pada 2021 ini sebesar Rp478 triliun.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Innovative Bionalysis Mengesahkan Efektivitas Sinar UV-C Signify dalam Mendesinfeksi Udara

Luminer UV-C disinfection upper air ini menonaktifkan 99,99% SARS-CoV-2 di udara suatu ruangan dalam 10 menit.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Pyridam Farma Siap Garap Pasar Consumer Health

Pyridam Farma akan meluncurkan beraneka ragam produk mulai dari multivitamin, suplemen dan produk inovator bagi masyarakat Indonesia.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Pelindo III Gandeng BTN Sediakan Layanan Transaksi Kepelabuhanan

Kerja sama ini merupakan upaya Pelindo III dan Bank BTN dalam mewujudkan sinergisitas bisnis BUMN yang efisien, efektif, dan saling menguntungkan.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Erick: Untuk Tingkat Asia, Kewirausahaan Indonesia Masih Rendah

Erick Thohir mengakui bahwa tingkat kewirausahaan atau entrepreneurship Indonesia masih rendah berada di 3,47 persen dari total penduduk.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Bendungan Sindang Heula Dorong Produktivitas Pertanian di Banten

Dirut PTPP turut mendampingi Presiden Jokowi dalam peresmian proyek Bendungan Sindang Heula.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Pandemi, Bisnis Modern Trade Independent Tumbuh

Tidak semua brand dan peritel mengalami penurunan omzet usaha di saat pandemi.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Produk Baru Dorong Penjualan Garudafood di Awal Tahun 2021

Peningkatan daya beli masyarakat mendorong pertumbuhan penjualan produk Garudafood di awal tahun 2021.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Pupuk Indonesia Gandeng Bareskrim Polri Awasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi

Menurut Bakir, pupuk bersubsidi merupakan salah satu elemen penting dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.

EKONOMI | 5 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS